Lady Queen

Lady Queen
Episode 91



Setelah menempuh perjalanan sekitar 40 menit lamanya akhirnya indah sudah sampai di lobi perusahaan milik suaminya.


Indah langsung memasuki kawasan yang astaga apa benar ini perusahaan, kenapa begitu megah.


Karna ini untuk pertama kali dia datang bilang saja jika dia istri durhaka yang tidak pernah datang ke sini.


Tapi jika di datang ke mari untuk apa, kan tidak ada keperluan masa iya mengganggu suaminya kerja.


Saat indah ingin menuju resepsionis, seseorang memanggil nya.


"Nona " panggil Tio.


"Ah,,, iya " ucap indah.


"Mari nona " ucap Tio.


"Baiklah " ucap indah Langsung mengikuti Tio asisten suaminya.


Saat di dalam lift , Tio seakan tidak nyaman karna hanya mereka berdua di dalam lift tersebut.


"Santai saja, di sini ada CCTV bukan, jadi semua akan aman tidak akan ada yang fitnah diri mu " ucap Indah.


"Maaf nona " ucap Tio


Ting...


"Mari nona " ucap Tio menunjukan ruang alaric.


Saat indah keluar dari dalam lift di sana hanya ada dua ruang saja, satu bertulisan CEO dan satu asisten CEO.


"Kau boleh ke ruangan mu " ucap indah.


"Baik nona, saya permisi " izin Tio menuju ruangan nya.


"Nona " ucap wanita yang berada di luar ruangan alaric.


"Iya, ada tuan alaric di dalam " ucap indah pada wanita yang entah lah dia juga tidak tau siapa namanya.


"Ada nona " ucap nya.


"Terima kasih " ucap Indah langsung mengetuk pintu ruangan alaric.


Tok Tok Tok


"Mungkin tuan Alaric di kamar mandi Nina " ucap wanita yang di samping nya .


"Boleh saya masuk " izin indah.


"Tentu saja boleh nona " ucap nya.


"Baiklah " ucap indah Langsung masuk ke dalam ruangan alaric.


"Astaga , dia lebih cantik dari foto yang aku lihat " ucap asisten alaric.


Sedangkan indah yang sudah memasuki ruangan alaric, sepi seperti tidak ada penghuni tapi saat dia sering membaca novel atau artikel jika ruangan seorang CEO pasti pasti memiliki ruang untuk istirahat.


Dan benar saja dia melihat timbol kecil di samping lemari, dan tak buruh waktu lama indah langsung menakan tombol kecil tersebut.


"Apa dia semual itu " ucap indah saat melihat suaminya yang terlelap .


"Mas, bangun " ucap indah saat sudah mendekati kasur king size milik suaminya.


"Emmmm " ucap alaric dengan mata yang masih terpejam.


"Mas bangun, bukan nya akan ada meeting " ucap indah .


Bukan nya bangun alaric malah memeluk pinggang indah.


"Wangi " ucap alaric.


"Mas bangun atau nanti malam tidak ada jatah " ancam indah.


Dan benar saja, alaric langsung membuka matanya mendengar tidak mendapatkan jatah, oh no itu tidak bisa di biarkan dia harus dapat jatah kan dia ingin jenguk baby nya.


"Sayang benar di sini " ucap Alaric.


"Memang nya, mas siapa jika bukan indah " ucap indah kesal.


"Lihat bidadari mas " ucap alaric.


Cup


"Mas " protes indah.


"Sayang mas ingin " ucap alaric.


"Tidak ini di kantor " ucap indah.


"Tidak akan ada yang lihat, sayang ayolah mas sudah tidak tahan mencium wangi tubuh sayang " ucap alaric.


"Tapi harus meeting " ucap indah.


"Iya , tapi mas ingin jenguk baby dulu " ucap alaric.


"Awas saja jika bohong, ingat pelan-pelan " ucap indah.


Sebelum menjenguk baby, alaric langsung mengunci pintunya menggunakan remote yang ada di atas meja di samping kasur king size miliknya.


Sisa nya bisa di bayangkan ya reader kesayangan author 🀭 kabur aj dari pada ada yang batal puasa nya πŸ™πŸ»