
Bughhhh
"Aaauuu " pekik Marni.
"Hahahaha,,,,kualat sih " ucap Sena, langsung berlari mengambil sepatu yang berada di bawah kaki Marni.
"Indah ini sepatu mu " ucap Sena .
"Kurang ajar " geram Marni langsung menuju indah, ingin memberi pelajaran tapi terhenti oleh indah yang dengan cepat menangkap pergelangan tangan Marni.
"Tangan mu terlalu kotor untuk menampar wajah ku " ucap indah.
"Lepaskan tangan ku bodoh " teriak Marni tepat di hadapan indah.
"Sekali lagi kau panggil aku bodoh maka aku akan memotong lidah mu " bisik indah.
"Kau kira aku takut " ucap Marni.
"Dan tak hanya itu aku juga menyebarkan video mu di sebuah hotel " bisik indah.
Marni langsung diam, dan wajahnya langsung pucat saat mendengar ucapan indah.
"Bagaimana " ucap indah tersenyum miring.
"Menyebalkan " ucap Marni langsung pergi.
"Tidak salah lagi, jika dia wanita itu " king membatin.
"Semoga kita bisa bekerja sama " ucap indah menepuk bahu king Faaz.
"Aku tunggu " ucap king Faaz.
"Kenapa aku tidak ikut sekali " protes Sena.
"Kau sudah ikut kok" ucap indah.
"Indah kau hebat lihat dia pergi " ucap Sena.
"Sudahlah ayo kita lanjutkan perjalanan kita " ucap indah dengan jalan tertatih.
"Sini aku iringi " ucap Sena.
****
Sedangkan wanita cantik yang sibuk dengan pekerjaan, tiba-tiba notivikasi dari seseorang membuyarkan fokus nya.
"Security UEU "
Maaf manggangu keperjakaan anda nyonya, tapi putri anda membuat ulah pada seorang mahasiswa lain.
"Maaf pak, apa dia melukai wanita itu " balas Jessi.
"Sepertinya tidak nyonya, tapi dia berjalan sedikit tertatih " balas security lagi.
"Tolong bawa dia ke ruang sakit, biar nanti saya ke menyusulnya " balas Jessi.
"Baik nyonya, saya akan menemui nya terlebih dahulu " balas security lagi.
"Tidak bisa kah satu hari saja jangan membuat ulah Marni, mom tidak tau lagi harus bagaimana mengajari mu " pusing Jessi.
Ya, dia Sengahja menyuruh security mengawasi aktivitas apa saja yang di lakukan putrinya semasa di kampus, walau security tidak melihat setidaknya dia akan mendengar apa yang sudah putrinya lakukan di sana.
Sedangkan di dalam kelas, indah langsung duduk di kursinya saat dia membuka sepatu sneaker nya, kakinya sudah bengkak .
"Ya ampun pakai acara bengkak segala " ucap indah.
"Indah coba beri minyak ini " ucap Sena.
"Minyak apa itu " ucap indah.
"Sini biar aku oleskan minyak nya " ucap Sena.
"Tidak, tidak biar aku saja Sena " ucap indah langsung mengambil minyak yang ada di tangan Sena.
"Biar aku saya indah " ucap Sena.
"Tidak sopan nama nya jika orang lain yang memberikan obat pada kaki ku " ucap indah.
"Kan aku cuma membantu mu " ucap Sena.
"Selagi aku bisa biar aku saja, lagian ini kaki ku memangnya kau tidak jijik apa " ucap indah.
"Kenapa harus jijik, kan kita semua sama " ucap Sena.
"Sudah selesai, ini minyak mu Terima kasih " ucap indah.
"Permisi nona " ucap security.
Indah yang menggunakan kembali sepatunya, langsung mendongak ke arah suara.
"Ada apa om " ucap Sena.
"Tadi saya tidak Sengahja melihat nona hampir di tabrak, apa perlu di bawa ke rumah sakit " ucap security lagi.
"Tidak perlu pak, saya tidak apa-apa hanya terkilir sedikit itupun sudah di beri minyak " ucap indah.
"Yakin nona " ucap security lagi.
"Yakin pak, nanti juga sembuh sendiri kok " ucap indah.
"Dosen sampai " teriak mahasiswa yang baru masuk dalam kelas.
"Kalau begitu bapak keluar dulu nona " pamit security.
"Hati-hati pak " ucap indah.
"Ada apa pak Arman " ucap dosen yang berpapasan dengan security bernama Arman.
"Tadi saya tidak Sengahja nona yang duduk di ujung sana hampir di tabrak, jadi saya ingin menawarkan untuk membawanya ke rumah sakit tapi dia bilang hanya terkilir saja " ucap security.
"Siapa pelakunya " ucap dosen.
"Nona Marni " ucap security.
"Selalu saja dia yang membuat onar " ucap dosen tak habis pikir.
"Baiklah pak Arman, saya masuk dulu " pamit dosen.
Sedangkan security bernama Arman langsung mengirim kan pesan pada orang di sebrang sana, setelah selesai pak Arman langsung mengirim pesan pada orang di sebrang sana.
****
Sedangkan Jessi yang menerima pesan tersebut langsung membuka nya.
Isi pesan :
Nyonya, dia tidak mau di bawa ke rumah sakit dan dia bilang hanya terkilir saja .
"Dia pasti di didik dengan baik oleh orang tua ny " ucap Jessi setelah membaca pesan tersebut.
...Visual : Indah ...
Yang setuju dengan visual indah, tinggalkan jejak di bawah dan jika tidak sesuai mohon rekomendasi kan ππ»