
Setelah di perbolehkan pulang oleh dokter mereka semua bersiap-siap untuk kembali ke mansion.
"Ayah, berhubung taruhan ibu menang, maka mulai dari ini ayah akan mulai menjadi asisten ibu " ucap dini.
"Astaga, ternyata ibu tidak melupakan taruhan itu " gumam Sean.
"Tentu saja tidak Ayah " ucap dini bahagia.
"Emmm,,,, asisten tolong bereskan barang barang cucu kita " ucap dini.
"Baik nyonya " ucap Sean.
"Ckckckck " dini malah bahagia melihat suaminya membereskan barang cucu nya.
"Sayang, ibu pengen gendong baby Dominic " ucap dini.
"Ini Bu " ucap indah.
"Sayang nya grandma sudah kenyang ya " ucap dini mengajak bicara baby D.
"Cepat besar ya sayang, nanti kita beli mainan apa perlu kita beli toko nya " ucap dini.
"Iya kan ayah, eh asisten ibu " ucap dini.
"Iya nyonya , apa pun " ucap Sean .
"Cucu grandma dengar kan , grandpa izin kan kita beli toko nya loo " ucap dini.
"Sudah selesai " ucap Sean.
"Ayo kita pulang , indah sudah bosan di sini " ucap indah.
"Sini biar mas gendong " ucap alaric.
"Baby nya biar ibu saya yang gendong " ucap dini.
Dengan alaric yang mendorong kursi roda yang memang sudah di siapkan sebelumnya ,dan tentu asisten Sean yang membawa barang cucu nya.
"Hati-hati asisten " ucap dini.
Mereka semua langsung masuk mobil, dengan Sean dan dini yang duduk di bangku depan dan indah yang di bangku penumpang.
Dini langsung menghubungi maid yang di mansion , ingin memberi tahu jika mereka sedang di perjalanan menuju pulang.
"Hello bik, Sekarang kami sedang di perjalanan menuju pulang " ucap dini pada maid yang menerima telpon nya.
"Baik nyonya, kami sudah menyiapkan semua nya sesuai perintah nyonya " ucap maid .
"Bagus, baiklah jika Begitu telpon nya saya tutup " ucap dini.
"Baik nyonya " ucap maid.
Setelah selesai dini langsung mengakhiri sambungan telepon nya.
"Mereka sudah menyiapkan segala nya bu " ucap Sean.
"Sudah ayah " ucap dini sambil menyimpan kembali ponsel nya.
"Menyiapkan apa ibu " ucap indah.
"Tidak apa-apa sayang " ucap dini.
Dan setelah menghabiskan waktu sekitar 40 menit lama nya di perjalanan, akhirnya mereka sampai di mansion utama keluarga mereka.
"Sayang, sini baby nya " ucap dini saat indah yang ingin keluar dari dalam mobil.
"Eh,,, cucu grandma belum tidur , grandma kira tadi tidur loo " ucap dini mengajak bicara cucu nya yang selalu senyum saat di ajak bicara.
"Hati-hati sayang " ucap alaric.
"Terima kasih mas " ucap indah saat alaric dengan sigap membantu indah.
Sedangkan Sean membawakan barang barang milik cucu dan putrinya.
"Welcome baby D " sambut para maid yang berjajar rapi dan tak lupa ada Jecson ayah alaric yang datang dari kampung mendengar menantu nya melahirkan.
Dan tak lupa di komplek tempat indah tinggal bersama nya dulu juga ikut hadir menyaksikan cucu kapten alm.alex dan Ane.
"Omm " ucap indah.
"Selamat sayang , semoga kau selalu bahagia " ucap Bima yang sering menjaga gerbang.
"Aamiin, Terima kasih atas doa nya om " ucap indah.
"Sama-sama nak " ucap Bima.
"Ayah " ucap alaric dan indah bersamaan.
"Besan " ucap Sean.
"Maaf jika aku terlambat " ucap jecson.
"Tidak masalah, kami mengerti " ucap Sean.
"Ayo masuk " ucap Sean lagi.
