Lady Queen

Lady Queen
Episode 79



3 bulan kemudian.


Hari demi hari mereka lalui tak terasa pernikahan indah sudah memasuki bukan ke 3 .


Dan selama itu indah sangat bahagia karna suaminya yang memperlakukan nya seperti ratu.


"Mangga " ucap seseorang.


Indah yang sedang tidur langsung terbangun saat mendengar suara seseorang.


"Mangga " ucap alaric lagi.


"Sayang bangun " ucap indah.


"Sayang nak mangga " ucap alaric yang sudah mata nya.


"Sayang sadar apa yang sayang ucapan " ucap indah.


"Sayang nak mangga " rengek alaric.


"Tunggu sebentar, biar indah cek di kulkas " ucap indah , yang heran dengan permintaan suaminya.


Yang benar saja, tengah malam buka suami nya menginginkan Mangga.


"Ayah " ucap alaric.


Indah yang sudah berada di ambang pintu langsung menggantikan langkahnya.


"Maksud nya sayang rindu ayah " ucap indah.


"Sayang ingin ayah yang beli kan mangga nya " ucap alaric.


Sekarang permintaan Alaric semangkin ngelantur.


"Sayang , yang benar saja ayah sedang istirahat sekarang " ucap indah.


"Tapi harus ayah yang beli " rengek alaric.


Bahkan sekarang air mata nya sudah mengeluarkan air mata.


"Tapi sayang " ucap indah.


"Ayah " rengek alaric lagi, dia sudah seperti anak kecil yang tidak mendapatkan permanen saja .


"Ayo kita coba bangun kan ayah, tapi jika ayah tidak bangun biar besok saja " ucap indah.


Alaric menggelang kepala , dia ingin sekarang bagaimana bisa di tunda menjadi besok.


Dan benar saja Meraka berdua sudah berada di ambang pintu kamar dini dan Sean, dengan ragu indah mengetuk pintu kamar kedua orang tua nya.


Tok Tok Tok


"Ayah, ibu sudah tidur " ucap indah.


Baru saja indah mengetuk pintu wajah alaric sudah berbinar bahagia , mungkin dia akan mendapatkan permen ya anggap saja begitu .


Ketikan pertama gagal, karna ini sudah larut malam pasti kedua orang tuanya sudah tidur.


"Tidak apa apa biar mas tunggu di sini " ucap alaric bahkan dia mulai berjongkok di depan pintu kamar Sean.


Indah yang melihat tingkah laku suami nya sangat aneh , apa. dia sedang ,,, ah mana mungkin dia batu menikah 3 bukan masa iya ,,, indah langsung mengusir jauh pikirkan nya yang tidak tidak.


***


Sedangkan dini yang kebetulan merasa harus ingin minum air, tapi saat dia melihat bait nya sudah habis tapi dia tidak bisa menahannya lagi.


"Ya habis " ucap dini.


Dengan langkah gontai dini ingin turun ke bawah ingin ambil air minum .


Dan saat dia membuka pintu betapa terkejutnya dia saat melihat menantu dan putrinya berjongkok di depan pintu kamar nya.


Ceklek..


"Astaga,,, sayang kenapa kalian di sana " kaget dini.


Untung saja gelas yang dia pegang tidak jatuh , saking terkejut nya .


"ibu " ucap indah dan alaric bersamaan.


"Kenapa kalian di sana " ucap dini.


"Ibu tidak tidur " ucap indah.


Sedangkan alaric mengintip di celah pintu , tapi sayang dia tidak melihat keberadaan Sean.


Dini yang Melihat menantu nya seperti mencari sesuatu mengernyit dahi bingung.


"Ibu apa ayah sudah tidur " ucap indah.


"Iya memang nya ada apa sayang " ucap dini.


"Itu... " indah menjeda ucapan nya, dia merasa tidak enak hati mengucapakan sesuatu.


"Mangga " ucap alaric.


"Ha ,,,, " dini semangkin bingung dengan ucapan menantu satu ini.


"Tidak panas " bahkan di j sampai menyentuh kening menantu nya siapa tau sedang tidak sehat pikirnya.


"Ibu , alaric tidak sakit " protes alaric.


"Ibu begini, mas alaric ingin mangga tapi itu ... " ah indah seakan tidak mampu melanjutkan ucapannya .


"Itu apa " ucap dini.


"Mas alaric ingin ayah yang beli nya " ucap indah.


"Ibu siapa "


Next part selanjutnya KK dan mohon masukan dan saran nya untuk keterlambatan update nya mohon maaf mohon pengertian nya πŸ™πŸ»