I'M A WOLF MAN

I'M A WOLF MAN
BAB 21 . BERSATU NYA DUA KUBU



Sering kali kita mendengar sebuah perumpamaan yang mengatakan bahwa bersatu kita teguh bercerai kita runtuh mungkin saat ini para ketua pimpinan kedua gang berfikir nya demikian sehingga Komandan Williams memutuskan untuk mengundang Mayor Hendrik untuk makan siang bersama nya di luar jam kerja pasti ada sesuatu yang akan di tawarkan oleh Komandan Williams.


Sebab pasti nya Komandan Williams lebih paham dengan kemampuan diri nya yang tidak mungkin melawan kelompok manusia srigala sendirian dan juga saat ini Komandan Williams memanfaatkan situasi yang sedang memanas antara Mayor Hendrik dan Robert jadi suatu keuntungan besar bagi Komandan Williams bila menyetujui tawaran nya.


Pagi itu undangan Komandan Williams telah sampai di tangan Mayor Hendrik saat itu Mayor Hendrik sempat bertanya - tanya kenapa tiba - tiba Komandan Williams mengundang nya makan siang di luar jam kantor sedangkan saat itu Mayor Hendrik berniat akan mendatangi wilayah utara yang seperti gang gagak hitam mengalami kesulitan sebab pergerakan nya di desak oleh gang rubah merah yang di pimpin oleh Robin.


" Ayah apakah sedang ada masalah?"


Tanya Elisa sambil mengambil roti di hadapan nya.


" Iya Ayah baru saja mendapatkan undangan makan siang dari Komandan Williams dan Ayah berfikir pasti ada sesuatu."


Jawab Mayor Hendrik sambil meletakkan undangan di atas meja makan.


" Kenapa tidak Ayah temui saja nanti dengan ku mungkin ada sesuatu yang bisa menguntungkan kita?"


Tanya Elisa sambil mengoleskan selai di roti nya.


" Baik lah nanti kita temui dan setelah itu baru kita menuju wilayah utara."


Jawab Mayor Hendrik sambil membuka koran pagi ini.


Saat itu di meja makan mereka berdua bermain dengan pikiran nya sendiri saling menerka - nerka apa yang akan terjadi nanti saat makan siang sedangkan kedelapan kawan Robert sudah mengetahui dimana Robert berada dan mereka semua mendatangi rumah Robert untuk meminta penjelasan saat itu Robert sedang membantu Ayah nya di peternakan domba nya sedangkan Ine membantu Ibu nya Robert memasak.


" Hai Tuan gembala apakah kami mengganggu anda?"


Ucap Samuel dengan wujud srigala menghampiri Robert yang sedang membersihkan kandang domba.


" Sungguh mengganggu bila wujud mu seperti itu lihat domba ku menjadi gusar melihat kalian."


Jawab Robert disertai dengan tawa lepas menghampiri kedelapan kawan nya.


" Baik lah kawan aku baru tau bahwa penggembala hanya menyayangi domba nya bahkan hilang satu pun akan di cari meski yang di kandang masih tersisa sembilan puluh sembilan."


Ucap Saulus sambil melangkah mendekat ke Robert dn merubah wujud nya menjadi manusia.


" Bagaimana kalian semua bisa tau bahwa aku di sini?"


Tanya Robert sambil mengajak nya duduk di sebuah bangku yang terbuat dari kayu.


" Robert siapa mereka?"


Tanya Rowdi Ayah nya Robert dengan nada khawatir.


" Paman jangan takut kami semua kawan nya Robert dan kami juga manusia srigala seperti putra Paman."


Jawab David sambil tersenyum mendekati Rowdi.


" Benar Ayah bahkan mereka lah yang membantu ku selama ini agar aku bisa mengendalikan ilmu srigala yang di waris kan oleh Kakek."


Ucap Robert dengan senyum menghiasi wajah nya.


