Lady Queen

Lady Queen
Episode 60



Sedangkan indah dan anggota nya sudah Sampai di gubuk tua yang berada di hutan.


"Bagaimana " ucap indah.


"Aman, seperti yang sudah di rencanakan " ucap king Faaz.


"Bersiap di posisi masing-masing " ucap indah.


"Siap" ucap mereka dan langsung berpencar sesuai dengan yang sudah mereka rencanakan sebelum nya.


Saat anggota mereka melumpuhkan penjaga, indah dan yang lain nya masuk ke dalam gedung tua tersebut.


Sedangkan di dalam gedung Empat orang pria yang sudah berhadapan tanpa menyadari pertengkaran yang berasal di luar gedung tua.


"Kalian datang berdua " ucap pria yang duduk di kursi nya.


"Tentu saja " ucap nya.


"Kau sudah membawa apa yang kami minta " ucap pria yang duduk di kursi kebesaranya.


"Tentu saja " ucap pria tersebut, saat dia memberi kode pada seseorang di samping nya .


Pria tersebut langsung mendekat dan membuka uang yang dia bawa di dalam tas yang mereka bawa, dan pria lain yang berdiri di samping tuan nya langsung maju untuk cek uang itu asli atau palsu, Setelah memastikan asli baru dia kembali ke posisi masing-masing.


"Sekarang giliran kalian yang menunjukkan barang kalian " ucap pria tersebut.


Dan tentu saja kaki tangan mereka langsung menuju barang yang mereka bawa, dan setelah selesai mereka kembali pada posisi masing-masing.


"Aku tidak bisa berlama-lama, Sekarang Serahkan uang kalian " ucap Richo.


Ya, Richo pengusaha Yangs sekarang naik daun siapa sangka dia juga seorang pengedar senjata secara ilegal.


"Kalian juga harus menyerahkan senjata kalian " ucap pria tersebut.


Saat masing-masing dari asisten nya, memberitakan uang dan senjata bersamaan di luar dugaan, Richo dan anak buah nya langsung menembakan peluru mereka .


Door Door


"Kurang ajar, kalian menipu ku " marah nya, sedangkan asistennya sudah terduduk karna kena tembakan.


Sedangkan Richo tersenyum puas, saat uang dan senjata berada di tangan mereka.


"Kau memang bodoh " ucap Richo meremehkan.


Sedangkan indah dan yang lain masih melumpuhkan lawan mereka, Daan saat mendengar suara tembakan.


"Pergilah, aku akan mengurus sisa nya " ucap king.


Tentu saja indah langsung berlari menuju sebuah ruangan di mana suara tembakan berasal.


"Dasar penghianat " geram pria yang di todong kan pistol di kepala nya.


"Kau pikir aku akan menyerahkan senjata ini dengan harga yang kau minta, hahaha,,,,,yang benar saja " ucap Richo.


"Aku akan membunuh mu " ucap pria itu geram


Benar apa yang di katakan Richo, bagaimana dia bisa melawan Richo yang sudah menodongkan pistol di kepala, untuk bergerak saja Richo semangkin mendorong kan pistol nya dan lebih parahnya lagi dia menyetujui datang tidak membawa senjata.


Sedangkan indah yang melihat lihat itu, langsung saja die menembak peluru nya.


Door Door Door Door


"Jangan bergerak " ucap indah, langsung menodongkan pistol nya pada 4 orang pira sekali Gus.


"Siapa kau " ucap Richo.


Sedangkan kaki tangan Richo mau pun lawan nya sudah tidak sadarkan diri karna mereka sudah tertembak sebelum itu.


Door Door


Lagi, indah menembakan peluru nya pada pria yang entah tidak indah ketahui siapa nama nya, tapi yang jelas di pernah melihat di sebuah berita.


"Bukan kah aku sudah memberikan peringatan " ucap indah.


Sedangkan Richo sudah kesakitan saat paha dan lengan nya di tembak oleh indah .


"Siapa kau berani-beraninya menggagalkan semua nya " ucap Richo marah.


"Kau tidak perlu tau siapa aku, tapi yang jelas aku tidak akan mengganggu mu jika kau tidak memulai nya " ucap indah.


"Sepertinya kau ingin mati, menyerahkan nyawa mu di sini " ucap pria lain yang menodongkan pistol nya di kepala indah.


Richo yang melihat itu tersenyum, saat dewa penolong nya datang membatu di saat waktu yang tepat, tentu saja asistennya yang datang.


Sedangkan indah bukannya takut dia malah tersenyum dengan tenang.


"Menyerah saja, sebelum kepala mu di tembak oleh nya " ucap Richo yang juga sudah terduduk di lantai.


Bughhhh bughhhh bughhhh bughhhh


Dengan secepat kilat indah menendang pria di belakang nya, dan tak lupa menendang tangan asisten Richo yang memegang pistol menyebabkan pistol yang dia pegang terlempar .


" Tangkap " ucap indah.


Huppp


Tentu saja seorang wanita paruh baya yang bersembunyi di balik pintu menangkap pistol tersebut.


Dan sekarang malah sebaliknya, indah yang medongkan pistol nya pada asisten Richo dan Richo bersamaan .


"Mom"


"Dad "


"Bagaimana "


Next part selanjutnya KK, mohon maaf untuk part kali ini sampai di sini, author harus bernafas menghirup oksigen terlebih dahulu πŸ™πŸ»