Lady Queen

Lady Queen
Episode 42



Masih di posisi yang sama, di taman belakang mansion milik Sean.


"Ayah, ibu indah merasa ada titik terang di ponsel indah " ucap indah.


Saat mengingat ponselnya, yang sudah berapa hari ini tak dia sentuh bahkan dia hampir saja melupakan nya.


"Kau yakin sayang " ucap Sean.


"Sangat yakin " ucap indah langsung mencari ponsel nya di dalam kamar baru nya.


Sean dan dini langsung mengikuti indah menuju kamar nya, dan saat sudah menemukan tas ransel nya dia langsung mengeluarkan semua isi tas nya dan setelah menemukan ponsel miliknya, banyak pesan masuk.


Saat dia melihat banyak pesan masuk, tidak ada yang menarik dari isi pesan nya tapi mata nya terfokus pada nama ..


" my Queen πŸ’ž " ucap indah, di mana nama itu nama untuk ibu nya, tak butuh waktu lama dia langsung membuka Vidio yang di kirim oleh Ane.


Saat dia menekan tombol play, sebuah video dimana ibu nya histeris ketakutan dan terdengar percakapan antara Alex dan Ane yang membuat air mata indah langsung bercucuran, di saat kedua orang tua nya perlu pertolongan dia tidak bisa membantunya.


"Nak " ucap dini langsung memeluk tubuh indah.


"Kurang ajar " geram Sean,


Di saat kondisi yang berbahaya sahabat nya tetap tenang walau nyawa nya terancam.


"Ibu akan membawa kasus ini ke jalur hukum, kau tenang saja mereka harus mendapatkan ganjaran nya " ucap Dini.


Indah menggeleng kepala saat mendengar ucapan ibu sambung nya.


"Kenapa " ucap Dini.


"Biar indah yang selesai sendiri ibu ayah, Apa boleh ayah, ibu " ucap indah meminta izin, Sean tersenyum .


"Ayah mengizinkan mu nak, tapi jangan lupa kabari ayah " ucap Sean.


"Kau memang mirip seperti Alex " ucap Sean membatin.


"Bagaimana dengan bukti lain " ucap Dini.


"Sepertinya tidak bisa di gunakan karna ponsel milik ane hancur, dan sedangkan milik Alex tidak ada apa-apa " ucap Sean.


"Ayah sudah Datang ke lokasi kejadian " ucap dini.


"Iya, saat ayah mendapat kabar ayah langsung ke sana " ucap Sean.


"Sekarang hanya bukti yang Ane kirim adalah petunjuk pertama " ucap Sean.


"Sepertinya indah tau pelakunya " ucap indah.


Mereka langsung menatap indah, saat mendengar ucapan .


"Apa maksud mu sayang " ucap Dini.


"Ini pasti ada kaitan nya dengan kasus penjualan barang ilegal " ucap indah.


"Maksud mu yang Alex tuntaskan bulan lalu " ucap Sean.


"Iya " ucap indah.


"Dari mana kau yakin jika mereka pelakunya " ucap dini.


"Karna mereka mengalami kerugian besar " ucap indah.


"Kau mengetahui semua nya " ucap Sean kagum.


"Sedikit " ucap indah.


"Jangan bilang kau ikut membantu ayah mu " tebak Sean.


"Indah tidak ikut, hanya anggota indah saja " ucap indah.


"Tapi kau sudah membatu ayah mu " ucap Dini.


"Ayah yakin jika Alex mengetahui nya dia pasti bangga pada putrinya " ucap Sean.


*****


Sedangkan di markas, king Faaz yang duduk di singgasana yang tersenyum mendapatkan kabar jika Marni mengandung, Dan dia juga yang mengirim Vidio semua itu pada Jessi.


"Sebagai orang tua kau pasti sangat kecewa pada putri mu hamil di luar nikah, apa lagi dia putri tunggal " ucap king Faaz kasian pada Jessi.


Bisa di pastikan jaksa yang di kenal tegas, bijaksana akan hancur mengetahui kelakuan bejat suaminya.


Tapi di satu sisi dia kasian dengan sahabat nya, sekaligus Queen di markas mereka, karna dia mendapat kabar jika kedua orang tua indah meninggal Dunia.