"Nak bawa indah ke kamar nya, nanti jika waktunya makan malam akan ibu beri tahu " ucap dini.
"Baik Bu , ayah alaric tinggal ke kamar " ucap alaric.
"Baik, jaga istri dan putra mu " ucap jecson.
"Baik ayah " ucap alaric.
Setelah alaric dan indah pergi ke kamar bawah dan tak lupa dini yang juga mengantar cucu nya.
"Cucu grandma yang tampan nanti lagi ya, grandma harus masak " ucap dini.
Cup Cup Cup
"Ibu, maaf jika merepotkan " ucap indah.
"Tidak apa-apa sayang, istrirahat lah selagi ibu menyiapkan makan malam nya " ucap dini.
"Terima kasih ibu " ucap alaric.
"Sama-sama" ucap dini.
Dan benar saja saat sudah sampai di dapur, dini langsung berkutik dengan bumbu dapur.
"Bibik , tolong siapkan menu spesial malam ini " ucap dini.
"Baik nyonya " ucap maid.
Sedang kan dini akan membuat masakan yang tentunya untuk indah, walau dia orang kaya tapi tetap dia masih akan membuat makanan yang biasa orang dulu katakan, kulot biar saja karna pengaruh nya pasti saat kita tua jadi dia akan membuat makanan khusus untuk orang yang habis melahirkan.
****
Saat malam hari tiba-tiba, makan malam akan segera berlangsung dengan menu-menu spesial yang di sediakan .
"Sayang ayo kita makan malam" ucap dini.
"Baik ibu " ucap indah.
"Bik tolong baby nya di jaga ya, nanti jika rewel langsung panggil saya di belakang " ucap indah.
"Baik nona " ucap maid.
Setelah indah dan alaric Sampai di meja makan akhirnya makan malam di mulai dengan indah yang makan masakan dini .
"Maaf ya sayang, biar kau boleh makan yang lain nya tapi ibu tidak ingin mengambil resiko karna pengaruh obat tidak menjamin " ucap dini.
"Tidak apa ibu, ini juga enak kok , alm.ibu juga berpesan jika melahirkan makan nya harus pantang " ucap indah.
"Ane memang luar biasa , dia sudah memberi tahu semua nya " ucap dini.
"Makan malam di mulai " ucap Sean.
Makan malam berjalan dengan hikmat , hanya dentingan sendok dan garpu saja yang saling bersautan.
Setelah selesai makan malam, semua orang akan berkumpul d ruang keluarga dan ada sebagian yang pulang karna ada keperluan .
"Bik tolong di bereskan sisa nya " ucap Sean.
"Baik tuan " ucap maid.
"Etsssss,,,,, tunggu-tunggu " ucap dini menghentikan langkah suaminya yang ingin pergi.
"Ada apa nyonya " ucap maid.
"Ada apa Bu " ucap Sean.
"Hari ini seluruh maid istirahat saja " ucap dini.
"Tapi nyonya " ucap maid bingung.
Sedangkan Sean sudah merasa tidak enak, secara dia akan menjadi asisten istrinya selama seminggu.
"Ini semua biar tuan yang cuci " ucap dini lagi.
"Tapi kan nyonya " ucap maid lagi.
"Tidak ada tapi tapi , jika kalian tidak mau maka gaji kalian akan saya potong " ucap dini.
"Maaf tuan kami permisi " pamit maid.
Seluruh maid langsung berbondong-bondong menuju rumah belakang .
"Ayah, tolong cuci semua piring ini " ucap dini tersenyum bahagia.
"Bisakah besok saja ibu, masa ayah harus cuci piring sebanyak ini " ucap Sean lemah.
"Sayang nya tidak bisa ayah, sorry " ucap dini.
"Yaaaaa " lemah Sean mau tak mau dia akan menjalankan perintah dari atasan nya ini.
Sedangkan dini menunggu suaminya selesai mencuci piring bekas mereka makan malam.
Bagaimana extra part kali ini, apa masih kurang atau stop sampai di sini ,masih belum bisa move on dari babang alaric 🤭