
"Tuan, nyonya lihat di layar monitor " ucap dokter.
"Tidak ada apa-apa " ucap alaric.
"Dokter maksud dokter saya .. " indah tak menyelesaikan ucapan nya.
"Benar nyonya " ucap dokter lagi.
"Sayang " ucap alaric.
"Tuan, anda bisa melihat satu titik seperti biji kacang di sana " ucap dokter lagi.
"Iya, memang nya itu apa " ucap Alaric polos.
Astaga, kenapa suaminya polos sekali bagaimana bisa seorang pemimpin di sebuah perusahaan tidak mengerti dengan semua ini .
Bahkan dokter juga bingung ingin menjelaskan bagaimana lagi, biar alaric paham dengan maksud nya .
"Mas " ucap indah.
"Sayang ada apa " ucap alaric, mendekati istrinya .
Sebelum menjawab ucapan suaminya, indah menggapai tangan alaric dan menyimpan nya di atas perut datar nya.
"Sayang ada apa " ucap alaric.
Oh my God, sudah dengan begini tapi suaminya juga masih tidak mengerti.
"Sayang " ucap indah lembut.
"Di sini ada alaric junior " ucap indah.
"Sayang, maksud sayang hamil " ucap alaric.
"Iya sayang, indah hamil " ucap indah.
"Sayang, Terima kasih " ucap alaric langsung memeluk tubuh indah.
Dokter yang melihat itu hanya bisa mengalihkan pandangan, jiwa jomblo nya meronta-ronta melihat sepasang suami istri yang sangat harmonis ini.
"Ehmm "
"Sayang malu " ucap indah pelan.
"Biar saja sayang " ucap alaric tanpa malu.
Kerna Alaric tidak ingin melepaskan pelukan nya, dengan terpaksa indah yang melepaskan pelukan nya.
"Sayang " protes alaric.
"Nyonya, sudah selesai " ucap dokter.
"Hati-hati " ucap alaric saat indah ingin turun dari brankar rumah sakit.
Mereka langsung duduk di kursi sebelum nya dengan dokter kandungan di hadapannya.
"Dokter kalau boleh saya tau, berapa usia kandungan saya " ucap indah.
"Kandung nyonya memasuki 2 bulan , dan saya sarankan untuk tidak terlalu lelah karna trisemester pertama sangat rentan akan keguguran.
"Apa yang harus kami lakukan biar calon bayi kami baik-baik saja " ucap indah.
"Ada pertanyaan lain " ucap dokter lagi.
"Tidak, Terima kasih dokter " ucap indah.
"Sama-sama nyonya " ucap dokter.
"Kami pamit pulang dokter " pamit indah.
"Hati-hati nyonya " ucap dokter.
Setelah selesai mereka langsung menuju pulang, dan selama di perjalanan tak henti-hentinya indah senyum .
"Sayang Terima kasih " ucap alaric bahagia, sambil menggenggam tangan istrinya dan sekali-kali dia mengecup tangan indah.
Cup
Akhirnya buah jati mereka tumbuh di rahim istrinya.
"Sayang ada yang kau ingin kan " ucap Alaric.
"Emmm,,, tidak tapi apa kita boleh berkunjung di makan ibu dan ayah " ucap indah.
"Tentu saja sayang kenapa tidak, apa sekarang berkunjung nya " ucap alaric.
"Jika mas tidak sibuk indah ingin sekarang " ucap indah.
"Mas tidak sibuk, ayo kita kesana sekarang " ucap alaric.
Dan benar saja tak perlu memakan waktu lama akhirnya mereka sampai di sebuah makam, dan di sini lah mereka di makan Alex dan Ane yang berdampingan.
Mereka langsung mendoakan mendiang ayah, dan ibu nya setelah itu mereka batu menyiram makam Alex dan Ane, dan tak lupa mereka juga menaburi bunga di makan mereka.
" ayah, ibu " ucap indah.
"Maaf jika indah baru bisa berkunjung ke sini " ucap indah dengan mata yang berkaca-kaca.
Ah sekarang mata nya sudah berkaca-kaca, seharusnya di situasi bahagia begini kedua orang tuanya berada di sisi nya, tapi Tuhan sangat menyayangi kedua orang tua nya.
"Ayah ibu, indah hanya ingin mengucapkan terima kasih sudah memilih kan suami yang sangat baik dan perhatian pada indah " indah menjeda ucapan.
"Tapi kedatangan indah kemari tidak hanya untuk berterima kasih saja, indah ingin bilang jika di sini , indah mengusap perut datar nya sebelum melanjutkan ucapannya, sudah ada cucu ibu dan ayah yang hadir ibu dan ayah pasti bahagia bukan " ucap indah .
"Ayah dan ibu, indah sangat bahagia sekarang indah harap ibu dan ayah bisa pergi dengan damai di sana, tunggu indah di sana " ucap indah.
"Sayang " ucap alaric.
"Ayah ibu alaric juga pamit, terima kasih sudah menghadirkan putri secantik indah, alaric tidak berjanji bisa menjaga nya dengan baik tapi Alaric akan berusaha semampu yang alaric bisa untuk membahagiakan putri cantik ayah dan ibu , pergilah dengan damai " ucap alaric.
"Indah pamit ibu ayah " pamit indah sebelum pulang.
"Ayo sayang " ucap alaric.
Mereka langsung meninggalkan pemakaman selesai selesai .
Next part selanjutnya KK dan jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain ๐
mohon dukungan dan support nya ๐ฅฐ