Saat itu tenang lah hati Rowdi mendengar pernyataan dari putra nya yang kini sudah mampu mengendalikan ilmu srigala yang di miliki oleh Kakek nya sebab bila tidak mampu mengendalikan akan fatal akibat nya bagi orang di sekitar nya kemudian kedelapan kawan Robert pun menanyakan apa yang sebenar nya terjadi selama Robert di kantor pusat dan saat itu Robert segera menceritakan.


" Robert cerita kan kepada kami apa yang terjadi selama diri mu di kantor pusat dan ada kejadian apa hingga muncul pemberitaan di televisi seperti itu dan di mana Ine sekarang?"


Tanya Bobbi sambil memegang pundak Robert.


" Ine bersama ku saat ini kalian tidak perlu khawatir dan masalah di kantor aku mendapati Komandan Williams adalah orang di balik gang rubah merah sedangkan Mayor Hendrik menjebak ku agar aku bertunangan dengan putri nya yang bernama Elisa."


Jawab Robert dengan nada serius.


" Lalu apa hubungan nya dengan gang rubah merah yang mendatangi rumah Paman Albert hingga membuat mereka terluka?"


Tanya David dengan tatapan bingung.


" Jelas berhubungan sebab Elisa adalah kekasih Robin dan pasti nya Elisa meminta bantuan Robin untuk menghabisi Ine yang bagi nya penghalang rencana nya agar bisa menghabisi ku."


Jawab Robert sambil melirik kearah David.


" Kalau begitu kita habis kan saja Robin sekarang juga."


Ucap Samuel dengan nada geram.


" Jangan kalian lakukan hal itu."


Ucap Rowdi dengan nada tegas.


" Kenapa Paman saat ini nyawa Robert sedang terancam apakah kami salah bila membantu Robert?"


Tanya Samuel dengan nada penasaran.


" Kalian tidak salah dan aku sangat bersyukur Robert memiliki kawan yang setia namun masalah nya Robin juga putra ku adik dari Robert pasti nya tidak mungkin seekor srigala buas akan memakan anak nya sendiri."


Jawab Rowdi dengan nada sedih.


" Berarti Robin juga manusia srigala juga kah Paman?"


Tanya Bobbi dengan tatapan penasaran.


" Robin manusia biasa bukan lah seperti kalian maka dari itu tolong pertimbangkan niat kalian."


Jawab Rowdi sambil menghela nafas lalu pergi meninggal kan mereka.


Saat itu mereka semua tertunduk terdiam sebab memikirkan perkataan Rowdi yang mengatakan bahwa Robin adalah adik kandung dari Robert dan mereka masing - masing bermain dengan pikiran nya sendiri yang begitu banyak pertanyaan muncul dalam benak nya kini waktu pun terus berjalan tanpa terasa siang pun tiba dan saat nya Mayor Hendrik bersama Elisa menghadiri undangan Komandan Williams untuk makan siang dan setiba nya Mayor Hendrik dan Elisa di sebuah restoran yang mewah di sambut lah oleh Komandan Williams.


" Selamat datang Tuan dan Nona senang bisa memenuhi undangan saya kali ini silahkan duduk."


Ucap Komandan Williams sambil menarik satu bangku untuk Elisa.


" Ada apa kamu mengundang kami kemari?"


Tanya Mayor Hendrik dengan nada sinis.


" Tenang lah Tuan saat ini kita bukan lagi sebagai atasan dan bawahan tetapi kini kita sebagai klien bukan?"


Jawab Komandan Williams dengan senyum licik.


" Apa maksud mu dengan klien segera bicara pada inti nya aku tidak memiliki waktu banyak."


" Bagus sekali saya suka dengan cara anda berbisnis Tuan baik saat ini saya akan menawarkan sebuah kerja sama dengan anda mengenai manusia srigala itu."


Jawab Komandan Williams dengan senyum licik.


" Siapa yang kamu maksud manusia srigala dan kerjasama seperti apa yang kamu ajukan?"


Tanya Mayor Hendrik dengan tatapan serius.


