I'M A WOLF MAN

I'M A WOLF MAN
BAB 27 . PIKIRAN KITA MENENTUKAN HIDUP KITA



Dalam pikiran kita itu ada yang di nama kan alam sadar dan di bawah alam bawa sadar yang masuk kedalam pikiran alam bawah sadar adalah kata - kata dari seseorang yang berintegritas seperti Ayah, Ibu, Guru, penulis dan orang - orang yang kita cintai biasa nya perkataan nya akan terekam di alam bawah sadar maka dari itu ada yang mengatakan bahwa saat akan tidur dan bangun tidur jangan melihat atau mendengar hal yang tidak tepat sebab hal itu akan tersimpan di alam bawah sadar kita.


Sebab ada tertulis bahwa sesuatu yang di dengar atau di baca berulang - ulang maka akan tersimpan di alam bawah sadar kita lalu akan kita lakukan dalam kehidupan nyata ini bagus bila yang kita dengar atau baca itu firman Tuhan berulang - ulang lalu kita merenung dan kita lakukan dalam kehidupan ini tetapi bila yang selalu kita dengar dan baca berulang - ulang suatu hal yang tidak bagus maka akan tersimpan di memori bawah sadar kita dan kita akan melakukan hal tersebut di kehidupan.


Begitu juga kali ini yang terjadi kepada Robin yang selalu mendapat informasi yang tidak benar kemudian Robin tanpa merenungkan informasi yang di terima akhir nya Robin melakukan suatu tindakan sesuai dari informasi yang sudah tersimpan di bawah alam sadar nya dan bila hal itu terjadi siapa yang akan menyesali nya pasti nya diri nya sendiri dan orang yang berulangkali memberi informasi palsu akan bertepuk tangan saat melihat kehancuran nya.


Tanpa terasa waktu terus berjalan sudah satu bulan Robin tinggal bersama Erick dan selama itu juga Erick terus mencuci otak Robin agar membenci Ayah dan Abang nya sendiri bukan lain adalah Robert dan saat ini kesehatan Robin mulai pulih maka diri nya bertekad untuk kembali ke wilayah utara untuk mencari Robert dan Ine pasti nya bukan untuk mengucapkan kata selamat namun untuk membalas dendam.


Pagi ini Robin dan Erick sudah tiba di wilayah utara pasti nya segeralah Robin membawa Erick untuk berjumpa dengan Elisa kekasih hati nya dan bila bertemu dengan Elisa pasti akan bertemu juga dengan Ayah nya bukan lain adalah Hendrik dan mereka semua memiliki dendam yang sama yaitu kepada Robert.


" Tuan maaf saya baru bisa menemui anda saat ini sebab luka saya baru saja pulih."


Ucap Robin dengan memasang wajah sedih.


" Tidak apa Robin aku tau siapa musuh mu dan itu wajar bagi ku lalu siapa lelaki yang bersama mu itu?"


Tanya Hendrik dengan pandangan curiga.


" Perkenalkan Tuan ini Ayah kandung saya."


Jawab Robin dengan senyum licik.


" Bukan kah Ayah kandung mu juga Ayah kandung nya Robert Abang mu?"


Tanya Hendrik sambil berpikir.


" Bukan Tuan kami beda Ayah tapi satu Ibu dan ini lah Ayah kandung ku."


Jawab Robin dengan percaya diri.


" Pantas saja kamu bukan manusia srigala juga ternyata Ayah kalian berbeda."


Ucap Hendrik dengan senyum merendahkan Erick.


Kemudian mereka berempat saling berbincang dan pikir Hendrik suatu keuntungan besar bila menjadikan Robin menantu nya sebab Hendrik memiliki rencana untuk menyingkirkan Robert dan kawan - kawan nya melalui Robin jadi mereka tidak dipersalahkan di hadapan instansi di mana mereka bekerja kemudian Hendrik pun mengajukan pernikahan Robin dengan Elisa agar segera di laksanakan dari pada mereka saling berjauhan.


Dan pasti hal itu segera di setujui oleh Robin dan Elisa juga Erick yang merasa bangga bahwa Robin bisa mendapatkan istri anak dari orang terpandang dan tidak hanya itu bila suatu saat ada permasalahan mengenai Robin pasti nya mertua nya akan membantu demi putri nya alhasil pernikahan mereka akan di selenggarakan minggu depan sesuai kesepakatan bersama.


Sedangkan Robert di ruang kerja nya sedang berkutat dengan setumpuk berkas mengenai zat yang sedang di ciptakan oleh Felix dan ternyata zat tersebut sangat lah berbahaya dan Ripka terkena gas yang mengalami kebocoran di ruang laboratorium militer di saat diri nya bertugas malam hari di situlah bukti tindak kejahatan Williams dan Hendrik bertambah lagi sebab tidak mungkin Felix menggunakan laboratorium milik militer.


" Hallo sayang apakah kamu akan pulang malam lagi?"


Tanya Ine melalui ponsel nya.


