Lady Queen

Lady Queen
Episode 7



"Indah apa yang terjadi " bisik Sena.


"Sena kau sudah selesai " ucap dosen killer.


"Belum Bu " ucap Sena.


"Lalu kenapa kau bicara " ucap dosen killer.


"Maaf Bu " ucap Sena langsung melanjutkan mengerjakan soal ujian .


Sedangkan indah hanya tersenyum menangapi ucapan sahabatnya.


Sedangkan Marni yang habis dari ruang BK kesal bukan main saat Daddy nya menariknya pulang .


"Daddy menyebalkan " kesal Marni.


"Kenapa harus daddy, bukan nya Daddy menyelamatkan mu dari rasa malu " ucap Daddy Marni.


"Ah sudah lah, Marni malas sama Daddy " kesal Marni.


"Siapa wanita itu " ucap Daddy Marni serius.


"Wanita mana " ucap Marni.


"Yang tadi di ruang BK " ucap Daddy Marni.


"Entah lah, yang Marni tau dia primadona di kampus " ucap Marni .


"Kau lalah lagi sayang " ucap Daddy Marni.


"Ah,,,, Daddy menyebalkan " ucap Marni kesal.


"Bagaimana putri Daddy kalah dengan wanita sederhana sepertinya " ucap Daddy Marni tak habis pikir.


*****


Sedangkan di kampus khusus nya ruang dekan, pria tampan yang menunggu sahabatnya dengan sabar .


"Ya Tuhan, kau mengagetkan ku saja " ucap dekan.


Saat dia masuk di ruangan sudah ad pria tampan yang duduk di sofa ruang nya.


"Aku dengar ada yang buat masalah di sini " ucap alaric.


Ya, dekan fakultas (UEU) adalah sahabat nya, itu sebabnya dia dengan mudah keluar masuk di kampus ini tanpa ada keperluan sedikitpun.


"Ya seperti yang kau tau, wanita itu memang pembuat masalah " kesal dekan.


"Lalu bagimana dengan wanita ku " ucap alaric.


"Tunggu, apa kau bilang tadi, WANITAKU " ucap dekan dengan penuh penekanan.


"Iya bagaimana dengan nya, apa dia menangis mengadu dengan ke dua orang tua nya " ucap alaric.


"Seperti kau bukan pria nya, jika benar dia wanita mu kau pasti tau bagaimana sifatnya " ucap dekan meremehkan.


"Lalu katakan apa yang terjadi " ucap alaric penasaran.


"Dia wanita yang hebat, asal kau tau sepertinya dia memiliki kartu AS pada ayah wanita sombong itu " ucap dekan.


"Maksud mu, dari kartu AS apa " ucap alaric.


"Kau tau, di saat dia di ancam akan membawa nya ke kantor polisi bukan nya dia takut tapi dia mengancam balik pria pemegang saham terbesar di kampus ini " ucap dekan.


"Sekarang tidak salah lagi, dia wanita uang tepat " ucap alaric.


"Tapi bagaimana dengan nya apa dia mau dengan mu " ucap dekan meremehkan.


"Masalah itu akan ku pikirkan " ucap alaric.


*****


Sedangkan di rumah sakit, Ane baru saja menyelesaikan operasi nya dengan selamat.


"Kerja bagus, selesai sisa nya saya akan pulang " pamit Ane.


"Terima kasih dokter, maaf sudah merepotkan " ucap suster.


"Tidak masalah, sudah menjadi tugas kita " ucap Ane ramah.


"Jika begitu saya pamit dulu " ucap Ane.


"Hati-hati dokter " ucap suster.


Selesai operasi Ane langsung menuju pulang ke rumah nya.


*****


Sedangkan di gubuk tua, proses penjualan barang haram sudah di atasi, tidak ada proses penjualan barang ilegal berlangsung karna tim Alex datang dengan cepat, dan pelaku juga sudah di aman kan .


"Kerja bagus " ucap Alex , setelah menyelesaikan tugas nya tinggal mencari siapa dari dalang nya.


"Kau yakin mereka hanya anak buah nya saja ,x ucap Alex.


"Benar kapten " ucap tentara muda tersebut.


"Baiklah, cari tau siapa dalang pertama nya baru kita serahkan pada pihak berwajib " ucap Alex .


"Baik kapten , laksanakan " ucap nya.


"Laksanakan " ucap Alex tegas.


Untung saja Alex menggunakan mobil nya sendiri, jadi habis menyelesaikan tugas nya Alex langsung menuju ke suatu tempat.


Universitas esa unggul, ya itu tujuan nya entah kenapa saat dia melakukan tugas dia kepikiran dengan putrinya.


Dan tak butuh waktu lama dia sudah memasuki kawasan universitas esa unggul, di mana putrinya menimba ilmu.


"Permisi bisa saya bantu " ucap security.


