
Masih di posisi yang sama, di kantin kampus .
"Aaaaauuuu " pekik wanita seksi.
"Kaki mu menghalangi jalan kami " ucap king Faaz.
"Oh sekarang kau sudah berani " teriak Marni.
Ya, Marni yang menghalangi jalan mereka menggunakan kakinya, tapi sayang kaki mulus nya ditendang oleh king Faaz.
"Kalau iya kenapa " ucap king Faaz.
"Aku akan mengeluarkan mu dari kampus ini " ancam Marni.
"Sudah lah, ayo kita pergi " ucap indah yang paling malas meladeni Marni.
"Hy,,,,aku belum selesai bicara " teriak Marni.
"Ya ampun dasar pengganggu " ucap mahasiswa lain.
"Biar orang tua mu memiliki saham terbesar di kampus ini, tapi kau bertingkah seperti pemilik saja " ucap mereka .
"Diam kalian " teriak Marni .
Indah hanya menggeleng kepala melihat kelakuan Marni yang semangkin hari semngkin menyebalkan.
"Ingin cari ilmu saja, sudah seperti ingin cari uang yang susah nya minta ampun " ucap Sena.
"Sudah lah, biar kan saja " ucap indah.
"Kalian ingin pesan apa, biar aku yang pesan kan " ucap king Faaz.
"Aku ingin makan mie goreng dengan air putih saja " ucap indah.
"Ibu mu akan marah jika kau makan mie indah " ucap Sena .
"Hanya sekali saja " ucap indah.
"Jadi " ucap king Faaz.
"Samakan saja " ucap Sena.
"Baiklah " ucap king Faaz.
Setelah kepergian king dari sana selagi menunggu mereka memainkan ponselnya, dan setelah makan yang mereka pesan sudah sampai mereka langsung melanjutkan makan nya.
****
Setelah kuliah mereka selesai mereka langsung bubar dari kelas masing-masing.
"Indah ayo kita pulang bersama " ajak Sena.
"Maaf Sena aku sudah pesan ojek tadi " tolak indah.
"Batalkan saja, aku bisa mengantar mu pulang " ucap Sena.
"Lain kali saja, aku ingin pergi ke suatu tempat " ucap indah.
"Sekarang kau sudah suka main rahasia dengan ku, baiklah aku pulang dulu " ucap Sena.
"Hati-hati " ucap indah.
"Kau tidak ikut sekalian " ucap indah.
"Aku menunggu ojek ku sampai " ucap king Faaz.
"memangnya di mana motor mu " ucap indah.
"Masuk bengkel " ucap king Faaz.
"Oh " ucap indah, dan tak lama datang seorang pria yang berjaket.
"Iya saya sendiri " ucap indah.
"Mari saya antar ke tempat tujuan nona " ucap ojek.
"Ini helm nya " ucap ojek lagi.
Setelah selesai menggunakan helm tersebut, indah langsung naik di motor ojek.
"Faaz aku duluan " pamit indah.
"Iya hati-hati " ucap king Faaz.
Setelah melihat kepergian indah, king Faaz langsung berlari menuju parkiran untuk mengambil motor nya.
Ya, dia hanya bohong jika motor nya sedang masuk bengkel, karna dia ingin membuktikan sesuatu.
Saat king Faaz mengikuti indah sebisa mungkin dia tidak terlalu dekat, tapi sayang dengan mata yang jeli indah melihat itu di kaca spion motor.
"Sepertinya dia mulai curiga dengan ku " ucap indah tersenyum miring.
"Nona bicara sesuatu " ucap tukang ojek.
"Berhenti di rumah sakit sana pak " ucap indah.
"Baik nona " ucap tukang ojek.
Ya, dia harus mengecoh king Faaz yang mengikutinya, jangan sampai ada orang yang mengetahui tentang diri nya.
"Pak saya sudah bayar menggunakan aplikasi " ucap indah, saat sudah berhenti di depan rumah sakit.
"Terima kasih nona " ucap ojek.
Setelah tukang ojek pergi, Inda langsung masuk di mana tempat ibu nya bekerja.
"Siapa yang sakit " ucap king Faaz.
"Dia juga mengikuti ku " ucap indah.
"Ibu " ucap indah, saat dari kejauhan dia melihat wanita kesayangan.
"Dokter, putri anda cantik sekali " ucap suster yang berada di samping Ane.
"Terima kasih " ucap Ane.
"Sayang kenapa tidak memberitahu ibu jika ingin kemari " ucap Ane.
"Kejutan ibu " ucap indah.
"Tunggu ibu di ruangan, ibu harus cek pasien dulu " ucap Ane.
"Apa di ruangan ibu ada cemilan " ucap indah.
"Ada, ambil saja di laci ibu " ucap Ane.
"By ibu " ucap indah, karna ruangan Ane berbeda dengan jalan dengan ruang pasien nya.
Sedangkan pria yang tak jauh dari sana melihat semua itu.
"Ternyata dia putri seorang dokter " ucap king Faaz.
Sebelum indah masuk ke ruangan Ane, dia melihat ke belakang, dan setelah melihat king Faaz masih mengikutinya dia langsung masuk ke dalam, dan mengambil cemilan di dalam laci .
"kenapa dia mengikuti ku, jangan bilang jika dia melihat ku di area balap liar itu " ucap indah.
"Ah sudah lah, lebih baik makan cemilan saja selagi menunggu jam pulang ibu " ucap indah.
Dan sebelum itu indah mengabari anggota nya, dan bilang jika dia tidak bisa datang ke pembangunan markas.
Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan jadikan favorit ♥️