" Tidak sayang ini aku akan segera pulang lalu tadi apakah diri mu jadi ke dokter?"


Tanya Robert sambil mengemasi beberapa berkas.


" Jadi sayang."


Jawab Ine dengan singkat dan terdengar seperti ponsel Ine di lempar ke ranjang dan terdengar suara air yang menyala.


" Sayang apakah kamu baik - baik saja?"


Tanya Robert dengan nada khawatir.


Namun tidak ada jawaban sama sekali kemudian segeralah Robert mematikan ponsel nya dan bergegas untuk pulang sebab sudah empat hari Ine sakit dan Robert pasti nya sangat khawatir dengan kesehatan istri nya sebab Robert sudah melihat akibat terkena zat yang berbahaya itu seperti apa dan bagaimana gejala nya Robert paham betul pasti nya Robert sangat ketakutan istri nya menjadi seperti Ripka yang berubah menjadi monster saat ini.


Tidak membutuhkan waktu lama Robert pun sudah tiba di rumah nya dan segera menuju ke kamar tidur nya untuk melihat kondisi istri nya yang sedang sakit dengan perasaan penuh khawatir Robert mendekati istri nya yang sedang memejamkan mata saat itu segera Robert membelai wajah istri nya yang sangat lemas dan kemudian mencium kening istri nya dengan lembut penuh kasih sayang.


" Sayang kamu jangan dekat - dekat perut ku mual bau aroma parfum mu."


Ucap Ine sambil memalingkan tubuh nya dan menutup hidung nya dengan bad cover.


" Ada apa dengan mu bukan kah ini parfum yang kamu belikan waktu itu sayang dan kamu berkata aroma segar kenapa sekarang jadi mual?"


Tanya Robert sambil bangkit dari ranjang.


" Sudah sana segera mandi perut ku makin mual dan nanti kamu tidur di sofa saja sayang jangan dekat - dekat aku sebab aku mual mencium aroma mu."


Jawab Ine sambil memeluk guling dan bersembunyi di balik bad cover.


" Sayang aku salah apa lagi ok memang aku salah dua minggu ini aku sibuk dan pulang larut malam tapi tidak dengan cara ini kamu menghukum ku."


Ucap Robert dengan nada semakin bingung sebab biasa nya Ine biasa saja saat Robert pulang larut malam.


" Kalau begitu aku yang tidur di sofa kalau kamu masih saja mau tidur di ranjang!"


Jawab Ine sambil bangkit dari tidur nya dan akan beranjak keluar kamar.


" Ok aku yang pergi aku yang akan tidur di sofa menyebalkan!"


Gerutu Robert sambil mengambil bantal dan selimut kemudian melangkah keluar dari kamar.


" Gitu dong dari tadi kan jadi tidak perlu aku teriak mana ini kepala ku pusing perut ku mual tidak selesai - selesai juga oh iya lupa kan aku tadi dari dokter aku letak kan di mana hasil laboratorium?"


Ucap Ine dengan lirih sambil membuka tas nya namun tidak di temukan juga.


" Hallo Muel ada apa kamu menelpon ku malam - malam apakah terjadi sesuatu di camp?"


Tanya Robert dengan nada sebal.


" Bukan ini mengenai hasil uji laboratorium mengenai zat yang di temukan di tubuh Ripka dan ini hasil nya ada pada ku apakah kamu ingin aku mengantar nya sekarang kepada mu?"


Jawab Samuel sambil memegang hasil laboratorium.


" Ok aku tunggu."


Ucap Robert kemudian di matikan ponsel nya.


Saat itu pikiran Robert lumayan penat melihat tugas - tugas yang menumpuk di hadapan nya belum lagi sesampai nya di rumah Ine bersikap aneh kepada nya serasa kepala Robert akan retak namun bagaimana pun juga itu lah resiko dalam bekerja dan berumah tangga dan hal itu sudah biasa bukan lah hal yang aneh lalu tidak lama kemudian Samuel pun tiba di rumah Robert bersama Bobbi dan seperti nya malam ini moody Bobbi sedang kacau sebab di tolak cinta nya dengan gadis pujaan nya.


" Ini hasil laboratorium nya dan bagi ku ini sangat berbahaya sebab saat di uji coba ke hewan maka hewan itu mampu mematahkan pipa besi yang lumayan tebal."


Ucap Samuel dengan nada serius.


" Wah hewan nya jadi superman, batman atau spider man sampai bisa sehebat itu?"


Tanya Robert dengan senyum menghiasi wajah nya meski hati nya sedang kesal kepada istri nya.


" Jadi wonder woman tau."


Jawab Samuel sambil menikmati kacang di genggaman nya.


" Kenapa bisa jadi wonder woman apakah tidak ada yang lain begitu?"


Tanya Robert sambil membuka tiap lembar kertas laporan hasil laboratorium.


" Tidak bisa jadi yang lain sebab hewan itu tikus perempuan maka akan jadi wonder woman kan tidak mungkin tikus perempuan jadi wonder cat yang ada nanti kaum kucing demo kita juga yang repot kan?"