"Maaf bisa saya bertemu dengan dekan " ucap Alex.


"Bisa tunjukkan kartu tanda pengenal tuan " ucap security lagi.


Alex langsung menunjukan kartu nama nya, dia mengerti biar dia menggunakan baju dinas, itu tak menjamin jika memang dia anggota militer bukan.


"Ini kartu nama saya " ucap Alex sambil menyerahkan kartu nama nya.


"Silahkan masuk tuan, ini kartu nama nya Terima kasih " ucap security.


"Mari " ucap Alex sopan.


"Biasa nya tentara akan menyeramkan tidak senyum datar seperti triplek, tapi dia tidak , dia sangat ramah " ucap security kagum.


Saat di parkiran, Alex memarkirkan mobil nya di samping mobil sport yang di perkirakan harga nya begitu pantastis.


"Siapa yang menggunakan mobil ini, jika mahasiswa di universitas ini bisa di pastikan jika dia anak orang terpandang " ucap Alex.


"Tapi, sepertinya aku pernah melihat mobil ini " ucap Alex lagi.


"Ah masa iya, banyak orang kaya yang ada di dunia ini " ucap Alex mengusir jauh pikiran nya.


Sedangkan di ruang dekan, alaric masih berada di sana tapi tiba-tiba pintu nya di ketuk oleh seseorang.


"Masuk " ucap dekan.


"Permisi " ucap Alex.


Melihat orang yang mengetuk pintunya menggunakan baju dinas, mereka berdua langsung berdiri menyambut kedatangan tamu nya.


"Silahkan masuk pak " ucap dekan.


"Terima kasih, apa saya mengganggu kalian " ucap Alex, sambil menatap alaric.


"Tidak sama sekali pak, silahkan duduk " ucap dekan lagi.


"Tolong bawakan air untuk tamu ku " ucap dekan, saat melihat cleaning servis yang lewat.


"Baik pak " ucap nya.


"Tidak perlu sungkan saya hanya sebentar saja " ucap Alex .


"Tidak masalah pak, hanya air minum " ucap dekan grogi.


"Mungkin saya di sini mengganggu, saya pamit " ucap alaric.


"Tidak sama sekali, duduk lah saya juga tidak lama " ucap Alex .


Akhirnya alaric duduk kembali dengan Alex yang berada di hadapan nya.


"Permisi pak ini minum nya " ucap cleaning servis.


"Terima kasih " ucap Alex.


"Sama-sama tuan " ucap nya.


Setelah kepergian cleaning servis tinggal lah mereka bertiga di dalam ruangan tersebut.


"Maaf mungkin bapak bingung ada apa saya datang kemari " ucap Alex menjeda ucapan nya.


"Ya seperti lah pak, apa salah satu dari kami di sini melakukan kesalahan " ucap dekan lagi.


"Tidak sama sekali, kedatangan saya ke mari hanya ingin menanyakan sesuatu " ucap Alex.


Alaric dan dekan saling pandang, masalah apa yang ingin di tanyakan pria paruh baya ini, dan di lihat dari seragam yang dia gunakan juga dia memiliki jabatan yang tinggi.


"Putri saya juga mahasiswa di kampus ini, dan saat saya mengantar putri saya ke sini tanpa Sengahja saya melihat tiga orang wanita yang menghadang nya, dan hampir saja dia melakukan kekerasan pada putri saya tapi ada seorang pria yang menahan nya, dan satu lagi kemarin saya menemukan keanehan pada putri saya yaitu wajah nya memerah saya menyimpulkan itu terjadi kekerasan karna saya tau betul kulit putri saya tidak sensitif terhadap cahaya matahari " ucap Alex.


"Maaf jika boleh tau dimana itu terjadi dan jika boleh tau siapa nama putri bapak " ucap dekan.


"Aslian indah permata putri " ucap Alex.


Shock, tentu mereka langsung shock mendengar nama primadona universitas memiliki seorang ayah yang abdi negara.


"Ada apa, apa putri saya mahasiswa tidak teladan di sini " ucap Alex , melihat expresi yang di tunjukan pada dua pria di hadapannya.


"Bearti aku harus bisa mendekati ayah nya, baru bisa mendapatkan putri nya " ucap alaric membatin.


"Tidak, tidak sama sekali , putri bapak sangat teladan di universitas ini, bahkan kami sangat berterima kasih padanya karna diri nya universitas ini semangkin harum " ucap dekan lagi.


"Lalu sekarang apa yang bapak perlukan " ucap dekan lagi.


"Saya ingin meminta data wanita yang ingin menampar wajah putri saya " ucap Alex.


"Bapak tau siapa nama nya " ucap dekan lagi.


"Tidak " ucap Alex lagi.


"Liat hasil CCTV saja, biar lebih memudahkan nya " ucap alaric.


