Lady Queen

Lady Queen
Episode 20



"Cantik " ucap alaric, Saat indah dan Ane yang menuju ke ruang tamu.


"Maaf nak, hanya ala kadarnya " ucap Ane.


"Maaf sudah merepotkan Bu " ucap alaric tidak enak.


"Sini biar ibu bantu, kau duduk di samping ayah sayang " ucap Ane.


"Baik Bu " ucap indah patuh.


"Perkenalkan dia putri saya, indah " ucap Alex.


"Ya, saya sudah mengetahuinya " ucap alaric.


"Tuan " senggol asistennya.


"Maksudnya " ucap Alex bingung.


"Ah maksud saya, saya pernah melihatnya di kampus ( UEU ) " ucap alaric cepat.


"Ah, begitu saya kira bagaimana " ucap Alex.


Setelah berbincang-bincang akhirnya mereka makan malam, saat waktu sudah memulai menunjukan pukul delapan malam.


"Silahkan di makan nak, maaf jika makan malam nya hanya sederhana " ucap Ane.


"Ini makanan yang sangat lezat yang pernah saya coba " ucap alaric.


"Istri saya memang pinter masak " ucap Alex.


"Nambah lagi makan nya nak " ucap Ane.


"Memangnya boleh Bu " ucap alaric.


"Tentu saja boleh, apa perlu habiskan semua nya " ucap Ane.


"Iya benar tuan,sering sering lah berkunjung di rumah kami " ucap Alex.


Sedangkan asistennya alaric hanya menggeleng saja, memang benar makanan nya enak,sedangkan Alex hanya tersenyum.


Setelah selesai makan malam mereka langsung kembali menuju ruang tamu.


"Sayang puding yang kau buat tadi di bawa keluar saja " ucap Ane.


"Itu tidak enak ibu, nanti ibu dan ayah malu " ucap indah.


"Ibu sudah mencicipi nya tadi, enak kok " ucap Ane.


"Nanti jika tidak enak indah tidak mau tanggung jawab, jika ayah malu " ucap indah.


"Tidak akan, percaya sama ibu " ucap Ane.


"Baiklah " ucap indah.


"Maaf mengganggu, silahkan di mkan puding nya " ucap indah.


"Sepertinya enak " ucap alaric.




"Silahkan di makan nak " ucap Alex.


"Siapa yang membuatnya, enak sekali " ucap alaric setelah mencicipi puding rasa coklat.


"Yang ini juga tidak kalah enak tuan " ucap asisten.


"Tentu saja suka " ucap alaric.


"Calon istri idaman memang " ucap alaric pelan.


UUUHHHUUUKKK


"Ayah pelan-pelan makan nya " ucap ane langsung mengusap punggung suaminya.


"Ayah " ucap indah.


"Sudah sudah lebih baik " ucap Alex.


"Tuan maaf jika saya salah " ucap alaric.


"Tidak, tidak sama sekali " ucap Alex.


Setelah mencicipi puding buatan indah, dan berbicara sedikit akhirnya mereka memutuskan untuk pulang karna hari sudah semangkin larut.


"Terima kasih atas jamuan nya, enak sekali " ucap alaric sebelum pergi .


"Terima kasih sudah Sudi mengunjungi rumah sederhana kami nak " ucap Ane.


"Tapi tunggu sebentar " ucap Ane langsung masuk ke dalam.


"Ini, ibu lihat kau sangat suka dengan puding nya bawa lah " ucap ane membungkus kan puding yang putri nya buat.


"Jadi merepotkan " ucap alaric tidak enak.


"Tidak sama sekali, sering sering berkunjung kemari " ucap Ane.


"Jika kau serius datang bawa orang tua mu nak " ucap Alex.


"Maksud nya " ucap alaric bingung .


"Kau pasti mengerti " ucap Alex.


"Tuan mari " ucap asistennya.


"Baiklah saya permisi, sekali lagi terima kasih atas jamuan dan bekal nya " ucap alaric .


"Hati-hati di jalan " ucap Alex.


Sebelum mobil mereka jalan, mereka membunyikan klakson mobil mereka.


"Ayah apa maksud dari ucapan ayah tadi " ucap Ane.


"Ibu pasti tau, cara dia memandang putri kita berbeda " ucap Alex.


"Apa dia menyukai putri kita maksud ayah " ucap Ane.


"Kita lihat saja nanti " ucap Alex langsung masuk ke dalam, dan mereka melihat indah yang sedang mencuci piring.


"Sayang kau istirahat saja, besok pagi kau masuk kuliah biar ibu yang bereskan " ucap ane saat melihat putrinya yang mencuci bekas makan malam mereka.


"Tapi ibu " ucap indah.


"Ibu tidak menerima penolakan, ayo istirahat sebelum itu cuci wajah nya " ucap Ane.


"Baik ibu, indah tidur dulu " ucap indah.


"Selamat malam ayah,ibu " pamit indah.


"Malam sayang " ucap mereka bersamaan.


Jangan lupa untuk mampir di karya author yang lain dan mohon masukan dan saran nya ๐Ÿ™