
"Bismillahirrahmanirrahim Saya nikahkan dan saya kawinkan engkau saudara Refan Alaska Dirgantara bin David Dirgantara dengan anak saya yang bernama Refiandra Izza alexander binti Ricko Alexander dengan maskawin berupa uang tunai sebesar 71 juta Euro dibayar tunai!!" kata penghulu mengucapkan ijab kabul. Refan menarik nafas nya dalam.
"Saya terima nikah dan kawinnya Refiandra Izza Alexander binti Ricko Alexander dengan maskawin tersebut dibayar tunai!!" ucap Refan lancar jaya tanpa jeda hanya dengan satu kali hembusan nafas.
"Bagaimana para saksi, Sah?"
"SAH?!!!" jawab serentak seluruh keluarga dan tamu undangan yang hadir.
"Alhamdulillah blablabla" doa dari penghulu itu menjadi awal dari kisah baru Refan dan Izza melalui jalan halal nya.
Hampir seluruh tamu yang menghadiri pesta sekaligus ijab kabul malam ini di buat terkejut penuh takjub oleh jumlah maskawin yang di berikan oleh Refan kepada putri mahkota Alexander itu. Tembus 1 triliun lebih. Tentu nilai yang sangat fantastis karena mengingat maskawin itu adalah murni dari Refan sendiri tanpa bantuan dari orang tua nya. Refan memang sudah mengatakan pada David kalau ia tak mau papa nya itu ikut campur dalam hal maskawin.
'Kalo papa sama mama mau ngasih hadiah ke menantu kalian, kasih sendiri aja ga papa. Tapi urusan maskawin, kalian ga usah ikut campurin ya?' begitulah kata Refan saat itu. maka dari itulah David dan Alice sudah menyiapkan sebuah hadiah khusus untuk menantu kedua mereka.
'Ini laki gue dapet ide darimana bisa pake Euro segala? Mana ga bilang-bilang ke gue.' batin Izza di dalam semoga yang mengaamiinkan doa dari penghulu yang menikahkan dirinya dengan Refan tadi.
"Sekarang sudah bisa langsung tukar cincin." suruh penghulu tadi. Alice pun maju dan memberikan kotak putih berisikan sepasang cincin pernikahan untuk anak dan menantu nya.
Dimulai dari Izza yang melingkarkan cincin pengikat mereka di jari manis Refan, lalu di akhiri dengan mencium punggung tangan laki-laki yang saat ini sudah resmi sah secara agama maupun hukum menjadi suami nya.
Melakukan hal yang sama, Refan sendiri juga turut melingkarkan cincin cantik bertabur berlian itu di jari manis istri nya yang tampak semakin mempesona malam ini dengan balutan gaun pengantin putih dengan aksesoris cantik penuh gemerlap berlian yang telah mereka persiapkan jauh-jauh hari lalu.
Setelah melingkarkan simbol ikatan hubungan itu, Refan pun mencium kening istrinya dengan penuh kasih. Tepuk tangan ricuh terdengar mengiringi kebahagiaan tak terhingga dari kedua mempelai. Mereka ikut bahagia atas bersatunya seorang Refan dengan Izza si putri kesayangan Alexander itu.
Satu lelehan air mata Izza lolos dari pelupuk mata nya. Refan yang sadar dengan hal itu langsung menyeka nya perlahan.
"Hey are you okay? Why are you crying beib?" tanya Refan lembut. Izza menggeleng dengan senyum cantik.
"Im okay, I just feel so happy tonight. thank you for keeping your promise." jawab Izza langsung memeluk Refan. Entah kapan pula sepasang pengantin baru ini sudah berdiri berhimpit. Sepasang pengantin yang mesra itu makin menambah sorak ramai dari para tamu.
...****************...
"Gue masih syok anying sama nominalnya si Refan, main gila tuh anak!!" ucap Zaki geleng-geleng tak percaya.
"Sama Jak! 71 juta bukan di Rupiah ngab, tapi pake Euro. Emang joki handal dia." sahut Rafi.
"Itu juga ada maknanya brader... Bukan sembarang nominal tuh!" sahut Reza yang sedikit tau tentang maskawin yang di berikan oleh Refan kepada adik kembarnya.
"Apaan tuh artinya?" tanya mereka bersamaan.
