
"Ayah putri kita hilang " panik Ane, langsung berlari menghampiri suaminya yang berada di dapur.
"Ibu tenang lah, tarik nafas dan keluarkan secara perlahan " ucap Alex.
"Putri kita tidak hilang, dia pergi keluar " ucap Alex.
"Pergi Sama siapa, sudah makan belum, pukul berapa dia pulang, ya ampun bukan nya dia sedang tidak enak badan " ucap Ane.
"Ibu, bisa satu satu bertanya nya ayah bingung ingin jawab yang mana dulu " ucap Alex.
"Ah,,, sudah lupakan cepat hubungi putri kita di mana dia sekarang " ucap Ane.
"Ibu lebih baik ibu mandi, habis ibu baru ayah " ucap Alex mengalihkan topic pembicara.
"Tapi ibu ingin tau di mana putri kita sekarang ayah " ucap Ane.
"Ibu kan habis merawat pasien yang sakit, dan kita tidak tau sakitnya menular bagaimana jika putri kita yang tertular " ucap Alex menakuti istri nya.
"Tidak tidak, enak saja putri ibu tidak boleh tertular penyakit yang ibu bawa, ibu akan mandi sebelum putri kita sampai " ucap Ane langsung menuju kamar mandi.
Saat istrinya pergi mandi, kesempatan Alex untuk menghubungi putrinya.
Sedangkan indah yang di sana, ikut serta membantu apa yang dia bisa, tiba-tiba ponselnya bergetar.
Drrrrr Drrrrrr
"Ayah " ucap indah saat melihat id penelepon.
"Hello ayah " ucap indah di sebrang sana.
"Sayang di mana kau sekarang " ucap Alex.
"Masih di tempat yang sama ayah, kenapa " ucap Alex.
"Pulang lah nak, jangan sampai membuat ibu mu cemas, kau tau sifat ibu mu kan sayang " ucap Alex.
"Baik ayah, indah akan sampai dalam waktu 15 menit " ucap indah.
"Jangan ngebut sayang " ucap Alex.
"Siap komandan " ucap indah sebelum menutup telepon nya.
"Bimo antar aku pulang " teriak indah.
"Baik queen " ucap Bimo.
Baru saja indah naik di atas motor, dengan kurang ajarnya Bimo melajukan motornya.
Bughhhh
"Kau cari mati " teriak indah.
"Maaf Queen, habis motor nya keren " teriak Bimo .
Ya, ini motor pertama yang dia dapat hasil balap liar yang di menangkan oleh indah.
"Awas " teriak indah, saat anggotanya hampir saja menambak mobil sport mewah yang ada di persimpangan.
"Kau ingin mati, jangan membawa diri ku " teriak indah.
"Maaf Queen " ucap Bimo.
"Awas " teriak alaric, yang berada di dalam mobil.
"Maaf tuan, apa anda terluka " ucap asisten alaric.
"Tidak " ucap alaric sambil mengusap keningnya yang terbentur kursi pengemudi.
Alaric langsung melihat kenapa asisten nya berhenti mendadak, dia bisa melihat jika di sana ada sebuah motor yang melaju dengan kecepatan tinggi.
"Apa mereka tidak takut mati " ucap alaric.
"Sepertinya tidak tuan " ucap asistennya.
"Bisa kita lanjutkan perjalanan kita tuan " ucap asisten nya lagi.
"Emmmm " hanya deheman sebagai jawaban alaric.
****
Sedangkan indah dan Bimo yang sudah mendekati kompleks dia langsung turun, biar tidak menimbulkan fitnah .
"Nak indah naik apa " tanya petugas .
"Tadi di antar teman sampai depan om " ucap indah .
"Tumben, biasanya sampai sini " ucap petugas piket heran.
"Teman lagi buru-buru om, jadi indah turun di sana " ucap indah.
"Begitu ya " ucap petugas piket.
"Indah pulang dulu om, semangat bertugas " ucap indah.