"Kau wanita kuat, aku akan membantu mu memberi pelajaran pada pelakunya " ucap king Faaz.


*****


Semua media langsung gempar saat mendapat kabar bahwa salah satu pengusaha mendadak menikahi salah satu putri pengusaha, siapa lagi jika bukan Marni.


Banyak pertanyaan yang bermunculan saat dengan mendadak mereka mengadakan pernikahan.


Tapi, Richo memberi keterangan jika memang mereka sudah merencanakan pernikahan putrinya dengan salah satu pengusaha muda.


sedangan Jessi yang di tanya hanya tersenyum menanggapi ucapan suaminya, bahkan Jessi bungkam saat di tanya salah satu wartawan.


Biar bagaimanapun semua nya akan tau kenapa mereka mengadakan pernikahan mendadak.


****


Saat pagi hari tiba, indah akan memulai pagi ini seperti biasa di mana dia akan mulai masuk kuliah kembali.


Biar bagaimanapun dia harus melanjutkan pendidikan nya, dia akan menggunakan uang peninggalan kedua orang tua nya.


"Sayang sarapan dulu nak " ucap Dini.


"Sayang mau sarapan pakai apa " ucap Dini.


"Nasi sama sup saja " ucap indah, memang dia sudah terbiasa sarapan menggunakan nasi bukan roti.


Sedangkan keluarga Sean terbiasa sarapan hanya dengan roti saja, tapi saat indah hadir di dalam keluarga nya mereka membiasakan menyiapkan dua menu .


"Pakai daging juga ya " ucap dini.


"Boleh ibu " ucap indah.


"Segini cukup " ucap dini.


"Cukup ibu " ucap indah.


"Makan yang banyak sayang " ucap Sean.


"Baik ayah " ucap indah langsung makan sarapan nya.


Setelah selesai sarapan mereka langsung berangkat menuju tujuan mereka masing-masing, yang biasanya Sean berangkat menggunakan mobil berbeda Sekarang enjadi satu mobil karna mereka sepakat menggantikan peran kedua orang tua indah .


Karena sebelumnya Alex sering menceritakan apa yang dia lakukan pada putri nya, itu sebabnya Sean melakukan persis seperti kedua orang tua indah lakukan.


"Oh iya sayang, biasa kau di beri uang saku berapa oleh ibu mu " ucap dini.


"Ah,,,,iya ayah Sampai lupa memberimu uang saku " ucap Sean sambil nyetir.


"Uang saku indah masih ada ibu, ayah " ucap indah.


"Memang nya berapa uang saku mu sayang " ucap dini.


"Masih 500 ribu " ucap indah.


"Memang nya cukup sayang, soalnya teman ibu bilang anak nya juga kuliah di kampus yang sama seperti mu dan dia bilang uang saku nya 5 juta perhari " ucap dini.


"Itu lebih dari cukup ibu, indah satu juta aja susah habisin nya almarhum ibu biasa sampai bingung indah makan apa karna satu juta sebulan gak habis " ucap indah mengingat momen bersama ibu nya.


"Pantas saja ibu mu bingung nak, 1 juta itu ibu mu dapatkan nya hanya untuk orang cek sama dia lah anak nya 1 juta gak habis sebulan " ucap Sean.


"Tapi kita sebagai anak juga gak boleh boros ayah, biar kedua orang tua indah dulu gak susah cari uang tapi kan sebelum itu mereka juga bekerja keras untuk mendapatkan sampai titik sekarang " ucap indah.


"Ibu bangga pada mu nak, mulai sekarang jangan terlalu hemat bantu ibu habiskan uang ayah mu" ucap dini.


Sean hanya menggeleng kepala mendengar ucapan istrinya, jangan kan menghabiskan uang miliknya, uang nya sendiri saja tidak habis oleh nya.


Sedangkan indah hanya tersenyum kecil menanggapi ucapan ibu sambungnya.


"Ayah, bagaimana jika nanti kita pergi melihat mobil " ucap dini.


"Ibu mau ganti mobil "


jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon masukan dan saran nya KK πŸ€—