Lady Queen

Lady Queen
Episode 46



Masih di posisi yang sama, di mana sepasang suami istri yang bingung dengan sebuah bangunan besar yang mereka datangi.


"tempat apa sebenarnya ini " ucap Sean.


Sedangkan indah, yang sudah menghentikan mobilnya.


"Ibu ayo kita keluar " ucap indah.


"Tidak sayang , ayo kita pergi bagaimana jika mereka berniat jahat " ucap dini.


Tapi sayang, masing-masing dari mereka membuka pintu mobil .


"Queen " ucap pria yang membuka pintu mobil.


"Nyonya " ucap nya membungkukkan badan


"Tuan selamat datang " ucap pria yang juga membuka kan pintu mobil Sean.


"Ibu ayo " ucap indah.


Dengan wajah takut takut, dini keluar dari mobil dan langsung berlari menghampiri indah.


"Ayah " ucap indah.


"Queen " sambungan mereka menundukkan badan nya.


"Ayah seharusnya ayah yang datang ke mari , tapi indah harap ayah dapat melihat semua ini dan maaf ibu jika sebelumnya indah sering berbohong " indah membatin.


"Nak " ucap Sean


"Ayah ibu, ini markas yang indah bangun bersama mereka " ucap indah.


"Jadi ini tempat nya, megah sekali " kagum dini.


"Kau hebat nak " ucap Sean.


"Queen selamat datang di markas " ucap king Faaz.


"Bukan nya kau " dini tak melanjutkan ucapannya.


"Nyonya benar, saya pria yang di gerbang kampus tadi " ucap king Faaz.


"Ayo kita masuk ke dalam ibu, ayah " ucap indah.


Seharusnya kedua orang tua indah yang melihat kemegahan markas, yang sudah putrinya dirikan demi menegakkan kebenaran tapi Tuhan berkata lain, tapi indah masih bersyukur masih bisa membawa kedua orang tua sambung nya .


"Di mana ruangan ku " ucap indah.


"Mari saya tunjukan Queen " ucap king Faaz menuju ruangan yang tertutup rapi.


"Silahkan masuk " ucap King Faaz, pada satu ruangan .


Di sana juga sudah tersusun rapi foto indah, Alex dan Ane mereka Sengahja memajang foto kedua orang tua indah, karna mereka mendapatkan surut izin negara telah membangun markas ini, semua itu di lakukan oleh ayah tercinta indah.


Mereka akan mengingat jasa-jasa pahlawan bagi mereka, karna tanpa Alex mereka tidak akan bisa berdiri sendiri.


"Ayah ibu " ucap indah.


"Alex, kau pasti bangga sudah memiliki putri seperti nya " Sean membatin.


"Ane kau sangat beruntung sudah memiliki putri seperti nya, dan aku berjanji akan merawat dan menjaga putrimu seperti kau merawat dan menjaga nya, terima kasih sudah melahirkan putri cantik seperti indah " ucap dini membatin.


Setelah melihat ruangan untuknya, mereka memutuskan untuk berkeliling melihat markas mereka.


"Kau pasti sudah menyiapkan segala nya " ucap Indah sambil memandang tempat latihan.


"Aku hanya menyiapkan waktu yang tepat untuk membalas mereka " ucap king Faaz.


"Bulan depan, mereka akan melakukan penjualan barang haram di gudang tua sebagai timur " ucap king Faaz.


"Bagaimana dengan istrinya " ucap indah.


"Akhir-akhir ini Nyonya Jessi jarang berkeliaran " ucap king Faaz.


"Apa karna putri nya yang hamil di luar nikah " tebak indah.


"Jessi man yang kalian maksud " ucap Dini.


Ya dini dan Sean juga ikut mengelilingi markas, yang didirikan indah.


"Ibu pasti mengenal nya, dia rekan kerja ibu " ucap indah.


"Maksud mu jaksa Jessika " ucap dini.


"Iya ibu benar " ucap indah.


"Dia sangat baik, apa dia melakukan sesuatu " ucap Dini


"Tidak lebih tepatnya, suaminya " ucap indah.


"Ya ampun kasian sekali dia, tidak anak, suami membuat masalah , aku sampai kasian melihat nya " ucap dini.


"Apa yang akan kalian lakukan pada suaminya " ucap Sean .


"Tapi waktu pernikahan kalian semangkin dekat, bagaimana jika selesai menikah baru kita sama-sama menjalankan misi nya " ucap dini.


"Apa tidak terlalu lama " ucap Sean, yang sudah tidak sabar memberi pelajaran pada si pelaku.


"Aku akan mencari waktu yang tepat, kalian urus saja pernikahan indah " ucap king Faaz.


"Kau tidak perlu bantuan kami " ucap Sean.


"Kami akan mengatasi nya, jika kami kita sanggup kami akan menghubungi indah " ucap king Faaz.


"Itu tidak buruk " ucap Sean.


Setelah membicarakan misi mereka, mereka memutuskan untuk pulang ke mansion utama karna hari sudah mulai gelap.


"Ayah akan mengikuti kalian dari belakang " ucap Sean.


"Kami pamit " ucap indah.


"Hati-hati " ucap king Faaz.


"Selamat jalan Queen " ucap mereka menunduk saat mobil yang indah dan Sean mulai menjalankan mobilnya.


"Sayang ibu boleh bertanya sesuatu " ucap dini.


"Tentu saja boleh ibu " ucap indah.


"Apa ibu mu mengetahui markas yang kau bangun " ucap dini.


Indah sempat terdiam, karna dia belum sempat jujur dengan ibunya tentang semua ini.


"Indah sangat menyesal tidak bisa jujur dengan ibu, padahal indah akan mengajak ayah dan ibu saat markas yang indah bangun sempurna tapi sayang, Tuhan berkata lain " ucap Indah.


"Maaf sayang sudah membuat mu bersedih, tapi mereka pasti bangga mempunyai putri sehebat diri mu " ucap dini.


"Bukti kan pada mereka, jika kau putri kebanggaan mereka " ucap dini lagi.


Saat mereka sampai di mansion utama, mereka langsung menuju kamar masing-masing karna sebelumnya mereka sudah makan malam di markas, anggap saja perayaan markas mereka.


Next part selanjutnya semoga puas dengan hasil halu author kali ini mohon maaf masih belum bisa crazy up tapi sebisa mungkin update setiap hari ๐Ÿ™