Lady Queen

Lady Queen
Episode 52



Sedangkan pria yang sedang menikmati kopi nya langsung menuju ruang kerja nya, setelah mendapat perintah dari tuan nya.


"Siapa dia yang sudah berani mengusik ketenangan nya " ucap nya, sambil mengotak atik laptop nya.


Tapi sayang gambar yang dia dapat tidak jelas, menyebabkan susah mendapat informasi tentang wanita misterius tersebut.


"Sepertinya mereka bukan orang biasa, dia tau betul bagaimana biar mereka tidak terdeteksi " ucap nya.


Walau ahlinya mencari data seseorang dan selalu berhasil tidak pernah gagal, tapi kali ini dia harus merasakan kegagalan .


"Apa yang harus aku katakan pada nya " ucap nya.


Padahal dia sudah mengotak Atik laptop lebih dari 3 jam tapi masih juga sama, dia tidak menemukan wanita misterius yang hanya terlihat dari belakang saja.


Baru saja dia bicarakan, sekarang ponselnya berdering .


"Kenapa dia menghubungiku di saat tidak tepat " ucap nya.


"Bagaimana " ucap orang di sebrang sana, padahal dia masih belum mengatakan apapun.


"Maaf tuan saya masih berusaha " ucap nya.


"Bagaimana bisa kau mencari data seorang wanita saja tidak becus " ucap orang di sebrang sana.


"Maaf tuan saya akan lebih berusaha lagi " ucap nya, tapi sayang sambungan telepon langsung di putuskan secara sepihak.


"Tuan, Tuan " panggilnya .


"Jika aku tidak becus kenapa tidak dia saja yang mencari nya " kesal nya.


Walau kesal dia masih mengotak-atik ponsel nya, tapi sayang dia selalu gagal mencari data wanita tersebut.


****


Pagi hari tiba , indah dan keluarga sambung nya seperti biasa mereka sarapan bersama.


"Sayang kau yakin tidak menggunakan mobil mu " ucap Dini .


"Yakin ibu, lebih baik menggunakan motor saja biar lebih cepat sampai nya " ucap indah.


"Sayang jangan bilang kau ingin mengebut di jalan " ucap Sean.


"Tentu saja tidak ayah, maksud indah jika jalan macet indah bisa mengambil jalan pintas " ucap indah mengoreksi ucapan.


"Benar juga, kita sering kena macet akhir-akhir ini " ucap dini.


"Baiklah " ucap Sean.


Karna seluruh mahasiswa gempar dengan terparkir nya mobil sport mahal milik indah, membuat indah tidak nyaman dan risih karna membicarakan mobil nya.


Setelah menyelesaikan sarapan nya, mereka langsung berangkat menuju tujuan mereka masing-masing.


"Sayang kau hati-hati nak " ucap dini.


"Ibu dan ayah hati-hati juga " ucap indah.


"iya sayang, kau Jangan ngebut bawa motor nya " ucap dini .


"Siap Bu jaksa " ucap indah hormat.


"Indah berangkat dulu ayah ibu " pamit indah.


Setelah kepergian indah, baru mereka masuk ke dalam mobil nya masing-masing karna mereka harus menyelesaikan tugas mereka.


Sedangkan indah yang membawa motor nya dengan pelan, tiba-tiba dia menghentikan motor nya saat tanpa Sengahja dia melihat seorang anak kecil yang tidak sadarkan diri di antara semak-semak.


"Hi siapa nama mu " ucap indah, saat sudah menghampiri anak kecil yang jika di perkirakan usianya sudah 10 tahun.


"Hi kau mendengar ku " ucap indah lagi, tapi saat indah melihat penampilan sepertinya dia korban kebakaran.


Dia langsung mengambil ponsel nya, dan menghubungi seseorang.


"Datang ke jalan x sekarang " ucap indah pada orang di sebrang sana.


"Siap Queen " ucap pria di sebrang sana.


"Bertahan lah " ucap indah pada anak kecil yang di pangkuan nya.


Dan benar saja tak lama datang sebuah mobil yang sangat dia kenali.


"Queen " ucap pria yang keluar dari dalam mobil.


"Tolong dia bawa ke ruang sakit, dan jika terjadi sesuatu hubungi aku " ucap indah.


"Siap queen " ucap nya.


Indah langsung meninggalkan lokasi, setelah wanita tersebut masuk ke dalam mobil.


Sebentar lagi jam mata kuliah akan segera di mulai.


Dan saat dia sudah sampai bertepatan dengan gerbang kampus ingin di tutup oleh satpam yang bertugas.


"Pak tunggu " teriak indah.


"Tumben telat nak indah " ucap satpam yang mengenal jelas indah, primadona kampus.


"Kesiangan oak, saya masuk dulu terima kasih pak " ucap indah, langsung menuju parkiran.


"Sama-sama " ucap satpam yang bertugas.


Untung saja dosen belum masuk, ke dalam kelas saat indah Sampai.


"Aku kita kau tidak masuk " ucap Sena.


"Kenapa kau telat " ucap king Faaz.


"Aku kesiangan " ucap indah bohong.


"Selamat pagi " ucap dosen yang bertugas.


Mereka semua langsung mengeluarkan alat tulis mereka saat dosen killer yang masuk ke dalam kelas.


Dan mereka langsung memulai proses belajar mengajar Sampai selesai.


Jangan lupa untuk mampir di karya author yang terbaru, karna sudah terbit hari ini πŸ₯°


Promo novel terbaru πŸ™πŸ»


bantu ramaikan Kak, part 2 cerita luka yang terdalam bisa langsung klik profil author πŸ™πŸ»πŸ’ž