Lady Queen

Lady Queen
Episode 72



Tak terasa waktu begitu cepat berlalu, sepasang kekasih halal yang sudah menghabiskan waktu honeymoon mereka dengan suka cita bersama.


"Kenapa lama sekali " ucap indah bosan.


Dia merasa pesawat yang mereka naiki tidak bergerak, apa mungkin mereka naik di pesawat yang rusak, jika benar itu terjadi akan di bunuh pilot nya .


"Sayang, bagaimana jika kau main laptop ini biar tidak bosan " ucap alaric.


Dia mengerti menempuh perjalanan kurang lebih 22 jam pasti sangat membosankan.


"Emmm, tidak lebih baik aku tidur saja " ucap indah.


Ya tidur adalah pilihan yang paling tepat, sebelum dia memulai aktivitas yang tiada habis nya.


"Baiklah, sini biar aku bantu " ucap alaric .


membantu mengubah posisi kursi yang indah duduki menjadi posisi berbaring.


"Begini pas " ucap alaric.


"Iya, Terima kasih " ucap indah.


"Istirahat lah, nanti jika sudah sampai akan aku bangun kan " ucap alaric.


"Baiklah " ucap indah.


Dan benar saja dalam hitungan detik indah sudah berada dalam mimpinya.


"Bagaimana bisa kau secantik ini " ucap alaric sambil memandang wajah damai indah yang sedang terlelap.


Dia tidak akan pernah bosan memadang wajah cantik istrinya.


****


Sedangkan di mansion utama Sean dan dini, pagi pagi sekali mereka sudah sibuk dengan urusan mereka masing-masing, tapi kali ini berbeda bukan soal pekerjaan mereka sibuk menyiapkan makanan dan yang lainnya.


"Ibu, ayah sudah selesai membersihkan kamar putri kita " ucap Sean.


"Bantu ibu sini " ucap dini.


Padahal kamar yang di tempati putrinya sudah bersih, yang setiap hari di bersihkan oleh maid tapi tetap Sean dan dini harus membersihkan sendiri, karna dia ingin membuat putri dan suaminya nyaman berada di kamar mereka.


"Apa yang harus ayah bantu " ucap Sean.


"Tolong kupas bawangnya, dan kita harus cepat menyelesaikan ini sebelum putri kita sampai dan jangan sampai mereka sudah di bandara Kita tidak ada di sana " ucap dini.


Rasanya dia sudah tidak sabar bertemu dengan putri nya, satu Minggu dia merasa sudah setahun lamanya .


"Siap ibu jaksa " ucap Sean.


"Ayah ada-ada saja " ucap dini.


Mereka dengan cepat menyelesaikan pekerjaan nya, dengan di bantu para maid mansion.


Detik demi detik berputar, dan akhirnya mereka sudah menyelesaikan pekerjaan mereka masing-masing dan saat mereka melihat jam pesawat yang putri mereka naiki akan segera landing.


"Ayah, sudah selesai " ucap dini.


"Sudah ibu " ucap Sean.


"Sekarang kita siap-siap sebelum kita menjemput putri kita " ucap dini.


"Ayo " ucap Sean.


Tapi sebelum itu, dini berpesan pada maid yang ada di sana.


"Bik, jangan lupa bersihkan sisa nya, dan iya jika sudah selesai bibik boleh istirahat " ucap dini.


"Baik nyonya " ucap maid.


Dan tak jauh berbeda dengan markas yang berada di jauh dari keramaian, saat mendengar kabar pulangnya Queen mereka mereka juga membersihkan semua nya .


Dan tak hanya itu, mereka menunggu detik demi detik berputar nya waktu, saat indah memberi kabar dia akan kembali semua anggota indah sangat bahagia.


Itu sebabnya mereka akan berencana menyambut kedatangan kembali Queen mereka, ya walau tidak langsung ke markas setidaknya mereka harus membuat kesan dan kesan pada pengantin baru .


"Bagaimana semua nya sudah siap " ucap king Faaz.


"Siap " ucap mereka bersamaan.


"Ayo kita berangkat " ucap king Faaz.


Mereka langsung menuju Bandara saat melihat jam yang sudah mendekati pesawat yang indah dan alaric akan landing satu jam ke depan.


Sedangkan indah dan alaric yang berada di pesawat saat mendengar pesawat akan landing, alaric langsung membangunkan indah yang masih terlelap.


"Sayang kita sudah sampai " ucap alaric lagi.


Pelan-pelan mata indah terbuka, saat mendengar ucapan suaminya.


"Kita sudah landing " ucap alaric.


"Benar kah " ucap indah.


"Iya, bangun lah " ucap alaric.


Dan benar saja, penumpang lain sudah mulai turun dari pesawat.


Sedangkan Sean dan dini sudah berada di Bandara menunggu kedatangan mereka, saat mendengar pesawat penerbangan new York akan segera landing wajah dini semangkin berbinar bahagia.


"Ayah putri kita sampai " ucap dini.


"Iya ibu " ucap Sean, yang tak kalah bahagia nya.


Tak hanya dini dan Sean saja yang bahagia, anggota mafia yang mendengar pengumuman juga bahagia .


"Siap-siap pada posisi " ucap king Faaz.


"Siap " ucap mereka bersamaan.


Saat indah ingin turun dari pesawat di buat takjub oleh anggota nya, semua anggota mafia berbaris rapi menyambut indah dan alaric .


"Ya Tuhan mereka " ucap indah.


"Sayang kau mengenal mereka " ucap alaric.


Jelas dia tidak mengenal pria pria bertubuh kekar yang berbaris rapi menyambut mereka.


"Iya, aku mengenal nya " ucap indah.


"Selamat datang kembali Queen " ucap mereka.


Bahkan banyak pasang mata yang memperhatikan mereka.


"Terima kasih, kalian seharusnya tidak melakukan ini " ucap indah.


"Tentu saja kami harus melakukan ini " ucap king Faaz.


"Sayang " ucap dini.


"Ibu, ayah " ucap indah dan alaric bersama.


"Ibu sangat merindukan mu sayang " ucap dini memeluk tubuh indah.


"Indah juga Sangat merindukan ibu dan ayah, ibu sehat " ucap indah.


"Tentu saja ibu Sehat " ucap dini.


"Tuan " ucap asisten alaric.


"Bagaimana kantor " ucap alaric.


"Baik tuan, semuanya bisa di atasi " ucap asisten alaric.


"Bagus " ucap alaric.


"Ibu mu sangat bawel saat kau tidak ada di mansion sayang " ucap Sean.


"Benar kah " ucap indah.


"Itu karna ayah mu yang menyebalkan " ucap dini.


"Kenapa harus ayah yang di salah kan " ucap Sena tak terima.


"Sudahlah, sekarang ayo kita pulang putri kita pasti capek " ucap Sean.


"Ayo " ucap dini.


"Kalian juga ikut serta ke mansion, kita harus rayakan kembalinya queen kalian " ucap dini.


"Ayo, tidak ada penolakan " ucap Sean.


Dan kembali nya mereka dengan mobil Sean dan alaric yang di kawal oleh anggota indah.


Next part selanjutnya KK dan mohon maaf atas keterlambatan update πŸ™πŸ»


jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain biar tambah semangat halu nya 🀭πŸ₯°