Lady Queen

Lady Queen
Episode 32



Masih di posisi yang sama, di area kompleks perumahan militer.


"Tadi kau di antar siapa nak " ucap Ane.


"Oh, itu ibu teman indah " ucap indah.


"Teman yang mana " ucap Alex


"Itu teman baru indah, ibu nya jaksa Lo ayah " ucap indah.


"Jaksa " ulang Alex.


"Iya, kalau tidak salah Tante Jessi " ucap indah.


Ok fix, sekarang Alex paham siapa putrinya itu, siapa lagi jika bukan pengganggu putrinya itu.


Dan , bertepatan dengan mobil yang berhenti di depan rumah nya mereka semua langsung keluar dari dalam mobil, tapi tunggu ibu langsung menuju bagasi mobil.


"Ibu belanja " ucap indah.


"Iya, sayang kita akan kedatangan tamu " ucap Ane.


Dan tak lupa juga indah ikut membatu Ane yang menurunkan barang belanjaan nya.


"Siapa yang akan datang ke mari ibu " ucap Indah.


"Tamu yang kemarin datang itu nak, tapi kali ini dia datang bersama ayah nya " ucap Alex.


"Oh " ucap indah.


Dia tidak sadar jika tamu yang datang ada maksud lain padanya.


******


Sedangkan di mansion utama yang mewah, wanita paruh baya yang baru saja memasuki mansion utama di sana putrinya duduk bersila sambil menonton televisi .


"Sudah pulang " ucap Jessi, sambil berjalan menuju dapur.


"Sudah mom, Daddy belum pulang " ucap Marni mengikuti langkah mommy nya yang menuju dapur.


"Ada apa " ucap Jessi sambil mencuci sayur nya sebelum, dia masukan ke dalam kulkas.


"Itu mom, teman Marni ulang tahun dan nanti malam dan Marni di undang, Marni boleh datang " ucap Marni minta izin.


"Jika mom tidak izinkan, apa kau masih menurut " ucap Jessi.


"Ini wajib mom " ucap Marni.


"Sejak kanapa acara ulang tahun wajib " ucap jessi.


"Mom, boleh ya " mohon Marni.


"hati-hati jangan sekali-kali kau mabuk " ucap Jessi.


"Terima kasih mommy, sayang mommy " ucap Marni, langsung memeluk tubuh Jessi.


Saat sudah di beri izin, Marni masih di posisi yang sama, Jessi yang sudah selesai membereskan sayur nya langsung menatap putrinya.


"Katakan apa yang kau inginkan " ucap Jessi.


"Itu mom, emmm uang Marni habis " ucap Marni.


"Lalu " ucap Jessi.


Walau dia sudah tau apa yang di inginkan putrinya, tapi dia pura-pura tidak peka saja .


"Marni minta uang " ucap Marni ragu.


Marni, menghembuskan nafas kasar, dia sudah tau tidak ada yang lain selain uang, uang ,uang, dan lagi membuat onar itulah putrinya.


Jessi langsung mengeluarkan ponsel yang ada di dalam tas jinjing nya, setelah selesai Jessi masukan kembali ponsel di dalam tas nya.


Dan, saat itu juga ponsel genggam Marni berdering, dia langsung membuka nya notivikasi dari bank .


"Terima kasih mommy " ucap Marni.


Cup


Setelah selesai, Marni langsung pergi dari dapur dan langsung menuju lantai atas, sedangkan Jessi yang melihat itu hanya menggeleng kepala .


Dan benar saja saat malam hari, Jessi dan suaminya yang duduk bersila sambil membaca majalah di tangan nya langsung menghentikan kegiatan saat mendengar langkah kaki mendekat.


"Sayang kau ingin pergi " ucap Richo yang melihat putri nya sudah rapi.


"Iya dad, malam ini teman Marni lagi ulang tahun " ucap Marni.


"Kau pergi sama siapa " ucap Richo.


"Teman jemput dad " ucap Marni.


"Jangan terlalu ralut pulang nya " ucap Richo.


"Baik dad " ucap Marni patuh.


"Mom, Marni berangkat dulu " pamit Marni.


"Ingat pesan Daddy mu " ucap Jessi.


"Baik mom" patuh Marni.


Dan benar saja, di depan sudah ada mobil sport hitam yang menunggu Marni, dan Jessi melihat itu melalui ponselnya.


Dan, saat mobil Marni sudah masuk dalam mobil, mobil tersebut langsung tancap gas.


****


Sedangkan di rumah sederhana, khususnya keluarga Alex di mana mereka sedang berkumpul dengan indah yang sedang mengerjakan tugas nya


"Sayang, bukan nya malam ini teman mu ulang tahun " ucap Ane.


"Iya ibu, memangnya kenapa " ucap indah.


langsung menghentikan kegiatan saat ibu nya bicara.


"Kau tidak pergi di acara ulang tahun nya " ucap Ane.


"Tidak ibu, lebih baik indah di rumah sana ayah dan ibu, di sana juga pasti akan membosankan " ucap indah.


"Tapi di sana sahabat mu pasti bersenang-senang " ucap Ane.


"Indah lebih senang jika bersama ibu dan ayah, dan di sana juga pasti makan makan lebih baik makan masakan ibu sudah pasti enak dan higenis, iya kan ayah " ucap indah.


"Benar sekali sayang " ucap Alex.


"Bagaimana jika malam ini kita jalan-jalan, sudah lama kita tidak jalan jalan bersama " ucap Alex.


"Ibu malas ayah " ucap Ane.


"Ibu ayolah kita jalan jalan " ucap indah.


Mau tak mau Ane bangun dari duduk nya, jika sudah putrinya yang bicara dia tidak bisa menolak.


"Baiklah, ayo kita pergi " ucap Ane.


"Horeeee " pekik indah girang.


Sudah seperti anak kecil, jika di ajak jalan jalan indah akan bahagia dia tak perlu barang mewah jalan jalan makan angin dengan kedua orang tua nya sudah cukup baginya.


Dan, benar saja mereka sekarang sudah berada di salah satu mall setelah menempuh perjalan sekitar 40 menit, mereka langsung masuk ke dalam mall.


"Ibu, ayah ayo ke sana " ajak indah pada tempat permainan .


"Memangnya kau tidak malu sayang " ucap Ane.


"Kenapa harus malu ibu, di sana tidak hanya anak kecil saja orang dewasa juga ada " ucap indah.


"Baiklah " ucap Ane.


Mereka semua langsung main apa saja yang menurut mereka menarik, dan setelah menghabiskan waktu sekitar 2 jam di tempat permainan mereka langsung keluar.


"Ayah lapar, bagaimana jika kita makan di sana " ajak Alex, pada salah satu cafe yang ada di mall.


"Ayo kita ke sana " ajak Ane.


Mereka langsung menuju salah satu cafe dan langsung melahap makanan yang mereka pesan, setelah selesai mereka memutuskan untuk pulang ke rumah .


Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon masukan dan saran nya KK