Lady Queen

Lady Queen
Episode 22



Sedangkan di ruang sederhana khususnya rumah Alex, saat mereka melihat jam sudah waktunya mereka langsung berangkat .


"Ayo kita berangkat " ucap Alex.


"Ayo " ucap mereka.


"Sayang uang saku apa masih ada " ucap Alex.


"Masih ayah, ayah tenang saja " ucap indah.


"Sayang jangan terlalu hemat nak, kami bekerja keras juga untuk " ucap Ane.


"Ibu mu benar nak, untuk apa kami bekerja setiap hari jika kau menghemat bukan kah uang itu seminggu yang lalu bagaimana bisa masih ada " ucap Alex.


"Ayah dan ibu beri indah uang saku banyak sekali, indah susah menghabiskan nya " ucap indah.


"Memang nya ibu beri putri kita berapa sampai putri kita susah menghabiskan nya " ucap Alex.


"Hanya 500 ribu ayah, kalau ayah " ucap Ane.


"Sama, bearti 1 juta dalam seminggu tidak habis " ucap Alex.


"Sayang katakan pada ayah dan ibu, di sana kau makan apa jangan bilang jika kau hanya makan jajanan ringan dan es tawar saja " ucap indah.


"Indah makan nasi, soto, kadang mie goreng " ucap indah.


"Apa mie goreng " ucap indah shock.


"Ya ampun bagaimana mulut ini keceplosan " indah membatin .


"Sayang ibu sudah bilang jangan makan mie, itu tidak baik nak " ucap Ane.


"Ayah kenapa diam saja " ucap Ane.


"Maaf ibu, indah janji tidak makan mie lagi " ucap indah.


"Kapan kau makan mie sayang " ucap Ane.


"Kemarin " ucap indah jujur.


"Jangan makan mie lagi " ucap Ane.


"Baik ibu " ucap indah patuh.


Dan tak terasa mereka sudah sampai di gerbang kampus putrinya, dan di sana sudah ada Sena dan king yang menjaga nya .


"Ingat pesan ibu " ucap Ane


"Baik ibu " ucap indah.


"Ayah indah masuk dulu " ucap indah.


"Ingat pesan ibu nak " ucap Alex.


"Baik ayah, ibu indah masuk dulu " ucap indah.


"Nak Sena ingatkan indah, jangan makan mie lagi " ucap Ane saat membuka kaca mobil.


"Baik Tante " ucap Sena.


"Ibu dan ayah pergi sayang " ucap Ane.


Setelah mobil ayah dan ibunya pergi mereka langsung masuk ke area kampus.


"Sudah aku peringatkan jangan makan mie indah dan lihat ibu mu khawatir pada mu " ucap Sena.


"Aku ingin Sena " ucap indah.


"Ibu mu sangat perhatian ya dengan mu, bahkan pola makan mu saja ibu mu perhatikan " ucap king.


"Tentu saja Tante Ane memperhatikan pola makan putrinya kan Tante seorang dokter dia tak ingin putrinya sakit seperti orang yang dia rawat " ucap Sena.


"Ya begitulah ibuku " ucap indah.


"Memangnya ibu mu seorang dokter " ucap king Faaz pura-pura tidak tahu.


"Ya dia dokter spesialis bedah, dan jika kau menyakiti putrinya kau akan di belah dan di tembak oleh om Alex " ucap Sena bergidik ngeri.


"Sungguh kau tidak tau jika ibu ku seorang dokter " ucap indah.


King Faaz yang di tatap oleh indah, mulai tidak enak.


"Apa dia mengetahui jika aku mengikuti nya kemarin " king Faaz membatin.


"Tentu saja " ucap king Faaz.


"Jelas dia tidak tau indah kan dia baru berteman dengan kita " ucap Sena


"Aku percaya padamu kawan " ucap indah tersenyum.


"Tidak salah lagi jika dia mengetahui nya " king Faaz membatin.


Saat mereka asik berbicara tiba-tiba klakson mobil mengagetkan mereka.


"Indah awas " teriak Sena langsung menarik tangan indah ke tepi.


"Kurang ajar, berhenti kau " teriak Sena.


"Kau tidak apa-apa indah " ucap king Faaz.


"Tidak, kaki ku hanya sedikit terkilir saja " ucap indah.


"Coba aku lihat " ucap king langsung berjongkok.


"Tidak, jangan " ucap indah menghentikan pergerakan tangan king yang ingin membuka sepatu nya.


"Todak maksud ku, aku tidak apa-apa berdiri lah " ucap indah.


"Tapi " ucap king.


"Hi kau ondel-ondel, tanggung jawab kau " teriak Sena.


"Enak saja, kalian yang menghalangi jalan ku " ucap Marni.


"Kau buta atau tidak punya mata, masih banyak jalan kosong kenapa harus di sini " ucap Sena.


"Ah, susah bicara dengan orang gembel " ucap Marni langsung pergi.


Bughhhh


Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon masukan dan saran nya ๐Ÿ™