
Dan benar saja saat mendengar deru mesin motor Sean, alaric langsung berlari menuju pintu utama.
"Mas " pekik indah.
ceklek..
"Ayah " ucap alaric.
Tepat pukul 3 dini hari , Sean sampai di mansion nya dan menantunya sudah menyambut ke dagangan nya.
"Itu,, ayah dapat mangga nya " ucap alaric.
"Tentu saja, ini " ucap Sean menyerahkan kantong berisi mangga dan jambu.
"Wooowww " mata Alaric berbinar bahagia saat melihat banyak mangga mengkal.
Dan langsung saja dia berlari menuju dapur, tapi belum juga sampai dia sudah kembali menghampiri Sean.
"Ada apa lagi nak " ucap Sean.
"Terima kasih ayah " ucap alaric.
Belum juga Sean jawab , alaric sudah kembali berlari Sean hanya menggeleng kepala melihat tingkah laku menantunya.
"Ayah, kenapa lama sekali " ucap dini.
"Toko nya semua tutup Bu " ucap Sean.
"Di mana putri kita " ucap Sean.
"Tentu saja ke dapur " ucap dini.
"Ayo kita ke sana " ucap Sean.
Dan benar saja indah langsung mengupaskan mangga yang di inginkan suaminya.
"Sayang, sini potong dikit mas sudah tidak tahan " ucap alaric.
"Tunggu sebentar mas " ucap indah.
"Sedikit saja " ucap alaric.
"Ini " ucap indah, setelah memotong sedikit Mangga nya.
"Emmmm,,,, enak " ucap alaric.
"Ayah ibu " ucap indah.
"Iya sayang " ucap Sean
Rasanya tidak sia-sia dia berkeliling mencari mangga lihatlah menantunya makan mangga dengan lahap .
"Makan yang banyak ya nak " ucap Sean.
"He,,, makasih ayah " ucap Sean.
Melihat menantunya yang lahap makan mangga menggakal membuat dini aneh, apa jangan-jangan ,,, dengan cepat dini mengusir jauh pikiran nya , tapi putrinya baru nikah 3 bulan masa iya .
"Sayang apa kau tidak aneh melihat suami mu " ucap Sean.
"Sedikit ayah " ucap indah jujur.
"Itu tadi saat ayah beli buah mangga, penjual mangga tanpa Sengahja mendengar ucapan ibu dan itu mereka bilang jika itu tanda-tanda hamil hanya saja nak alaric yang ngidam " ucap Sean.
"Hamil " ucap indah.
Karna dini yang sampai sekarang tidak pernah merasakan Hamil, dia menatap putri nya dengan mata berkaca-kaca dia berharap ini kenyataan.
"Nak " ucap dini.
"Iya itu keputusan yang tepat " ucap Sean.
Sedangkan alaric fokus makan mangga, nanti saja dia nimbrung , ini lebih menarik dari pada berbicara pikirnya.
Setelah acara makan mangga, mereka tidak tidur lagi dan bersiap-siap untuk pergi ke ruang sakit saat pagi hari tiba.
"Sayang sudah siap " ucap alaric.
"Sebentar " ucap indah yang berada di kamar mandi.
Dia merasa aneh dengan tubuhnya belakang ini, Dia merasa bagian tertentu tubuh nya mulai membesar .
Setelah selesai indah langsung keluar dari kamar mandi.
Ceklek ...
"Ayo kita turun, ibu dan ayah pasti sudah menunggu kita " ucap indah.
"Sayang, akhir akhir ini apa perasaan mas saja jika tubuh mu mulai **** " ucap alaric.
"Entah lah, indah juga merasa demikian " ucap indah, saat mereka menuruni ank tangga .
"Sayang, ayap sarapan dulu " ucap dini.
"Pagi ayah ibu " ucap indah.
"Pagi sayang " ucap Sean dan dini bersama.
"Oh, iya kalian jadi periksa ke dokter " ucap dini.
"Jadi, ibu temen kan indah kan " ucap indah.
"Maaf sayang, baru saja ibu mendapat kasus baru yang harus ibu selesai kan " ucap dini .
"Maaf sayang, ayah juga " ucap Sean tak enak.
"Tidak apa sayang, mas akan temankan " ucap alaric.
"Baiklah, padahal indah mau ibu dan ayah ikut " ucap indah.
"Maaf sayang " ucap dini tidak enak.
"Tidak apa-apa ibu " ucap indah.
"Nanti jika di sana terjadi sesuatu jangan lupa untuk mengabari ayah dan ibu " ucap dini.
"Siap " ucap indah.
Sarapan berlangsung dengan hikmat, dan setelah selesai sarapan mereka langsung menuju rumah sakit, karna mereka tidak buat janji mereka harus berangkat lebih awal biar tidak banyak yang ngantri .
Next part selanjutnya KK dan mohon masukan dan saran nya semoga suka dengan hasil halu author kali ini ππ»π€
Pengumuman Pemenang giveaway .
1. Anna Alfanja
2. inayatulmagfiro
3.kimtiara1325
4.Sidah3107
5. Wahyuni Sri
Bagi nama sosial media yang sudah author sebutkan, untuk DM no hp yang aktif .
Selamat bagi pemenang giveaway sederhana dari author π₯° terima kasih atas partisipasi nya ππ»π