Jawab Samuel yang masih sibuk menjelaskan tentang hewan apa yang di jadikan bahan percobaan.


" Oh begitu jadi kalau akan jadi superman dan yang lain nya harus hewan nya lelaki begitu ok lah sekarang kamu ke laboratorium lagi sebab aku harus tidur kepala ku sakit."


Ucap Robert sambil memijat kening nya.


" Aku untuk apa ke laboratorium apa ada tugas lagi?"


Tanya Samuel dengan tatapan serius.


" Minta itu ilmuwan menyuntik kan zat itu ke kamu siapa tau kamu jadi superman atau batman."


Jawab Robert sambil senyum melihat ekspresi Samuel yang terlihat kesal kepada Robert.


Kemudian Samuel pun meminta izin untuk kembali ke camp nya saat itu Bobbi merasa curiga dengan orang asing yang sedari tadi mengawasi rumah Robert namun Bobbi masih diam memperhatikan gerak gerik lelaki yang misterius bagi Bobbi saat ini yang sedang di dalam mobil sedang menunggu Samuel berada di dalam rumah Robert.


Di sisi lain keadaan laboratorium sedang meneliti sebuah zat temuan para ahli dan terus mencoba serta meneliti mengenai apa efek zat tersebut kepada mahkluk hidup dan lingkungan uji coba terus di lakukan sehingga tanpa di ketahui terjadi kebocoran pipa pembuangan yang mengakibatkan pencemaran dan yang pasti berdampak kepada manusia sekitar nya.


Sekitar jam 3 pagi indra penciuman Robert merasa terganggu dengan aroma yang tidak sedap sehingga membuat diri nya terbangun dengan mata yang berat Robert segera menuruni sofa dan mencari sumber aroma tersebut berasal saat itu Robert mengelilingi rumah nya mencari sumber aroma namun tidak di dapatkan dalam rumah nya kemudian Robert melangkah keluar rumah dan terus berkeliling mencari sumber aroma tidak sedap tersebut kemudian Robert melihat seseorang yang bagi nya aneh.


" Tuan anda sedang apa di sana?"


Tanya Robert sambil mendatangi lelaki yang duduk di bangku taman depan rumah nya.


" Tuan tolong saya badan saya menggigil dan saya haus sekali."


Jawab lelaki muda tersebut mencoba meminta pertolongan.


" Ya Tuhan ada apa dengan anda mengapa wajah anda begitu pucat dan mata anda memerah juga suhu tubuh anda demam tinggi."


Ucap Robert yang mencoba membantu lelaki muda tersebut.


Namun saat Robert membopong nya tiba - tiba lelaki muda itu menyerang Robert dengan brutal dan berusaha menggigit Robert dengan sigap Robert mengambil potongan besi untuk memukul kepala lelaki muda yang menyerang nya seketika itu lelaki muda itu pun terjatuh tergeletak di tanah tidak berdaya kemudian Robert segera mengikat nya di bangku taman depan rumah nya dengan seutas tali tambang yang di temukan di teras rumah nya.


Ternyata kejadian tidak serupa tidak di alami oleh Robert saja namun ada beberapa rumah warga yang anggota keluarga nya mengalami kejadian serupa hingga kawan - kawan Robert segera membantu warga sekitar saat itu Ine baru saja tertidur lelap sebab semalam suntuk Ine tidak bisa tertidur di karena kan rasa mual yang di alami.


" Robert bagaimana ini warga mengalami seperti yang di alami Ripka apa yang harus kita perbuat?"


Tanya Saulus sambil memegang teflon di tangan nya.


" Benar seperti nya semua warga sudah terinfeksi zat yang sama dan kita harus segera bertindak.


Imbuh Samuel dengan nafas tidak teratur.


Saat itu Robert diam sejenak sambil berfikir apa yang harus di lakukan sedangkan hampir seluruh penghuni komplek mengalami hal yang sama dan saat ini yang ada di dalam pikiran Robert ini semua berasal dari mana mengapa semua warga bisa terkena hal sama seperti Ripka di sisi lain Mateow sedang di serang beberapa orang yang mengalami hal yang sama di pusat pembelanjaan yang terinfeksi zat tersebut.


Kini kondisi wilayah utara semakin ricuh dengan ada nya penyebaran virus karena terjadi nya sebuah kebocoran di pipa pembuangan laboratorium lalu apakah tindakan Robert dan kawan - kawan nya juga bisa kah Mateow selamat dari serangan mereka di pusat pembelanjaan dan apakah Felix merasa berhasil dengan hasil temuan nya yang membahayakan itu dan apakah yang akan terjadi oleh Robin apakah diri nya masih bisa melangsungkan pernikahan nya dengan Elisa?


Untuk mengetahui jawaban nya ikuti terus kisah mereka semua hanya di I'M A WOLF MAN dan jangan pernah lelah dan bosan untuk selalu dukung author agar lebih semangat update nya.