Lady Queen

Lady Queen
Episode 90



Sedangkan Sean yang sedang berada die ruangan nya, dengan berkas di tangannya nya tiba-tiba ponselnya nya bergetar..


Drrrr Drrrr


Sean langsung menghentikan pekerjaannya, dan melihat siapa yang menghubungi nya.


"Tio " ucap Sean, dan tak butuh waktu lama Sean langsung menjawab panggilan dari asisten menantunya.


"Hello " ucap Sean pada orang di sebrang sana


"Tuan maaf jika saya mengganggu " ucap Tio tak enak.


"Tidak apa, ada apa tio, apa terjadi sesuatu " ucap Sean.


"Ini, tuan muda mual mual, dia bahkan biang saya bau dan tak hanya itu dia ingin mengubah pewangi ruangan menjadi stoberi dan tak hanya itu dia malah ingin mengubah jadwal seenak nya yang sudah saya susun seminggu belakangan ini " ucap Tio.


"Sekarang di mana dia sekarang " ucap Sean.


"Tuan muda sedang berada di ruangan nya, dan dia ingin istirahat " ucap Tio .


"Baiklah, saya tau siapa yang bisa menghentikan nya, tunggu berapa jam ke depan kau bisa mengatasi sebelum putri ku datang, karna sekarang mungkin dia ada kelas " ucap Sean.


"Baik tuan, semoga nona muda bisa datang secepat nya karna akan ada meeting 2 jam ke depan " ucap Tio.


"Aku akan menghubungi putri ku, aku tutup telpon nya " ucap Sean mengakhiri panggilan nya.


setelah sambungan telepon terputus, Sean langsung mencari nomor seseorang dan setelah menemukan nomor yang dia cari, Sean langsung mengirimkan pesan untuk nya.


***


Sedangkan dua orang dan satu orang yang berada di kantin kampus, ya saat ini mereka sedang istirahat dan indah langsung mengajak temannya untuk makan karena dia sangat lapar, padahal tadi pagi dia sarapan sudah banyak.


"Indah pelan-pelan makan nya, kami tidak akan mengambil makanan mu " ucap Sena.


"Ini enak Sena " ucap indah dengan mulut yang penuh .


"Kita setiap hari makan di sini, ini pasti karna baby " ucap Sena.


"Ini makan lah, makanan ku aku sudah kenyang " ucap Sena menyodorkan makanan nya.


"Terima kasih " ucap indah, dengan senang hati dia menerimanya.


"Apa semua bumil begitu rakus " bisik king Faaz.


"Entah lah, mungkin saja begitu " ucap Sena


Saat dia sedang asik makan makanan nya, tiba-tiba ponselnya bergetar.


Drrrr Drrrrr


"Sebentar " ucap indah.


"Iya " ucap mereka.


Ayah πŸ’ž


Sayang jika kelas mu kosong, datang lah ke Perusahaan suamimu dia mual-mual di sana, asisten nya sudah kewalahan menghadapi suamimu, ayah sudah mengirim mobil ke kampus mu mungkin kuncinya ada di kantor dekan.


Putri ku πŸ’ž


Baiklah, indah akan ke sana sekarang , kebetulan habis ini tidak ada dosen dia hanya memberi tugas .


Ayah πŸ’ž


Ingat hati hati bawa mobilnya, maaf ayah tidak bisa jemput ayah sedang banyak pekerjaan .


Putri ku πŸ’ž


It's okey ayah, tenang saja indah akan hati-hati menyetir nya, Terima kasih sudah memberi tahu indah.


Ayah πŸ’ž


Sama-sama sayang .


setelah selesai , indah langsung menyudahi acara makan nya.


"Ada apa " ucap Sena .


"Aku harus pergi sekarang " ucap indah.


"Apa terjadi sesuatu " ucap king Faaz.


"Suamiku sedang mual, aku harus ke perusahaan nya sekarang " ucap indah.


"Suami mu, ngidam simpatik " ucap Sena.


"Ya seperti itulah, bahkan aku tidak merasakan mual sama sekali " ucap indah.


"Bagus dong biar dia tau merasakannya " ucap Sena.


"Aku harus ke kantor dekan mengambil kunci mobil ku " ucap indah, indah langsung pergi melupakan sesuatu.


"Ya,,, kita lagi yang kena bayar makanan nya " ucap Sena .


"Sudah lah, ini tidak seberapa uang jajan mu, kau kan anak orang kaya " ucap king Faaz.


"Lama-lama aku bisa bangkrut jika begini " ucap Sena.


"Ya sudah kau susul saja indah, minta uang ganti rugi " ucap king Faaz.


"Ah sudah lah, untung aku baik pada nya " ucap Sena langsung mengeluarkan uang nya untuk bayar.


Sedangkan indah yang sudah mengambil kuncinya di ruang dekan, langsung menuju parkiran.


"Mobil mana yang ayah kirim ke mari " ucap indah bingung.


Tapi mata nya menangkap mobil yang sangat dia kenali, yang tak jauh dari pintu masuk.


"Astaga , kenapa menyimpan mobilnya jauh sekali " ucap indah tak habis pikir, dia langsung menuju mobilnya dan langsung menancap gas .



****


Sedangkan alaric yang berada diruangan nya, langsung menuju tempat istirahat.


"Astaga, kenapa perutku seakan di aduk aduk " ucap alaric.


"Lebih baik aku istirahat sebentar " ucap Alaric.


Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain mohon dukungan dan support nya πŸ₯°