Lady Queen

Lady Queen
Episode 19



"Ya mana tau akan ada lamaran dadakan tuan "ucap asistennya.


"Mau nya sih begitu " ucap alaric.


"Bisa-bisa kepala ku di tembak jika melamar putri nya " ucap alaric.


"Tuan jika saya perhatikan dia baik jika tuan serius, tidak salah bukan jika di coba " ucap asistennya.


"Tapi bagaimana jika dia menolak ku " ucap alaric.


"Belum di coba belum tau tuan " ucap asistennya.


"Nanti akan ku pikirkan , jika waktu nya memungkinkan aku akan meminang nya " ucap alaric.


"Semoga berhasil " ucap asisten nya.


***


Tak terasa waktu begitu cepat berputar, matahari sudah di gantikan dengan bintang bintang yang memperlihatkan keindahan nya.


Sedangkan di rumah sederhana sudah sangat sibuk menata makanan malam, untuk tamu spesial yang sedang dalam perjalanan.


"Sayang kau sudah siap-siap nak " ucap Ane.


"Ya ampun kenapa, kenapa masih pakai baju tidur " ucap Ane.


"Terus indah harus pakai pakaian apa ibu, hanya makan habis itu tidur kan " ucap indah santai.


"Tidak, tidak sini biar ibu yang dandan kan " ucap Ane semangat.


"Ibu " protes indah


"Sayang, kali ini tamu kita spesial jadi kau harus tampil cantik " ucap Ane.


"Indah sudah cantik ibu " ucap indah dengan bangga nya.


"Iya, benar sekali bahkan sangat cantik tapi harus lebih cantik " ucap Ane langsung memulai menghias wajah putri nya.


"Gaun ini cantik " ucap Ane.


"Ibu itu berlebihan " ucap indah.


"Tidak tidak sudah pakai atau ibu yang pakaikan " ucap Ane.


"Indah saja " ucap indah langsung memakai gaun nya.


"Sini rambutnya biar ibu rapikan " ucap Ane, Setelah indah selesai memakai gaun nya.


Sedangkan di sana mobil mewah sudah berhenti tepat di depan komplek, saat melihat mobil asing yang berhenti salah satu tentara langsung menghampirinya .


"Selamat malam tuan " ucap tentara sopan.


"Malam " ucap asisten alaric.


"Maaf jika boleh tau, ingin mengunjungi siapa " ucap tentara sopan.


"Kapten Alex " ucap alaric.


"Maaf tuan bisa tunjukan kartu pengenal " ucap tentara lagi.


"Ini " ucap alaric langsung menyerahkan kartu nya.


"Ini kartu nya tuan, silahkan masuk " ucap tentara .


"Maaf kalau boleh bertanya di mana rumah kapten Alex " ucap alaric.


"Mari saya tunjukan tuan " ucap tentara langsung mengambil motor nya.


Sebelum menjalankan mibilnya, mereka plakson mobil nya pertanda jika mereka masuk, tentara yang sendiri di sana menunduk.


"Ternyata masuk di komplek ini tidak sembarang ya tuan " ucap asisten alaric.


"Iya, aku juga baru tau ini sudah seperti kita memasuki perusahaan " ucap alaric.


"Apa itu rumah nya " ucap alaric saat tentara yang mengendarai motor nya berhenti di sebuah rumah yang sederhana tapi elegan.


"Bisa jadi tuan " ucap asistennya.


Setelah menunjukan di mana rumah kapten Alex, dia langsung kembali ke tempat tugas.



Note :


Maaf ya guys, author minjam rumah nya sebenar mana tau ini rumah salah satu dari reader author πŸ™πŸ» dan anggap saja ini sedang malam hari ya guys πŸ™πŸ»


Dan benar saja di sana sudah ada Alex dan istrinya yang menyambut kedatangan mereka.


"Selamat datang di rumah sederhana kami anak muda " sambut Alex.


"Terima kasih sudah Sudi mengundang kami datang kemari pak " ucap alaric.


"Silahkan masuk " ajak Ane.


"Ayo masuk nak " ajak Alex.



"Duduk lah " ucap Alex.


"Maaf ya nak, ibu tinggal ke belakang sebenar " ucap Ane.


"Silahkan Bu " ucap Alex sopan.


Sedangkan wanita cantik yang sedang di dapur menata makanan, dan minuman di meja makan .


"Sudah selesai " ucap indah.


"Sayang tamu nya sudah datang, apa air minum nya sudah " ucap Ane


"Sudah ibu " ucap indah.


"Ayo kita bawa ke depan " ucap Ane.


"Sini biar indah saja, ibu bawa kue nya " ucap indah.


"Memang tidak berat sayang " ucap Ane.


"Tidak ibu " ucap indah .


"Cantik "


Rekomendasi visual untuk indah dan alaric dong KK, lagi buntu ini πŸ™πŸ»