"Satuan tanggal pernikahan, dan Euro itu karena Izza asli Paris. Makanya ikut mata uang Perancis." jawab Reza menjelaskan.
"15 November 2025?" tanya Salma heran. Reza mengangguk.
"Iya Sal. Kalo di tambah semua jadi 71." jawab Reza lagi. Mereka pun manggut-manggut mengerti.
"Terus kenapa harus juta Euro? 71 juta beuh tembus triliun di Rupiah tuh anying!!" pekik Zaki geleng-geleng kepala.
"Yakali 71 Ribu? Seorang Refan mah ga bakalan pake satuan ribu doang." sahut Reza membuat teman-temannya ber oh ria. Ada benarnya juga, yakali seorang putra Dirgantara memberi mahal dengan satuan Ribuan saja? Ya meskipun dengan mata uang Euro, ya tetap saja kata 'Ribuan' tak mungkin di gunakan oleh seorang Refan apalagi untuk meminang sang pujaan hati.
"Wah si Ipin udah duluan aje berlayar nya." celetuk Diva geleng-geleng kepala takjub melihat kedua sahabatnya yang dulu paling bucin kini sudah membuktikan kebucinan mereka di depan semua orang.
"Couple favorit gue dari dulu tuh!!" jawab Salma yang berdiri di samping Ilham.
"Iya, ga rugi juga mereka bucin dari dulu. Endingnya beneran jadi dong!!" sahut Tania heboh.
"Iya Tan, mereka mah enak meskipun ada putusnya tapi endingnya tetep balikan. Lah gua?" sahut Diva menunjuk dirinya sendiri dengan jari telunjuk.
"Ekhemmm ada kode nih ada kode!!" seru Rafi berdehem di sebelah Tania. Tentu saja sepasang kekasih itu akan selalu bersebelahan di acara seperti ini.
"Ahha iya iya gue ngerti... Aa Jaki dapet serangan kode nih dari Dipa." sahut Reza menyenggol-nyenggol lengan Zaki. Zaki memasang wajah sok polos nya.
"Gue terus yang kena." keluh Zaki mengelus dada nya. Sepaket geng sengklek itu tertawa melihat komuk pasrah dari seorang Zaki Aidan.
"Cieee Dipa sama Jaki malu-malu tapi mau cieee." ledek Leon menaik turunkan alis nya. Cowok berkemeja lengkap dengan jas itu tampak puas menertawakan si jomblo Zaki dan Diva. Anggap saja ini adalah upaya balas dendam Leon yang dulu semasa SMA sering di ledek oleh Zaki dan Diva karena ia dulu LDR dengan pacar nya.
"Yee songong lu yon! Mentang-mentang udah ngegandeng cewek aja lu SOMBONG AMAT!!" semprot Zaki ngegas.
"Gua tandain muka lu yon!" sungut Diva yang juga ngamuk. Mereka semua tertawa lagi. Memang momen saling lempar ejekan dan bullyan seperti inilah yang paling mereka rindukan dan yang selalu mereka tunggu untuk reuni.
"Udah sih balikan aja ngapa? Gue tau lo berdua masih saling suka ye kan? Banyak gaya sih pake acara putus nyambung segala!!" celetuk Ilham mendorong bahu Zaki. Zaki mendelik.
"Ga usah dorong-dorongan nyet!! Kita ga lagi antre sembako!!" omel Zaki galak.
"Setuju sama Ilham! Balikan gih cepet... Geng kita nih cuma lu berdua yang beda jalan sendiri." sahut Ajeng membenarkan suruhan Ilham tadi.
"Iya Zak, saran gue sih mending lo balikan aja sama yayang Diva kesayangan lo ini... Daripada nyari cewek baru juga lo ga dapet-dapet yang sefrekuensi kan sampek sekarang? Itu artinya tuhan udah ngasih lo tanda dan kode kalau jodoh yang tuhan kasih buat elo ya cuma Diva ini doang. Balikan aja gih!!" cerocos Kennath yang selalu saja seperti ini, jarang ngomong sekalinya ngomong ga ada henti nya.
"Iya Div sono balikan!! Kemana-mana sendiri mulu sejak putus." ucap Rafi menepuk-nepuk pundak Diva. Diva melotot garang.
