Lady Queen

Lady Queen
Episode 35



1 Minggu kemudian.


Susana rumah kapten Alex di pagi hari sudah mulai ramai, saat tetangga tetangga mereka yang sudah berada di rumah nya.


Indah yang kebetulan libur kuliah bingung melihat rumahnya yang sudah ramai oleh tetangga dan tentara kain yang membatu menyiapkan barang yang di butuhkan.


"Sayang kau sudah bangun " ucap Ane.


"Ibu, ada apa kenapa banyak orang di rumah kita " ucap indah.


"Nanti kau akan tau, sekarang kau mandi dan pakai pakaian rapi " ucap Ane.


"Tapi " ucap indah, Belum selesai bicara, sudah di potong oleh seseorang siapa lagi jika bukan ayahnya.


"Sayang mandi sana, biar saat tamu kita datang kau sudah tampil cantik " ucap Alex lagi.


Mau gak mau indah pergi mandi, menuruti apa yang di ucapkan oleh kedua orang tua nya.


"Memangnya ada acara apa sih " ucap indah bingung.


Padahal yang dia tau ada yang ingin datang ke rumahnya, tapi dia tidak tau siapa orang nya .


*****


Sedangkan pria yang berada di apartemen mewah, sedang membongkar isi lemarinya.


"Ya Tuhan apa yang kau lakukan alaric " ucap jecson.


"Ayah, ini alaric ingin mencari pakaian yang cocok untuk makan siang nanti " ucap alaric.


"Pakaian mana yang ingin kau cari, Sampai satu kemari kau bongkar begini " ucap Jecson.


"Yang bagus ayah " ucap alaric.


"Astaga " ucap asistennya alaric shock.


Untuk yang ke dua kalinya, dia melihat tuan nya membongkar semua isi lemari .


"Tuan, apa yang anda cari " ucap asistennya.


"Pakaian yang cocok untuk nanti siang " ucap alaric tanpa dosa


"Tapi kenapa harus di bongkar seisi lemari tuan , semua pakaian tuan bagus semua tidak perlu sampai di bongkar begini " ucao asistennya.


"Kau tidak tau, jika bertemu calon mertua harus tampil perfect " ucap alaric.


Sedangkan Jecson hanya menggeleng kepala melihat putra nya yang sangat berlebihan ini.


"Tidak perlu kau tampil perfect, cukup kau menjadi diri mu sendiri dan yakinkan kedua orang tua nya jika kau layak untuk putri nya " ucap jecson bijak.


"Iya benar apa yang dikatakan tuan benar, tuan " ucap asisten alaric.


"Tapi alaric harus membuat putri nya yakin dengan alaric ayah " ucap alaric.


"Baiklah, terserah saja " ucap jecson.


Tak terasa waktu berjalan begitu cepat. mereka langsung menuju rumah sederhana milik Alex, dan saat mobil mereka sudah sampai gerbang depan komplek, salah satu tentara yang bertugas langsung menghampiri mereka.


"Permisi tuan "Sapa tentara yang bertugas.


"Kami ingin berkunjung di rumah kapten Alex " ucap alaric.


"Oh kapten Alex, silahkan tuan " ucap tentara itu, setelah membuka gerbang.


Ya sebelum itu memang sudah di beri tahu Alex jika dia akan kedatangan tamu siang ini, itu sebabnya mereka langsung membuka gerbang saat melihat alaric yang berada di dalam mobil .


Dan saat mereka sudah berada di depan rumah Alex langsung menghentikan mobil nya, dan benar saja Alex dan yang lain sudah menyambut kedatangan nya .


"Selamat datang di rumah sederhana kami nak " ucap Alex.


"Silahkan masuk " ucap Ane.


Mereka langsung masuk saat sudah di persilahkan oleh tuan rumah nya, dan langsung duduk ruang tamu .


"Hanya ini saja " ucap Alex saat melihat mereka datang bertiga.


"Iya tuan, oh iya perkenalkan ini ayah saya " ucap alaric.


"Alex " ucap Alex memperkenalkan nama nya.


"Jecson " ucap ayah alaric.


"Ibu mu tidak ikut sekali " ucap Ane.


"Tidak, ibu sudah di tiada " ucap alaric.


"Maaf ibu tidak tahu nak " ucap Ane, tidak enak.


"Tidak masalah nyonya, itu hal wajar " ucap jecson.


Saat mereka sudah merasa tidak ada lagi yang mereka bicara kan, akhirnya jecson mengatakan kedatangan mereka.


"Maaf tuan, maksud kedatangan kami ke mari saya selaku orang tua dari putra saya, ingin mengatakan bahwa putra saya menyukai putri anda dan kedatangan kami kemari ingin meminang putri anda " ucap Jecson.


"Maaf jika saya sudah lancang mengagumi putri anda tuan " ucap alaric.


"Kami selaku orang tua juga tidak mempermasalahkan siapa pun yang mengagumi putri kami , karna kami selaku orang tua hanya mendukung keputusan putri kami " ucap Alex.


"Dan seperti yang nak alaric tau, jika putri saya masih kuliah " ucap Alex.


"Tidak masalah tuan, saya siap menunggu " ucap alaric.


"Tunggu sebentar, ibu akan panggilkan indah " ucap Ane.


Saat Ane sudah mengambil putrinya, mereka langsung menuju ruang tamu dengan indah yang duduk di samping ibunya.


"Sayang, kedatangan nak alaric kemari ingin meminang mu untung menjadi istrinya, bagaimana " ucap Alex.


Sebelum indah menjawab pertanyaan dari ayah nya, indah memandang pria yang bernama alaric.


"Indah serahkan semuanya pada ayah dan ibu saja " ucap indah.


"Tapi sayang, ini untuk masa depan mu kau berhak menentukan apa yang kau inginkan " ucap Ane.


"Indah yakin jika pilihan ibu dan ayah pasti yang terbaik untuk indah " ucap indah.


"Sayang kami tidak memaksa nak, turuti apa kata hati mu " ucap jecson.


"Paman, indah tidak mempermasalahkan siapa pun yang menjadi pendamping indah bagi, dan jika ini yang terbaik menurut ibu dan ayah indah terima " ucap indah.


"Tuan bagaimana, apa menerima lamaran kali ini " ucap jecson.


"Sayang semoga ini keputusan yang terbaik, saya menerima lamaran mu " ucap Alex.


"Tuan yakin, tidak memikir ulang " ucap alaric lagi, bahkan wajahnya langsung berubah bahagia.


"Tidak ada yang di ragukan, karna kau datang dengan membawa orang tua mu sudah cukup membuktikan jika kau serius dengan putri ku " ucap Alex.


"Terima kasih tuan, nyonya " ucap alaric.


"Dan ini cincin untuk nak indah, pertanda jika tuan dan nyonya menerima lamaran kali ini " ucap jecson.


Mereka menerima cincin berlian yang di buat khusus oleh alaric pertanda jika lamarannya di terima, dan saat sudah membahas maksud kedatangan mereka ke mari merek langsung melanjutkan makan siang , dan setelah selesai langsung pulang karna haru sudah mulai sore.


Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon masukan dan saran nya ๐Ÿ™