
"Selamat pagi mantan sad girl ahahha." sapa Andin saat bos nya datang.
"Sialan lo!" sungut Izza kesal.
"Trending nomor satu bos, hebat banget dah bangga gua!!" salut Andin sambil mengikuti langkah Izza yang memasuki ruangan besar nya.
"Trending apaan?" tanya Izza heran.
"Astaga punya bos hebat otak nya juga encer, tapi kudet nya kebangetan!! Makanya nonton berita dong." gerutu Andin emosi sendiri.
"Berita pertunangan kamu sama Refan udah meluas, semua orang-orang di dunia bisnis udah tau." celetuk Darrel yang tiba-tiba muncul. Izza mengeryit.
"Kok bisa? Perasaan semalem acaranya tertutup, ga ada konferensi pers juga." tanya Izza heran. Andin memutar bola mata nya malas.
"Kan kalian berdua ngepost di instagram, ya jelas lah pada tau semua." jelas Andin. Izza manggut-manggut.
"Oh!" setelah itu pun Izza masuk ke dalam ruangan.
"DARREL LO NUNGGU APAAN? AYO KERJA WOY!!" teriak Izza dari dalam ruangan karena Darrel tak kunjung masuk.
"Iya bos siap!!"
...****************...
Prang
"Arghhhh sial!!! Baj*ngan kalian semua. Setelah kalian membuat anak yang ku kandung kehilangan ayah nya, sekarang kalian malah tertawa bahagia di atas penderitaanku ini!!" pekik seorang wanita dengan perut nya yang makin membesar. Dia adalah Geisha. Kalian ingat Geisha? Perempuan gila yang dulu hampir melukai Izza dan Refan.
Geisha membanting semua benda di sekitarnya setelah membaca berita terbaru yang jadi trending topik di indonesia. Bahwa CEO 50% saham Dirgantara Group, Refan Alaska dirgantara telah resmi menetapkan tangga pernikahan nya dengan putri mahkota dari Alexander Group, Refiandra Izza Alexander.
"Kalian udah ngehancurin keluarga gue dari dulu! Orang tua gue sampai bunuh diri gara-gara kalian, dan sekarang ayah dari anak gue juga kalian bunuh Arghhh!!!" teriak Geisha makin menggema. Memang benar adanya, Noval dan Geisha sudah menikah sejak 5 bulan terakhir tepatnya setelah aktivitas zina penuh dosa mereka itu membuahkan hasil. Sebuah janin yang di tiupkan roh oleh tuhan. Noval mengakui anak itu lalu bertanggung jawab dengan menikahi Geisha.
Bagi kalian yang masih ingat part Noval yang pindah ke luar negeri karena perang besar-besaran BDG vs BS di Bad Twins season satu, pasti kalian masih ingat dengan lawan bicara Noval yang punya satu misi yang sama untuk balas dendam pada Refan dan Izza? Nah wanita itu adalah Geisha.
"Lihat aja! Gua bakal datang lagi ke kalian buat balas dendam. Tunggu aja waktu itu pasti bakalan datang, kali ini gue udah tau luar dalam kalian. Dan gue bakal ngelakuin semuanya dengan sangat hati-hati." ucap Geisha penuh dendam. Ia menancapkan dua buah paku masing-masing ke foto wajah Izza dan Refan yang ia tempel di tembok.
Geisha akan balas dendam! Suatu hari nanti.
...****************...
"Ndin istri gue ada?" tanya Refan saat sampai di depan pintu CEO RZ Corp, tepat di sebelah meja kerja Andin.
"Tumben pake nanya? Biasanya langsung nyelonong?" tanya Andin mengeryitkan alis nya heran. Refan terkekeh kecil.
"Basa-basi doang! Mumpung mood gue lagi cakep." jawab Refan enteng.
"Yeee mentang-mentang jadi nikah, songong banget tuh muka." cibir Andin.
"Dah ya gue duluan, btw tadi lo di cariin Genta di lobby. Katanya Glen rewel di rumah sendirian." ucap Refan sebelum membuka pintu. Andin membulatkan mata nya.
"Hah? Seriusan?" tanya Andin panik.
"Ya ga tau sih, gue cuma ngarang haha." jawab Refan yang tanpa dosa malah melesat masuk ke dalam ruangan Izza.