" Robert maksud saya Tuan dan asal Tuan tau Robert bukan lah sendiri tapi masih ada beberapa manusia srigala yang lain nya dan saya yakin anda tidak akan bisa menghadapi nya sendiri maka dari itu saya tawarkan kerjasama."


Jawab Komandan Williams sambil menyodorkan sebuah map kepada Mayor Hendrik.


" Untuk apa ini dan apa tujuan mu sebenar nya mengapa ada surat perjanjian juga?"


Tanya Mayor Hendrik dengan nada waspada.


" Jadi begini Tuan kita dengan bekerja sama maka kedua kubu bersatu untuk menguasai wilayah utara semakin mudah dan kita bisa saling membagi hasil bukan dan untuk masalah melumpuhkan manusia srigala juga makin besar peluang nya."


Jawab Komandan Williams dengan tenang.


" Benar juga apa yang di katakan Tuan Williams Ayah jadi memiliki kesempatan lebih luas dan wilayah Ayah pun semakin luas bukan?"


Ucap Elisa yang mendukung kata - kata Komandan Williams.


Karena mendengar pernyataan dari putri nya dan dipikir Mayor Hendrik hal tersebut menguntungkan jadi tanpa membaca isi surah perjanjian dengan teliti Mayor Hendrik menandatangani surat perjanjian tersebut dan saat itu Komandan Williams tersenyum puas sebab dengan mudah nya mengecoh pikiran Mayor Hendrik setelah mereka usai mengadakan perjanjian segeralah Mayor Hendrik bersama Elisa undur diri dari hadapan Komandan Williams.


Di sisi lain ada team ujung tombak yang sedang bingung untuk mengambil sebuah keputusan sebab bagaimana pun juga Robin adalah adik kandung dari Robert dan di balik itu semua ada dua orang yang berpengaruh di kantor tempat mereka bekerja jalan keluar untuk masalah ini buntu rasa nya kemudian mereka semua berdoa kepada Tuhan agar di berikan petunjuk yang terbaik dalam menangani kasus ini dan benar sesaat mereka selesai berdoa berdering lah ponsel Robert.


" Ada yang menghubungi ku no siapa ini?"


Ucap Robert sambil menunjukkan ke kawan - kawan nya.


" Coba terima dahulu dan lospeker agar kita juga mendengar nya."


Jawab Samuel dengan tatapan khawatir dan Robert pun menerima panggilan masuk ke ponsel nya.


" Halo dengan siapa ini?"


Tanya Robert dengan tegas.


" Benarkah kamu Robert dari team ujung tombak yang bertugas di wilayah utara?"


Jawab seorang lelaki yang berbalik bertanya.


" Benar saya sendiri anda siapa dan ada keperluan apa menghubungi saya?"


Tanya Robert sambil memandang bergantian ke kawan nya.


" Saya Kolonel Mateow Cleon dan saya sudah menerima semua info tentang team ujung tombak dan kamu tidak perlu takut untuk melangkah maju sebab aku berada di pihak mu mengenai adik mu Robin serahkan pada ku biar aku yang mengurus nya agar kalian tidak merasa bersalah dan aku pun sama seperti kalian manusia srigala dari timur."


Jawab Kolonel Mateow dengan tegas.


" Tapi maaf saya masih ragu dengan kata - kata anda sebab bagaimana pun juga saya tidak ingin sampai terjadi sesuatu kepada Robin."


Ucap Robert dengan nada khawatir.


" Bila kamu ragu maka temui aku nanti malam di bukit sebelum memasuki desa mu ... aku tunggu kedatangan kalian."


Jawab Kolonel Mateow kemudian mematikan telepon nya.


" Bagaimana Robert apakah kita akan menemui nya nanti malam?"


Tanya Saulus dengan nada ragu.


" Temui lah Nak jangan takut Ayah mengenal siapa yang menghubungi mu itu tadi sebab Ayah yang meminta Mateow untuk membantu kalian semua."


Jawab Rowdi sambil tersenyum berjalan menghampiri mereka yang sedang duduk di sebuah bangku kayu.


