Lady Queen

Lady Queen
Episode 27



Saat dia asik menonton televisi tiba-tiba pintu utama di buka oleh seseorang.


"Baru pulang " ucap wanita paruh baya yang duduk di sofa keluarga


"Mom sudah lama pulang " ucap Richo.


"Lumayan " ucap Jessy sambil baca majalah yang ada di tangannya.


"Sudah makan" ucap Jessi basa-basi.


"Sudah di luar tadi, mom sudah makan " ucap Richo.


"Sudah " ucap Jessi.


"Di mana putri kita " ucap Richo.


Jessi langsung menutup majalah nya, dan tersenyum pertanyaan ini yang dia tunggu-tunggu dari tadi dan akhirnya, sebelum menjawab pertanyaan suaminya Jessi minum air terlebih dahulu, untuk menyegarkan tenggorokan dan.


Tapi, belum sempat Jessi menjawab pintu utama kembali di buka oleh seseorang, siapa lagi pelakunya jika bukan putrinya Marni.


"Kau baru pulang " ucap Richo.


"Daddy, mommy " ucap Marni.


"Duduk " ucap Jessi.


"Tunggu " ucap Jessi langsung mendekati putrinya.


"Kau minum alkohol " ucap Jessi saat dia mencium aroma tidak sedap.


"Tidak, tidak itu teman tadi yang minum alkohol " ucap Marni .


"Tidak hanya bikin ulah, dan kau juga peminum" ucap Jessi sambil memijit pelipisnya pusing.


"Dan Daddy hanya diam, ya tuhan " ucap Jessi lagi.


"Marni dari mana saja kau baru pulang sekarang " ucap Richo.


"Dari kerjakan tugas dad " ucap Marni


"Kau memang berbakat sayang, mom ingin istirahat " ucap Jessi langsung bangun dari duduk nya.


"Sudah lah istilah sana " ucap Richo.


Sedangkan di kampung yang sangat asri, di saat malam hari Susana sangat tenang jauh dari kata bising klakson mobil yang bersahutan.


Dan di sinilah, di pondok yang khusus di buat untuk mereka bersantai seorang pria tampan yang duduk termenung .


"Jauh termenung " ucap Jecson.


"Ayah, duduk lah " ucap alaric.


"Apa yang kau pikirkan nak " ucap jecson.


"Tidak ada, alaric hanya merindukan ibu saja " ucap alaric.


"Emmm,,,, itu ayah alaric ingin menikah " ucap alaric.


Jecson langsung menatap putra nya, secepat itu siapa wanita yang sudah mencuri hati putranya ini.


"Siapa dia " ucap jecson.


"Dia putri dari seorang kapten TNI dan seorang dokter ahli bedah " ucap alaric.


"Nak, mereka dari orang terpandang apa mereka mau dengan keluarga seperti kita " ucap jecson.


"Alaric pernah berkunjung di rumah nya, dan dia bilang datang bawa orang tua alaric masalah di terima atau tidak itu masalah belakang, yang penting sudah di coba " ucap alaric.


"Ayah mendukung mu, kapan kita akan berkunjung ke rumah nya " ucap jecson.


"Nanti akan alaric hubungi lagi " ucap alaric.


Sedangkan di kamar sederhana wanita cantik yang sedang berbaring, tiba-tiba pintu kamar nya terbuka dengan reflek dia langsung duduk.


"Ayah " ucap indah.


"Apa ayah mengganggu mu nak " ucap Alex.


"Tidak sama sekali ayah, ada apa ayah ibu mana " ucap indah.


"Ibu sudah tidur sayang, ayah boleh bertanya sesuatu pada mu " ucap Alex.


Perasaan indah mulai tak enak, saat ayah nya ingin bertanya pada nya, tapi dengan cepat dia mengubah expresi seolah-olah tidak ada hal apa pun.


"Tanyakan saja ayah " ucap indah.


"Bagaimana bisa kau terkilir " ucap Alex.


"Ayah, musibah kita tidak ada yang tau indah kurang hati-hati sampai bisa terpeleset di toilet kampus yang licin " ucap indah.


"Yakin, tidak karna wanita itu " ucap Alex.


"Wanita " ucap indah.


"Ayah sudah tau semua nya, kau sering di ganggu oleh wanita itu tapi semangkin ayah diam dia semangkin nekat " ucap Alex.


"Ayah, indah menggenggam tangan Alex sebelum melanjutkan ucapannya, percaya sama indah jika indah mampu mengatasinya dan jika dia berbuat macam-macam indah akan suruh ayah menambak kepala nya dan ibu yang membelah nya " ucap indah.


"Ayah serius sayang" ucap Alex.


"Dan indah lebih serius ayah, sudah lah ayah istirahat ini sudah larut nanti ibu cari " ucap indah.


"Baiklah, mimpi indah sayang " ucap Alex.


Cup


Sebelum pergi dari kamar putrinya, Alex mencium kening indah, putri kesayangannya selagi putrinya bisa mengatasi nya dia akan diam tapi jika lebih dari ini dia tak yakin membiarkan putrinya bertindak sendirian.


Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon masukan dan saran nya KK πŸ€—πŸ˜