Lady Queen

Lady Queen
Episode 66



Hari yang di tunggu-tunggu sudah tiba, di mana hari ini adalah hari pernikahan indah dan alaric akan berlangsung.


semua tamu sudah mulai berdatangan di gedung yang sudah mereka siapkan.


Dan gak lupa, Sena dan king Faaz juga sudah berada di dalam gedung ingin menyaksikan hari kebahagiaan sahabatnya .



Di ruangan, indah yang sedang di make up oleh orang kepercayaan dini yang akan mengubah putrinya menjadi seorang ratu .


"Bagaimana sudah selesai " ucap dini.


"Sedikit lagi nyonya " ucap orang yang make up indah.


"Buat putri ku menjadi ratu hari ini " ucap dini.


"Siap nyonya " ucap nya .


"Sayang kenapa kau diam saja " ucap dini saat melihat putrinya yang diam.


"Indah hanya kepikiran dengan ibu " ucap indah.


"Sayang, doakan saja biar ibu dan yah mu tenang di sana dan buktikan jika kau harus bahagia biar mereka tenang di alam baru nya " ucap Dini.


"Terima kasih ibu " ucap indah.


"sama-sama sayang " ucap dini.



Sedangkan di gedung para tamu sudah mulai berdatangan untuk menyaksikan pernikahan seorang pengusaha muda yang sekarang nama nya sudah di mana-mana.


Bahkan alaric juga sudah siap dengan pakaian nikahnya.


"Bagaimana, sudah bisa di mulai " ucap pak penghulu.


"Tentu saja " ucap alaric.


Di hadapan alaric sudah ada pak penghulu yang akan menikah kan mereka, yang seharusnya Alex yang berada di hadapan nya tapi sekarang Alex sudah tenang di alam baru nya. Alaric langsung menjabat tangan pak penghulu.


"Saya nikahkan dan saya Kawinkan engkau saudara Alaric BENATA bin Jecson BENATA dengan ananda Aslian indah permata Sari binti alm Alex Ferguson dengan mas kawin sebentuk cincin berlian dan uang sebesar 50 miliar di bayar tunai " ucap penghulu.


"Saya terima nikah dan kawinnya Aslian indah permata Sari binti alm Alex Ferguson dengan mas kawin tersebut, tunai " ucap alaric


"Bagaimana para saksi SAH " ucap penghulu.


"SAH "


"SAH "


"SAH "


"Alhamdulillah " ucap mereka bersamaan.


Sedangkan indah yang masih berada di ruangan make up, langsung meneteskan air mata.



"Ayah, ibu, sekarang indah sudah sah menjadi seorang istri, dengan laki-laki pilihan ibu dan ayah " indah membatin.


"Sayang, sudah saat nya kita keluar " ucap Dini mengedarkan lamunan indah.


"Iya, ibu " ucap indah.


Saat indah dan dini keluar dari persembunyiannya nya, semua tamu undangan seakan terhipnotis dengan kecantikan indah, yang sudah seperti ratu.


"Berkedip lah " tegur Jecson.


Sean langsung tersenyum mendengar ucaoan jecson.


Saat indah sudah duduk di Samping alaric yang juga tidak kalah tampan nya hari ini.



Mereka langsung melakukan apa yang di perintahkan penghulu, dan setelah selesai indah langsung mencium tangan alaric Yang Sekarang sudah menjadi istrinya.


Sekarang waktunya para tamu undangan menikmati hidangan Yang sudah di mereka sediakan, dan sebagai tamu yang sudah selesai pamit untuk pulang.


Sedangkan indah dan alaric duduk berdua di kursi pelaminan , Yang Sekarang bersalaman dengan tamu undangan.


Sedangkan seorang wanita yang duduk di pojok sana memandang indah dengan kebencian.


"Aku tidak akan membiarkan mu bahagia, kau harus merasakan apa yang aku rasakan " ucap nya.


Sedangkan king Faaz yang juga duduk tak jauh dari wanita tersebut, dia langsung bangun dan menghampiri wanita tersebut.


"Jangan sampai nasib mu sama seperti orang tua mu " ucap king Faaz.


"Aku akan mengingatkan satu hal pada mu, wanita jika sudah di sakiti selembut apa pun dia, maka dia akan berubah menjadi serigala " ucap king Faaz.


Marni langsung menatap tajam king Faaz yang memberinya peringatan.


"Aku hanya mengingatkan mu saja, dan jika kau masih melanggarnya ingat aku yang memberi mu pelajaran " ucap king Faaz langsung pergi meninggalkan Marni sudah marah .


"Kenapa kau menemui nya " ucap sena .


"hanya memberi peringatan saja " ucap king Faaz.


"Dia ingin buat ulah lagi " ucap Sena .


"Menurut mu, dia bagaimana " ucap king Faaz.


"Dia memang pembuat masalah " ucap Sena.


"Sudahkah lebih baik kau makan saja, habis itu batu kita menghampiri indah " ucap king Faaz.


"Tunggu sebentar " ugak Sena, langsung menghabiskan makanan nya, Setelah selesai mereka langsung menghampiri sahabat nya.


"Indah selamat " ucap Sena langsung memeluk tubuh indah.


"Terima kasih, kalian sudah mau datang " ucai indah.


"Tentu saja, mana mungkin kami tidak hadir di hari bahagia mu " ucap Sena.


"Selamat bro, jaga dia dengan baik-baik " ucap king Faaz .


"Aku akan menjaga nya semampu yang aku bisa " ucap alaric.


"Aku percaya pada mu " ucap king Faaz.


"Sena ayo kita turun, kasian mereka ngantri di belakang mu " ucap king Faaz.


"Maaf, indah aku pergi dulu " ucap Sena.


"Terima kasih " ucap indah.


Dari kejauhan indah melihat kedua orang tua nya ,yang tersenyum dan melambaikan tangan pada nya seakan-akan dari senyum dia berkata, sekarang kami tenang meninggalkan mu selama-lama .


Dan benar saja, tak lama bayangan itu menghilang .


"Selamat jalan ibu , ayah " indah membatin.


Dan sampai acara demi acara sudah terlewati, akhirnya indah bisa duduk kembali di kursi pelaminan nya.


"Jika kaki mu pegal, kau duduk saja biar aku yang sambut sisa nya " ucap alaric.


"Tidak, tidak aku masih kuat " ucap indah, dan sampai acara selesai mereka berdua langsung menuju hotel yang sudah di siapkan oleh Sean dan dini .


Next part selanjutnya KK, dan mohon maaf jika masih banyak kata yang tepat, mohon di maklumi πŸ™πŸ»