Ah iya, author lupa! Btw soal Andin dan Genta, mereka sudah menikah sejak sebelum Rayhan. Sekitar dua tahun yang lalu dan mereka sudah di karuniai seorang anak laki-laki berusia satu tahunan bernama Glen Alvaro Putra. Soal Ardi, Andin menikung saudara itu wkwk. Ardi baru menikah sekitar empat bulan lalu padahal dia adalah kakak kembar Andin.
"Yeee dasar!! Enggak Lexa, enggak Refan, sama aja ngeselin! Gue ga kebayang sama kelakuan anak-anaknya nanti deh." gerutu Andin sebal lalu kembali pada pekerjaan nya. Sebenarnya Andin bisa saja bekerja di kantor Genta sediri atau kalau tidak Andin bisa diam di rumah saja menemani anak nya. Tapi Andin tak mau, menurut nya hidup nya terukir dari karir yang telah ia rajut selama ini. Lagipula Genta lebih tenang kalau istrinya bekerja dengan Izza, bagaimanapun juga hubungan persaudaraan antara Genta, Izza, dan Ilham tak akan pernah putus sampai kapan pun. Mereka akan tetap berusaha melindungi satu sama lain. Apalagi mengingat jasa Izza kepada Genta dan Ilham dulu. Lagipula Genta juga sudah bersama Ilham di Alvaro Group, jadi Andin lebih baik membantu Izza saja di RZ Corp.
...****************...
"Sefokus itu ya?" celetuk suara berat yang berhasil mengalihkan pandangan Izza dari laptop. Izza pun menoleh ke belakang dimana Refan sudah berdiri tegap di belakang kursi kebesaran Izza.
"Loh tumben? Baru juga jam 9 ay?" tanya Izza heran. Refan langsung memeluk pundak Izza dari belakang.
"Kangen." jawab Refan singkat. Izza geleng-geleng kepala kecil.
"belum juga 10 jam pisah, udah logat kangen segala." cibir Izza meledek. Refan malah semakin mengeratkan pelukan nya sambil membenamkan kepala nya di ceruk leher Izza.
"Ga sabar satu bulan lagi, pengen cepet-cepet nikah sama kamu. Terus serumah deh, jadi enak setiap saat sama kamu terus." ucap Refan bermanja. Izza mengelus kepala Refan dengan penuh kasih.
"Iya hm satu bulan mah tinggal bentar lagi kali, dua minggu setelah Reza juga kita nyusul. Padahal rencana awal sebelum putus, kita nikah akhir tahun loh. Bisa-bisa nya kamu ajuin jadi pertengahan November." sahut Izza geleng-geleng kepala.
"Ya kan itu sebelum kita putus sayang.... Anggap aja kemajuan waktu 6 minggu itu adalah kompensasi dari 5 hari aku tanpa kamu!" jawab Refan dengan enteng nya.
"Asal sama kamu sih, ga ada kata capek, lelah dan bosan ay. Semua hal tentang kamu, selalu menyenangkan buat aku tau!!" ucap Refan mendongakkan pandangan nya pada Izza, lalu dalam sepersekian detik main nyosor ke izza.
Cups
"Love you more than you think!" ucap Refan setelah memberi kecupan kilas di bibir cantik Izza. Izza tersenyum tipis dengan tatapan lurus ke Refan, ia kemudian mengecup singkat hidung Refan.
Cups
"Love you more than you feel!" balas Izza setelah nya. Refan tersenyum lebar sambil menggesek-gesekan hidung mancung nya dengan hidung Izza.
"Arghh kalo kek gini, sebulan bakal kerasa lebih lama banget." keluh Refan tak sabaran. Izza tertawa lalu menarik tangan Refan untuk beralih berjalan mendekat ke arah nya, Izza berdiri dari duduk nya lalu mendudukkan Refan di kursi.
"Lex, ini gue ad-" suara yang di tujukan pada Izza itu membuat mereka berdua menoleh ke arah pintu. Tampak sosok Darrel yang datang dengan sebuah map kuning di tangan nya.
"Eh nanti aja deh, selamat berduaan brader haha." ucap Darrel terkekeh lalu keluar lagi dari ruangan. Daripada jadi obat nyamuk, atau jadi sasaran Refan, lebih baik dia pergi saja dulu.
"Ganggu mulu!" pekik Refan yang pasti masih bisa di dengar oleh Darrel. Izza justru malah melepaskan genggaman tangan nya pada Refan dan berjalan membelakangi Refan.
