
Kemerdekaan itu sebetulnya bukan lah sebuah keadaan saja sebenar nya namun jiwa dan raga harus merdeka bebas dari tekanan atau doktrin dari orang lain, Bila raga kita merdeka namun jiwa kita belum merdeka masih tertekan dan di doktrin dengan seseorang maka itu bukan lah kemerdekaan seutuhnya.
Maka cari lah kemerdekaan yang seutuhnya bebas dari semua tekanan jiwa dan raga jalani hidup dengan penuh bersyukur dan siap untuk menjadi pelayan Tuhan di mana pun kita berada hingga bisa menjadi berkat dan berguna bagi orang sekitar nya, Seperti yang di lakukan oleh Robert, Ine dan Mikael.
Sejak remaja Robert di tanam kan oleh Ayah dan Ibu nya agar takut kepada Tuhan dan menjadi penyambung tangan Tuhan untuk membantu sesama hingga diri nya menghadapi berbagai macam ujian dalam hidup namun Robert selalu berfokus dengan apa yang di perintah kan Tuhan yaitu kasihi lah sesama mu seperti mengasihi diri mu sendiri.
Hal tersebut benar - benar di amal kan dalam kehidupan sehari - hari Robert bahkan Robert pun belajar mengasihi Adik nya sendiri Robin yang sudah banyak membuat hati nya bersedih hati namun tetap saja Robert memaafkan semua kesalahan Robin kepada nya bahkan di akhir hayat nya pun Robin bukan Robert yang menghabisi nya melainkan Mikael.
Sampai detik ini pun Robert tetap mengajarkan kasih sayang kepada siapa pun tanpa membedakan suku, bahasa dan adat istiadat sebab di mata Robert semua sama ciptaan Tuhan yang harus di kasihi dan di sayangi, Namun setelah semua peperangan ini usai Ine memohon satu hal kepada Robert.
" Sayang semua telah usai kini saat nya kita mewujudkan impian kita dahulu yaitu membuat keluarga kecil yang bahagia dan jauh dari semua masalah duniawi,"
Ucap Ine sambil menyandarkan kepala nya di bahu Robert.
" Benar Ayah mari kita tutup semua kisah ini dan kita buka lembar baru bersatu dengan alam dan lebih mendekat kan diri kepada Tuhan,"
Imbuh Mikael sambil tersenyum memeluk Robert.
" Baik lah bila itu keputusan kalian, Aku akan mengikuti keinginan kalian berdua sebab hanya kalian lah keluarga ku saat ini."
Jawab Robert sambil tersenyum bahagia.
Sedangkan seluruh masyarakat satu persatu keluar dari dalam rumah nya dan berduyun - duyun mendatangi gedung istana negara yang kondisi nya cukup memprihatinkan karena ada nya pemberontakan dari gerombolan monster yang di pimpin oleh Robin namun semua itu bisa di atasi dengan ketulusan hati Robert yang berjuang demi negara nya agar terbebas dari tekanan gerombolan monster itu.
Saat itu Robert sambil merangkul Ine dan Mikael berjalan keluar dari gedung istana negara dengan di sambut sorak sorai masyarakat yang bahagia sebab sudah terbebas dari para monster dan saat Robert, Ine dan Mikael sampai di depan gedung istana negara juga di sambut oleh presiden yang merasa bangga dengan sepak terjang perjuangan Robert yang tanpa pamrih.
" Tuan Robert saya pribadi mengucapkan banyak terimakasih kepada anda sekeluarga sebab sudah berhasil memusnahkan gerombolan monster hingga ke akar - akar nya,"
Ucap presiden sambil menjabat tangan Robert saat itu.
" Semua itu karena campur tangan Tuhan Tuan, Tanpa Tuhan saya dan anak, istri saya bukan lah siapa - siapa jadi bersyukurlah kepada Tuhan dan anda jadi lah seorang pemimpin yang takut akan Tuhan,"
Jawab Robert diiringi dengan senyum tenang dan tatapan yang teduh.
" Tuan Robert masa jabatan saya akan segera usai, Maka kami semua dan seluruh masyarakat berharap anda mau menggantikan posisi saya menjadi presiden,"
" Terimakasih banyak Tuan atas tawaran nya namun saya belum bisa mewujudkan keinginan anda dan masyarakat sebab kami sekeluarga akan mewujudkan impian kita yang tertunda saat itu yaitu membangun keluarga kecil yang jauh dari duniawi,"
Jawab Robert sambil merangkul Ine dan Mikael.
" Baik lah saya dan masyarakat akan menghargai keputusan anda tapi ijinkan masyarakat membuat monumen di pusat kota yang berbentuk srigala untuk mengenang perjuangan anda,"
Ucap presiden dengan nada berharap.
" Silahkan Tuan, Negara ini anda pemimpin nya jadi kami sebagai masyarakat mempercayakan kepada anda sebagai penyambung tangan Tuhan untuk seluruh masyarakat,"
Jawab Robert dengan senyum bahagia.
" Saya akan selalu mengingat kata - kata anda Tuan dan akan membangun kembali negara ini dengan masyarakat yang jiwa nya takut akan Tuhan dan terbebas dari segala tekanan dan rasa khawatir."
Ucap presiden sambil menjabat tangan Robert dan menepuk pundak Robert tanda perpisahan.
Setelah itu Robert, Ine dan Mikael pun mohon diri dari hadapan presiden sambil berjalan melewati kerumunan masyarakat mereka bertiga mendapat berbagai macam pujian dari masyarakat dan mereka pun berjalan melangkah lurus kedepan menggapai impian mereka yang selama ini tertunda karena hadir nya berbagai macam masalah silih berganti.
Begitulah kehidupan sesungguhnya di saat kita akan mencapai titik puncak tertinggi sebuah keberhasilan dalam hidup ini maka begitu banyak rintangan yang menghadang dan pasti nya rintangan itu terjadi bukan dari orang lain namun dari orang terdekat kita bisa dari saudara, sahabat, orang tua, pasangan dan siapa pun yang terdekat dengan kita.
Maka jangan pernah berharap semua yang dekat dengan kita itu akan mendukung kita dalam segala hal, Bisa jadi malah sebaliknya yang terdekat dengan kita lah yang akan menghancurkan kita, Semoga kisah cerita ini mampu membuka wawasan dan sudut pandang bagi para pembaca nya dan mampu memetik hikmah nya di setiap peristiwa.
Kali ini saya akan ucap kan sujud syukur kepada Allah yang sampai detik ini selalu membimbing saya untuk menyuguhkan karya ini hingga ending dan memberi kekuatan dan juga kesehatan lahir dan batin dalam mengerjakan karya ini.
Tidak lupa saya ucapkan banyak terimakasih atas dukungan para reader yang sampai detik ini masih tetap setia mengikuti karya saya, Serta saya ucapkan banyak terimakasih kepada editor yang sampai detik ini juga masih selalu mendukung karya saya dan meloloskan review hingga karya ini bisa di konsumsi dengan publik.
Akhir kata saya ucap kan sampai jumpa di karya selanjutnya yang tidak jauh lebih menarik, unik, membuat penasaran dan memicu adrenalin, Bagi yang penasaran bisa mampir ke karya novel saya yang berjudul PEMBURU LEAK.
Di tunggu ya friend hadir nya di karya novel ku yang terbaru dan di karya itu juga banyak pengalaman yang bisa di petik dalam kehidupan, By ... By ... By .... Friend 😊🙏