" Ayah dari mana mengenal nya dan ada hubungan apa Ayah dengan nya?"


Tanya Robert dengan pandangan bingung.


" Benar apakah Kolonel Mateow juga masih saudara Paman dan lagi tadi Paman sendiri yang mengatakan bahwa srigala buas tidak akan memakan anak nya sendiri?"


Imbuh Bobbi dengan tatapan bingung.


Kemudian Rowdi pun menceritakan bahwa Mateow adalah sahabat karib nya hanya saja saat itu Rowdi melarikan diri dari pendidikan militer sedang kan Mateow melanjutkan pendidikan nya hingga kini diri nya sudah menjadi orang sukses dan ternyata saat Rowdi meninggal kan mereka saat itu Rowdi berbicara mengenai Robin dengan Winda istri nya dan bagi Winda yang salah tetap lah salah dan harus menerima pelajaran agar tidak mengulang kesalahan nya kembali.


Dan setelah mendengar perkataan Winda maka Rowdi menghubungi Mateow untuk meminta bantuan agar Robin di beri pelajaran untuk membuat nya jera dan bertaubat saat itu datang lah Winda dan Ine dengan senyum menghiasi wajah nya memberi dukungan kepada team ujung tombak agar tidak ragu dalam membela dan menegakkan kebenaran di muka bumi ini dan di sela - sela mereka tertawa sebab sudah merasa lega saat itu Rowdi dan Winda mengumumkan tentang pernikahan adat untuk Robert dan Ine yang akan di laksanakan besok.


Serasa hari ini Tuhan menjawab doa mereka semua dan di berikan penghibur kabar yang bahagia dan saat itu semua kawan nya Robert mengucapkan selamat kepada Robert dan Ine yang sesaat lagi akan membuka lembar baru dalam hidup nya meski hanya nikah adat namun hal tersebut sudah lumayan sakral di wilayah desa tersebut setelah itu kawan - kawan Robert di ajak masuk kedalam rumah untuk makan siang bersama Rowdi dan Winda sebagai Tuan rumah sedangkan Robert dan Ine masih di kandang domba untuk menutup pintu kandang.


" Sayang terimakasih ya kamu masih tetap setia meski sudah mengetahui aku bukan lah seutuhnya manusia."


Ucap Robert sambil memeluk tubuh Ine.


" Di muka bumi ini tidak ada manusia yang sempurna sayang bahkan aku pun memiliki kekurangan sebab kesempurnaan hanya milik Tuhan."


Jawab Ine sambil mengalungkan lengan nya di leher Robert.


" Benar kata mu dan semoga hubungan kita hanya maut yang memisahkan jangan ada dusta di antara kita sebab cinta dan sayang ku yang tulus sudah ku titip kan di hati mu."


Ucap Robert dengan senyuman menghiasi wajah nya.


" Kan ku jaga cinta dan sayang mu yang kau titip kan di hati ku dan kau pun harus menjaga jiwa ku yang sudah menyatu dalam raga mu."


Ucap Ine sambil mencium lembut bibir Robert.


Saat itu suasana menjadi romantis di saat mereka berdua yang sedang di landa kasmaran sedang bertemu bagaikan tidak ada beban masalah di benak nya serasa dunia hanya milik mereka berdua dan penghuni bumi lain nya sedang tertidur tanpa melihat kemesraan mereka berdua.


Lalu apa yang akan di lakukan oleh Kolonel Mateow kepada Rpbin sebagai pimpinan gang rubah merah dan hal licik apa yang akan dilancarkan oleh Komandan Williams apakah Komandan Williams dan Mayor Hendrik masih berani bertingkah saat mengetahui bahwa di balik team ujung tombak ada Kolonel Mateow dan bagaimana acara pernikahan adat Robert dan Ine akan berjalan lancar tanpa ada rintangan?


untuk mengetahui jawaban nya maka ikuti terus kisah nya hanya di I'M A WOLF MAN dan jangan pernah bosan untuk selalu dukung author agar rajin update nya.