"Lo pikir apaan enak banget main suruh?!" omel Diva.
"Gue kasian lo sama Jaki sama-sama sendirian mulu Dipa..... Masa iya kondangan kagak bawa calon." jawab Rafi gemas mengetok kepala sahabatnya yang paling cerewet dan bawel itu.
"Enak aja! Tania ya couple sama gue, lu sama Jaki aja sono hussyuuhh!!" sangkal Rafi mengusir Diva. Diva cemberut.
"Wah Rap jahat lu, gua tandain juga muka lu!!" sungut Diva melas. Lagi-lagi sorak ramai penuh tawa terdengar dari gerombolan alumni perusuh SMA Garuda itu.
"Jangan lupa nanti di acara Kennath bawa doi semua ah, ga seru nih kalo masih ada yang perang dingin jomblo-jombloan." celetuk Leon masih mood membully kawan nya. Sesuai yang di katakan Kennath pada Reza dan Ajeng tempo hari, kalau ia dan Syila akan segera menikah.
"Nah iya tuh! Lu berdua harus udah baikan pas itu, kalo enggak lu berdua gue jodohin sama orang WO HAHA." sahut Reza ngakak.
"Ga tau diri lu berdua!" ketus Diva kesal.
"Div!" panggil Zaki. Bukan hanya Diva, tapi semua teman-temannya pun ikut menoleh.
"Apa?" tanya Diva agak gugup. Pasalnya memang semenjak Diva menolak Zaki saat minta balikan beberapa minggu yang lalu, Diva tak pernah lagi mendengar suara Zaki. Dan ini adalah kali pertama Zaki bersuara pada Diva.
"Follow me." ucap Zaki yang langsung menggandeng tangan Diva untuk pergi entah kemana, yang jelas ia ingin bicara empat mata saja.
"Fiuwiitttt gas langsung Jak!!" teriak Reza heboh.
"Tembak aja tembak!!" sahut Ilham tak kalah heboh.
"Berisiknya masih masyaallah aja sampek sekarang." ucap Rayhan yang mendekat ke arah mereka sendirian.
"Wohoo lord Rayhan kita!!" sapa Rafi bertosria bersama Rayhan. Mereka memang sudah tak pernah bertemu lagi sejak lama.
"Lama ga jumpa, sekalinya jumpa udah jadi hot daddy aja nih." celetuk Leon. Terakhir kali Leon dan Rayhan bertemu ya saat Rayhan menggelar pesta pernikahan nya satu tahun yang lalu karena Leon tinggal di New York.
"Ke sana yuk? Lo semua pada di tungguin noh sama Refan sama si bocil juga." ajak Rayhan. Mereka pun mengangguk dan berjalan mendekat ke arah pelaminan dimana Izza dan Refan sibuk dengan acara nya di singgasana megah semalam nya itu.
...****************...
"Woeeee brader gue udah mau ehhem aja nih!!" seru Rafi memeluk Refan dengan gentle.
"Gua tunggu lo nyusul sama Tania." jawab Refan enteng. Rafi mengangguk santai.
"Itu sih bisa di atur, Fan gue boleh meluk istri lo dong? Kan dia temen gue." jawab Rafi yang hendak memeluk Izza tapi buru-buru di seret menjauh oleh Refan.
"Ngawur!! Istri gua ya punya gua doang!!" omel Refan garang. Rafi tertawa.
"Gue cuma ngecek seberapa tinggi posesif lo, dan ternyata semakin meningkat haha." sahut Rafi tertawa.
"Kuy foto kuy!!" ajak Leon bersemangat.
"Gas!!" sahut semua nya serempak.
"Eh eh bentar... Ada yang kurang ga sih? Ah iya Diva sama Jaki kemana?" tanya Izza menghentikan para sahabatnya yang hendak menata tempat.
"Ga tau tuh tadi berdua kel-"
"IPIIINNNNN!!!" teriak Diva yang tiba-tiba sudah berjalan naik ke atas pelaminan. Cewek cantik bersuara kaleng rombeng itu lantas memeluk erat sahabatnya.
"Aaaa Ipin udah menempuh hidup baru dong, Samawa sayangku!!" pekik Diva kegirangan. Izza terkekeh.