"Baiklah, tunggu sebentar " ucap dekan langsung bangun dari duduk nya untuk mengambil laptop.


"Sepertinya pria ini bukan pria sembarangan " ucap Alex membatin.


"Ya Tuhan kenapa dia menatap ku seperti itu " alaric membatin.


Tapi sebisa mungkin dia menormalkan detak jantung nya yang seperti ingin lompat pada tempatnya.


"Maaf pak, bisa di sebutkan tanggal dan jam nya " ucap dekan yang sudah kembali.


Alex langsung menyebutkan tanggal, jam dan tempat kejadian .


"STOP " ucap Alex tegas.


"Wanita itu " ucap Alex lagi.


"Dia, Marni putri Pratama " ucap dekan.


"Jika bapak ingin data nya maaf kami tidak bisa memberikan data pribadi seseorang dengan sembarang " ucap dekan bijak.


"Boleh yang minta Vidio ini " ucap Alex.


"Tentu saja " ucap dekan langsung menyalin Video tersebut dan memasukannya di ponsel Alex.


"Terima kasih, maaf jika saya sudah mengganggu bapak sepertinya saya harus pamit " ucap Alex .


"Tidak sama sekali pak, sering seringlah berkunjung " ucap dekan.


"Baiklah, terima kasih sekali lagi, saya permisi " ucap dekan.


"Sama-sama pak, hati-hati " ucap mereka bersamaan.


Setelah kepergian Alex dari ruangan nya, alaric langsung menghempaskan tubuh nya di sofa ruangan sahabatnya.


"Ya Tuhan nafasku " ucap alaric.


"Aku tak menyangka primadona kampus tempatku bekerja memiliki ayah seorang abdi negara " ucap dekan.


"Bagaimana jika dia tau dengan masalah tadi " ucap dekan .


"Bisa di pastikan kepala mu di tembak " ucap alaric menakuti sahabat nya.


"Enak saja, sebelum kepala ku yang di tembak lebih baik kepala mu yang di tembak kan kau yang sudah mencintai putrinya " ucap dekan lagi.


"Ah,,, kenapa kau malah menyakitiku " kesal alaric.


"Siapa yang menyakitimu, aku hanya mengingatkan sebelum kau mendekati putri nya aku sarankan untuk mendekati ayah nya " usul sahabat.


"Tidak ada salah nya " ucap alaric tersebut .


****


Seluruh universitas menggosipkan kedatangan seorang tentara, dan itu sampai pada telinga indah .


"Indah kau mendengar gosip itu " ucap sena, ya mereka sekarang sedang berada di kantin kampus Sekarang, dengan nasi yang mereka pesan.


"Iya, memangnya kenapa " ucap indah santai, ya baginya untuk dunia militer sudah sangat familiar di kehidupan nya.


"Kenapa kau santai saja, apa itu ayah mu " ucap Sena lagi.


"Hussst,,,, pelan kan suara mu Sena " protes indah.


"Ups,,,, sorry indah tapi bagaimana jika itu ayah mu dan jika benar ada apa ayah mu kemari " ucap Sena lagi.


"Tidak mungkin dia ayah ku, asal kau tau ayah ku sibuk dan untuk apa juga ayah ku datang kemari masalah di ruang BK juga sudah selesai dengan aku yang menangkan " bangga indah.


"Ya,,,,ya aku akui kau memang hebat indah " ucap Sena.


"Boleh aku ikut gabung di sini " ucap seseorang.


"King, silahkan " ucap indah.


"Dari mana saja kau kenapa tidak terlihat " ucap indah.


"Emmm,,,aku sedang sakit " ucap king Faaz.


"Lalu sekarang sudah baikan " ucap indah.


"Sudah " ucap king Faaz.


"Apa kau anak geng motor " ucap indah,saat tanpa Sengahja melihat sebuah logo lengannya.


"Iya, bukan nya itu logo pembalap yang selalu menang itu " ucap Sena lagi.


"Apa jangan-jangan kau hanya berputar sebagai pria kutu buku di sini, untuk menyembunyikan kenakalan mu " tebak indah tepat sasaran.


"Aku akui, tak hanya primadona di kampus ini tapi mata mu cukup jeli dalam melihat sekitar mu " ucap king Faaz.


"Siapa dulu indah " ucap Sena.


"Kau belum menjawab pertanyaan ku " ucap indah lagi.


"Ya seperti apa yang kau ucapkan , memang benar ada nya dan jika kau punya waktu datang lah ke mansion ku " ucap king Faaz lagi.


"Di mana mansion mu " ucap indah.


"Nanti akan ku beritahu " ucap king Faaz lagi.


"baiklah, sudah makan, makanan mu nanti keburu habis waktu istirahat " ucap indah.


"Baiklah " ucap king Faaz.


"Sepertinya aku sudah menemukan orang yang tepat "


Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain πŸ™πŸ»πŸ™πŸ»