"Eitsss mau kemana?" tanya Refan mecekal lengan putih Izza yang akan menjauh.
"Ngambil sesuatu di kamar." jawab Izza jujur. Refan tiba-tiba tampak segar dan melek lebih lebar.
"Nggak sekalian ngasih sesuatu nya di kamar ay?" tanya Refan membuat Izza melotot garang.
"Gitu terosssss!!" ketus Izza sebal.
"Hehe becanda sayang." jawab Refan nyengir.
"Udah kamu di sini dulu! Bentar doang nanti aku balik." ucap Izza yang mendapat anggukan kepala setuju dari Refan.
Kriet
Tak berapa lama Izza pun keluar lagi dari kamar pribadi yang ada di ruangan nya itu. Tampak ia kembali dengan kotak hitam di tangan nya.
"Apaan tuh ay?" tanya Refan mengeryitkan alis.
"Buka sendiri lah!" suruh Izza sambil mengulurkan kotak yang ia bawa tadi.
Dan tadaaaaaa
"Widihh cakep nih kek yang ngasih hihi Thanks sayangku." cicit Refan saat mata nya menangkap visual jam tangan merk Rolex Oyster terpampang nyata di dalam kotak itu. Kalau di tangan mereka, pastilah merk itu asli no KW.
"Kamu ga pengen tau itu kapan beli nya?" tanya Izza.
"Lah iya juga, perasaan kamu diem-diem aja ga kemana-mana, terus kok bisa ada ini?" tanya Refan baru ngeh.
"Itu udah lama aku simpen di kamar kantor sini, kalo ga salah sejak dua hari sebelum kita berantem. Setelah kita putus, aku sih niat nya mau ngasih jam itu ke Ardi atau nggak darrel. Tapi ya udah lah, sekarang udah aku kasih ke sasaran awal hihi." jawab Izza panjang lebar. Refan tersenyum salting lalu merengkuh pinggang kecil ramping berbalut jas putih itu ke dalam pelukan nya dengan posisi duduk. Izza yang kaget dengan tarikan Refan pun terduduk di atas salah satu kaki Refan.
"Thank you beib, you are the best." bisik Refan sambil memeluk Izza erat. Izza lalu meraih jam tangan di kotak yang masih berada di tangan Refan.
"Yang ini sekarang di copot aja." ucap Izza sambil melepaskan jam tangan silver yang awal nya sudah di pakai oleh Refan dan menggantinya dengan jam tangan hitam yang baru saja ia kasih.
"Nah lebih cakep dan maco kalo pake jam dari aku!" ucap Izza bangga setelah mengenakan jam hadiah dari nya untuk Refan.
"Apapun dari kamu, selalu best!!" puji Refan mengedipkan mata nya imut di depan Izza yang malah tertawa.
"Hahah ga salah nih? CEO RnAs yang di kenal galak malah kek anak bayi gini? Kalo lawan bisnis kamu tau, pasti mereka ketawa loh ay." ledek Izza. Refan malah mengendikkan bahu nya acuh.
"Bodoamat sama mereka, yang penting aku bahagia aja sama kamuuuuuuuu." sahut Refan memanjangkan kata 'kamu'. Izza malah dengan sendirinya, entah terkena angin apa alumni bad girl SMA Garuda itu melingkarkan kedua tangan nya di leher Refan. kedua pasang mata itu pun saling beradu manis penuh arti. Refan menyunggingkan senyum nya saat Izza menaikkan sebelah alis nya, seolah memberi Refan sebuah kode signal. Tepat saat kedua bibir kenyal itu hendak bertemu di satu titik, terdengar lagi suara rusuh dari luar bersamaan dengan pintu ruangan yang terbuka.
Kriet
"ASSALAMUALAIKUM IPIN!!! AA' JAKI COME BACK NIH!!" pekik suara berat nan lantang itu. Izza pun langsung melompat bangkit dari pangkuan Refan. Sementara Refan berdecak kesal.
'Jaki jaki lu dari dulu ga pernah berubah ya! Demen banget gangguin temen lu yang lagi senenh!!' maki Refan menggerutu.
Note! Kalau udah niat, lebih baik tutup pintu untuk menghindari gangguan dan kerusuhan. Wkwk.
JANGAN LUPA LIKE DAN KOMEN YA KAK🥰🥰