"Iya makasih, lo juga buruan nyusul gih. Tapi harus sama Jaki!" jawab Izza di akhiri dengan request seenak jidat. Diva mengangguk samar. Entah apa pula yang terjadi padanya dan Zaki selama menghilang berdua tadi.
"Udah ah yuk foto bareng.. Mumpung si Kennath sama calon nya ada juga nih kuy!!" seru Diva. Geng sengklek dengan tambahan personil baru itu pun berfoto bersama dengan Raja dan Ratu semalam itu, alias Refan dan Izza.
"WOEEE GUE IKUT LAH!!" teriak Dimas yang langsung melompat naik ke atas pelaminan dengan gaya petakilan nya yang tak pernah berubah sejak SMA dulu. Akhirnya mereka pun berfoto lagi dengan tambahan personel Rafael, Rayhan, Dimas, Ivan, Rayhan, Marsha dan juga Rendy.
Tak habis sampai di situ, setelah sesi foto bersama teman-teman SMA nya selesai. Refan dan Izza ingin mengabadikan momen mereka bersama Saudara nya, karena tadi sudah selesai foto bersama keluarga besar. Kini mereka ingin berfoto hanya dengan Rendy, Rayhan, Reza dan Rafael saja.
Ada banyak adu gaya foto yang mereka lakukan. Mulai dari foto gaya SWAG berenam, lalu dengan gaya seolah Izza di lindungi oleh ketiga kakak nya sedangkan Refan bergaya seolah sedang berkomplotan dengan Rafael, kembaran nya. Dan diakhiri dengan satu gaya foto terakhir, yaitu Refan dan Izza yang akhirnya bergandengan berdua sedangkan Rendy, Rayhan, Reza dan Rafael mojok berempat seolah merasa ditinggalkan oleh saudara mereka.
Woii tolong!! Siapa yang jadi pengen nikah di anter sama kakak nya? Ngaku kalian semua!! Author juga pengen woi, tapi apalah daya malah jadi anak sulung.
"Ekhemm bang Rendy bang!!" panggil Refan setelah acara adu gaya foto mereka selesai. Rendy yang sedang berbicara dengan Rafael pun menoleh. Izza juga ikut menatap Rendy, kenapa Refan memanggilnya?
"Apaan?" tanya Rendy menaikkan sebelah alis nya. Satu alis Refan berjingkat sebagai sebuah kode. Rendy makin mengerutkan kening nya karena tak mengerti sama sekali maksud dari Refan.
"Lihat nih!" suruh Refan, belum sempat Rendy bertanya lagi. Izza yang sedari tadi menyimak pun mengikuti arah perintah dari suami barunya ini, Izza menatap arah wajah Refan yang kini juga mengarah kepadanya dengan sedikit menunduk.
Cups
Sebelum Izza bersuara, Refan sudah nyosor duluan kepadanya, tepat sasaran dan membuat kedua bibir mereka merasakan kenyal dan mantap di saat bersamaan. Setelah itu, Refan menaikkan sebelah alisnya dengan tanpa dosa seolah mengejek Rendy yang selama ini selalu melarang Refan terlalu intim kepada adik nya.
Baik Rendy maupun Izza sama-sama melotot kaget.
"Wah nyali nya oke juga tuh anak!!" seru Reza bertepuk tangan.
"Berani juga nantangin malaikat maut." sahut Rayhan yang juga memberi oplos kepada adik ipar baru nya tadi.
"Kalem! Punya banyak nyawa cadangan dia tuh." sahut Rafael terkekeh.
"Main cakep lu ye!!" gerutu Rendy dengan satu helaan nafas panjang dan pasrah. Ya mau bagaimana lagi? Adik kesayangannya itu kini sudah resmi menjadi istri Refan dan sepenuhnya pula jadi milik nya.
"Haha kacian banget ga bisa malah-malah ke Refan lagi ulululuuuuu abangku sayang!!" seru Izza tertawa kecil. Mereka semua tertawa melihat wajah kesal Rendy yang tertahan.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA KAK🥰🥰
Satu pertanyaan buat semua readers nih! Kalian mau lanjut ke episode full malam pertama ZaFan atau langsung skip ke surprise dari keluarga Dirgantara? Vote terbanyak yang aku ikutin ye🤣