"Indah pulang, ayah ibu " teriak indah.
Ane yang berada di kamar mandi mendengar suara putrinya langsung mengambil jubah mandi, setelah selesai memakainya Ane langsung keluar.
"Sayang " teriak Ane.
"Ayah, ibu " ucap indah.
"Sayang sudah ayah bilang jangan " ucapan Alex terhenti saat mendengar suara istrinya
"Ya ampun sayang kenapa pakaian kotor sekali " ucap Ane, jelas karna Hoodie yang di di gunakan indah bewarna hitam jadi terlihat jelas debu nya.
"Ibu itu, kami pergi ke rumah nenek sahabat ku dan jalan nya berdebu " bohong indah.
"Tangan mu juga merah sayang, pasti sakit bersihkan dulu badan mu biar ibu beri salap nanti tangan mu " ucap Ane.
"Ibu ini hanya merah biasa " ucap indah.
"Sayang pergi mandi sana " ucap Alex.
"Baiklah, indah mandi dulu " ucap indah langsung mengambil jubah mandi nya .a
"Ini semua karna ayah " ucap Ane.
"Kenapa salah ayah si Bu " ucap Alex bingung.
"Jika putri kesayangan ibu sakit, itu semua salah ayah sudah memberi nya izin " ucap Ane langsung masuk ke dalam kamarnya.
"Ternyata benar jika pria tempat nya salah " ucap Alex.
Setelah Ane selesai menggunakan pakaian nya, dia menunggu di ruang keluarga sederhana yang ada di rumah mereka, dan tak lupa semua peralatan dokter nya ada di atas meja.
"Sayang setelah pakai pakaian langsung ke mari " ucap indah saat melihat putrinya yang sudah keluar dari kamar mandi.
"Baik ibu " patuh indah.
Karena kamar mandi hanya ada satu, sekarang giliran Alex yang pergi membersihkan diri, dan setelah Alex langsung keluar dengan handuk yang melingkar di pinggangnya .
Dan di sana juga sudah ada istri dan putrinya yang berada di ruang keluarga.
"Apa perih sayang " ucap Ane yang memberi salap di telapak tangan putrinya.
"Sedikit " jujur indah.
"Kenapa bisa begini sih sayang " ucap Ane.
"Indah ikut membantu renovasi rumah nenek sahabat indah ibu " ucap indah.
"Aduh sayang itukan pekerjaan laki-laki, lain kali jangan ya nak ini pasti habis angkat yang berat-berat " ucap Ane.
"Maaf ibu, indah sudah membuat ibu khawatir " ucap indah .
"Tidak apa-apa sayang, lain kali jangan ulangi " ucap Ane.
"Indah tidak janji ibu " ucap indah.
"Sudah selesai, ibu pergi masak sebentar " ucap Ane.
"Biar indah bantu " ucap indah ingin bangun dari duduk nya.
"Tidak tidak, kau istirahat saja biar ibu masakan apa yang ingin kau makan " ucap Ane.
"Indah pengen SOP buatan ibu " ucap indah.
"Okey, ibu akan buatkan jangan ke mana-mana nonton saja di sini " ucap Ane.
"Terima kasih ibu " ucap indah.
Setelah kepergian Ane, bertepatan dengan Alex yang baru keluar dari kamar.
"Ayah " ucap indah.
"Ayah jaga putri ibu " teriak Ane yang berada di dapur.
"Maaf ayah " Ucap indah yang mendengar teriakan ibu nya.
"Tidak apa sayang, kau tau jika ibu khawatir pasti begini " ucap Alex, indah mengangguk.
"Ayah sudah berpesan jangan ngebut tadi " ucap Alex.
"Maaf ayah, habis motor baru jadi bawaan nya ingin ngebut " ucap indah.
"Motor baru "
Jangan lupa untuk mampir di karya terbaru author yang berjudul Little Queen, di mana yang menceritakan kisah kehidupan Ara kecil ππ
Promo novel terbaru, jangan lupa untuk mampir ππ»