Lady Queen

Lady Queen
Episode 99



Di ruang persalinan


"Sayang bertahan lah" ucap alaric yang berada di samping indah .


"Mas,,, ini sakit sekali " ucap indah.


"Sayang, bertahan lah demi baby " ucap alaric.


"Tuan sepertinya kita harus mengambil tindakan , karna indah sudah pendarahan " ucap dokter.


"Lakukan yang terbaik dokter " ucap Alaric tenang.


Sebisa mungkin dia akan tenang, biar istrinya tidak memikirkan hal yang tidak tidak, dan sebagai suami dia harus memberi semangat biar sakit yang di rasakan istrinya sedikit teralihkan walau itu tidak mungkin.


Karena pembuka Yang indah alami tidak lancar, Bahkan dokter sudah memberikan suntik perangsang tapi tak ada perubahan akhirnya mereka memutuskan untuk operasi.


Sedangkan indah sudah sangat kesakitan yang kuat biasa, walau tidak mengeluarkan suara tapi genggaman nya sangat kuat di tangan alaric yang dia minta selalu bersama nya.


Dokter dan rekan nya langsung mengambil tindakan untuk operasi indah .


"Sayang, mas mohon buka mata mu " ucap alaric saat mata indah sudah mulai meredup.


"Sayang mas mohon demi baby " ucap alaric.


"Tuan, mohon untuk selalu mengajak bicara nona muda " ucap dokter .


"Sayang baby kita akan melihat dunia " ucap alaric.


"Perlu sayang ketahui jika mas sangat mencintai sayang " ucap alaric.


"Terima kasih sudah mau menerima mas , dan Sudi mengandung baby kita " ucap alaric.


"Mas ,,,, " ucap indah dengan genggaman tangan yang semangkin kuat karna dokter sudah mulai operasi nya.


"Mas di sini sayang " ucap alaric sambil mengusap dan mencium seluruh wajah indah.


Tuhan jika boleh dia meminta dia ingin mengganti kan rasa sakit yang istrinya rasakan, tapi sayang itu tidak bisa.


Walau indah tidak menangis tapi dari genggaman yang alaric rasakan mengatakan jika ini sangat sakit.


Itu sebabnya kita tidak boleh menjadi anak durhaka karna ibu kita melahir kita ke dunia menaruhkan nyawa .


"Sayang, l love you so much " ucap alaric.


Sedangkan dini yang berada di luar ruangan putar putar tidak jelas.


"Ibu , ayah pusing melihat ibu putar putar tidak jelas " ucap Sean.


"Ibu coba duduk " ucap Sean lagi.


"Ayah, bagaimana ibu bisa tenang jika di dalam putri kita menaruhkan nyawa nya untuk cucu kita " ucap dini.


"Ayah tau ibu, kita sebagai orang tua harus mendoakan biar persalinan nya lancar " ucap Sean lagi.


"Ayah, ibu tidak bisa tenang perut ibu seakan di aduk-aduk rasa nya " ucap dini.


Ya, saat dia melihat air ketuban indah keluar begitu banyak perut nya sudah mulai tidak enak tapi dia masih menahan nya.


"Apa itu yang di namakan ikatan batin seorang ibu dan anak " tebak Sean.


Walaupun indah bukan putri kandung nya tapi besar kemungkinan jika mereka memiliki ikatan batin bukan .


"Mungkin " ucap dini .


Saat dini ingin mendudukkan bok*ng nya di kursi tunggu tiba-tiba terdengar suara tangisan bayi.


Oekkkkk oekkkk oekkkkk


"Ayah cucu kita " ucap dini.


Dia langsung berdiri kembali saat mendengar suara bayi .


"Ibu cucu kita sudah keluar " ucap Sean tak kalah bahagia nya.


bahkan mereka langsung berpelukan tak hanya itu mereka berpelukan sambil Sean putar putar seakan sedang ingin nyanyi India saja yang membuat mereka menjadi pusat perhatian pengunjung lain.


Tapi biar begitu mereka tak peduli yang penting cucu mereka lahir .


Sedangkan di ruang persalinan indah yang sudah berhasil langsung tersenyum bahagia .


"Sayang Terima kasih untuk semua nya " ucap alaric, dia tak mampu mengatakan kata kata selain terima kasih dan kata kata cinta pada istri nya.


Cup Cup Cup Cup


"Tuan nona selamat bayi nya laki-laki " ucap dokter.


"Sayang baby kita laki-laki" ucap alaric.


"Iya mas " ucap indah .


"Kami akan membersihkan bayi nya terlebih dahulu dan menyelesaikan sisa nya " ucap dokter lagi.


"Mohon menunggu di luar , kami akan membawa nona di ruang inap " ucap dokter.


"Sayang mas tunggu di luar " ucap alaric, indah hanya mengangguk karna rasanya dia tak mampu untuk mengatakan apapun seakan tenaganya habis di kuras.


Saat alaric keluar dari ruang persalinan , Sean dan dini bahwa masih berpelukan saat mendengar pintu terbuka baru mereka menyudahi acara pelukan nya.


"Sayang, bagaimana indah dan cucu grandma " dini.


"Semua nya berjalan dengan lancar " ucap Sean.


"Ibu ayah "


Next part selanjutnya KK, mohon maaf jika masih banyak kata kata yang kurang tepat mohon koreksinya .