Lady Queen

Lady Queen
Episode 98



Bughhhh


" Sayang " panik mereka .


Sedangkan indah yang melihat air keluar dari res V seakan tumpah saja, langsung terdiam berapa detik.


"Air apa ini " ya pertanyaan seperti itu yang berputar di kepala nya .


"Cepat bawa ke rumah sakit, itu air ketuban " ucap dini panik.


"Sayang, sini biar mas gendong " ucap alaric.


"Biar ayah Ambilkan tas nya " ucap Sean langsung berlari naik ke lantai dua.


"Ibu ambilkan kunci nya " ucap dini tak kalah panik nya saat melihat air ketuban yang keluar begitu banyak.


Masing-masing dari mereka langsung melakukan tugas nya.


Sedangkan indah yang berada di gendongan suaminya, hanya diam meringis menahan sakit perut yang seperti di aduk aduk.


"Mas, indah pengen bab " ucap indah.


"Sayang tahan sedikit , kita akan ke rumah sakit " Ucap alaric.


"Biar ayah yang setir " ucap Sean.


"Sayang hati-hati " ucap dini saat Alaric memasukkan indah ke dalam mobil.


"Baik ibu " ucap alaric juga ikut masuk di dalam mobil.


"Ayah cepat " ucap dini saat mereka sudah masuk didalam mobil.


"Ibu, indah pengen BAB " Ucap indah sudah bercucuran keringat.


"Sayang bersabar lah, tahan sedikit lagi " ucap dini.


"Ayah cepatlah " ucap dini.


Dan bertepatan dengan Lampu merah, Sean langsung menerobos saja saat salah satu dari petugas polisi yang melihat Sean menerobos lampu merah langsung mengejar niat ingin menghentikan Sean .


Berhubung pekerjaan Sean tak jauh berbeda dengan polisi yang, dia hanya santai dan menambah kecepatan mobil toh dia melanggar lampu lalu lintas juga darurat cucu nya ingin launching .


"Ayah mereka mengejar kita " ucap dini.


"Ayo ayah, lebih cepat lagi " ucap dini bahagia.


Bukan nya takut, Bu jaksa malah bahagia di kejar oleh petugas, tapi tak bisa di pungkiri jelas wajah nya cemas saat melihat indah yang meringis menahan sakit , walau indah tak mengatakan sepatah kata pun.


Indah yang melihat dini bahagia di kejar pihak polisi sedikit terhibur, Sedangkan alaric terus mengusap perut buncit indah.


"Baby, Daddy mohon jangan buat mommy kesakitan " ucap alaric.


"Baby anak naik, tenang dia Sana kita akan bertemu sebenar lagi " ucap Alaric.


"Sayang nya Daddy, bersabar lah kita sedikit lagi sampai " ucap alaric.


Dan setelah menghabiskan waktu 10 menit di perjalanan akhirnya Sean Sampai di rumah sakit terdekat.


"Dokter tolong putri ku ingin melahirkan " teriak dini.


"Tuan biar nona letakan di sini " ucap suster saat alaric ingin mengendong indah.


"Tolong istri ku " ucap alaric.


"Baik tuan" ucap suster langsung membawa indah ke ruang persalinan di ikuti oleh alaric dan dini .


Sedangkan Sean harus tinggal di parkiran saat melihat polisi yang mengejar mereka menghampiri nya.


"Selamat pagi tuan " ucap polisi.


"Pagi " ucap Sean hormat dengan polisi.


"Maaf saya tidak bermaksud melanggar lampu lalu lintas, seperti yang pak polisi lihat jika putri ku ingin lahiran " jelas Sean.


"Kapten Sean " Ucap seseorang .


"Hormat Komandan" ucap polisi yang mengejar Sean.


"Hormat" ucap nya.


"Hi,,, astaga Bagaimana kabar mu " ucap Sean tos ala pria.


"Baik, bagaimana dengan mu " ucap komandan .


"Baik juga " ucap Sean.


"Ada apa kau di sini " ucap komandan.


"Putri ku ingin melahirkan " ucap Sean.


"Lalu kenapa kau masih di sini, tidak ikut menunggu di dalam " ucap komandan.


"Aku melanggar lampu lalu lintas " ucap Sean.


Komandan yang melihat salah satu anggota nya baru mengerti kenapa ada anggota polisi di sini.


"Kau boleh pergi, biar aku mengurus nya " ucap komandan.


"Siap komandan, hormat " ucap petugas sebelum pergi.


"Hormat" ucap komandan.


"Apa aku akan di beri sangsi " ucap Sean.


"Tidak tenang saja ,kau juga terpaksa sudah kah susul putri mu semoga bayi dan ibunya selamat " ucap komandan.


"Aamiin ,,, terima kasih atas doa nya " ucap Sean.


"Benar aku tidak di sangsi " ucap Sean sebelum pergi.


"Iya tidak, sudah sana susul putri mu " ucap komandan.


Sean langsung pergi mencari ruang persalinan .


Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk dukung terus karya author yang lain dengan cara ikuti akan noveltoon Lili Anti dan gak lupa like, vote, dan komen πŸ’žπŸ’ž