I'M A WOLF MAN

I'M A WOLF MAN
BAB 80 . TERHUKUM RINDU



Kerinduan itu sangat lah menyiksa setiap orang namun semua kembali kepada kita masing - masing bagaimana menyikapi nya, Mampukah mendobrak semua yang telah menjadi pembatas nya atau kah kita hanya diam menantikan sebuah keajaiban itu datang menghampiri kita agar bisa bersatu kembali.


Begitu juga dengan yang di rasakan oleh Robert yang sebenar nya sangat merindukan akan hadir nya Ine dan Mikael di setiap hari - hari nya namun keadaan yang membuat mereka terpisahkan oleh alam yang berbeda dan yang mampu Robert lakukan hanya lah diam menahan rasa rindu yang semakin menikam hati nya.


Mungkin hari ini lah saat nya Robert mengklarifikasi semua nya di hadapan Ine, Mikael, Ina dan Scudetto mengenai perasaan nya agar tidak ada lagi salah sangka di antara mereka semua sebab yang menjadi kunci dalam masalah ini adalah Robert yang selama ini selalu diam menyimpan semua nya sendiri tanpa berbagi dengan siapa pun dan semua di tunjuk kan melalui prilaku nya yang belum tentu orang lain mengetahui.


" Robert sebenar nya ada masalah apa hingga membuat mu seperti apa, Bicaralah aku akan memahami mu,"


Ucap Ina dengan senyum simpul menghiasi wajah nya.


" Aku hanya merasa rindu dengan keluarga kecil ku,"


Jawab Robert dengan pandangan lurus ke arah Scudetto yang sedang bermain.


" Bila kamu rindu mengapa tidak kamu temui, Selama ini juga aku tidak pernah melarang mu untuk bertemu mereka,"


Ucap Ina dengan mimik wajah yang berubah.


" Memang kamu tidak pernah melarang atau menyuruh ku tapi semua nya sudah berbeda Ina,"


Ucap Robert sambil memandang ke arah Ina.


" Apa yang berbeda semua tetap sama Robert, Yang membuat berbeda pola pikir mu saja,"


Jawab Ina dengan ekspresi datar.


" Iya memang aku yang bersalah atas semua ini hingga dia harus mengalami hal yang sangat tragis saat itu,"


Ucap Robert sambil menyalahkan diri sendiri.


" Tidak ada yang salah hanya waktu yang tidak tepat saat itu, Yakin lah kamu bisa lalui ini semua Robert,"


Ucap Ina sambil menghadap ke Robert dan memegang kedua lengan nya diiringi dengan senyuman.


" Apa yang harus ku perbuat Ina semua nya telah berlalu,"


Ucap Robert sambil menundukkan kepala nya.


" Temui mereka dan ungkapkan semua isi hati mu,"


Ucap Ina diiringi dengan senyuman.


" Terimakasih Ina kamu sungguh mengerti perasaan ku,"


Ucap Robert sambil memeluk erat tubuh Ina.


Saat itu Mikael melihat Robert yang sedang memeluk tubuh Ina yang sangat erat dan timbul lah amarah yang luar biasa dalam hati Mikael lalu tanpa berpikir panjang Mikael keluar dari persembunyian nya di balik semak - semak dan berlari menuju Ina dan Robert yang sedang berpelukan.


Kemudian Mikael menerjang tubuh mereka berdua sehingga Ina dan Robert terpental dan jatuh di rerumputan di sebuah taman bermain, Saat itu Ronald dan Rebecca sempat terkejut menyaksikan hal tersebut dan mereka berdua berfikir mengapa Mikael menyerang Ina dan Robert sebenar nya ada masalah apa lalu kemana Ine yang biasa nya selalu bersama Mikael atau kah itu perintah dari Ine agar menyerang mereka berdua.


" Hei, Ada apa itu mengapa Mikael menyerang mereka berdua?"


Tanya Ronald dengan tatapan bingung.


" Pasti ada yang tidak benar ini sebab tidak mungkin Mikael menyerang Ayah nya sendiri,"


Jawab Rebecca sambil menarik lengan Ronald untuk menghampiri Ina dan Robert.


Saat itu Scudetto melihat bahwa Ayah dan Ibu nya di serang oleh Mikael maka dengan spontan Scudetto berubah wujud nya menjadi seekor srigala buas yang cukup besar dan berlari menuju di mana Ina dan Robert terjatuh saat itu, Di sisi lain ada Ine yang tidak mengetahui masalah tersebut dan saat itu Ine dan Rowdi beserta beberapa leluhur lain nya sedang mengadakan pemujaan ucapan bersyukur kepada alam semesta di puncak bukit di mana mereka tinggal.


" Mikael mengapa kamu menyerang Ayah dan Ibu mu?"


Tanya Ronald sambil membantu Robert berdiri.


" Mikael anak ku mari kita pulang, Kita temui Ibu mu dan Ayah akan kata kan semua nya,"


Ucap Robert sambil memegang lengan nya.


" Tidak ada yang perlu di bicarakan lagi Ayah, Semua sudah jelas bahwa Ayah sudah melupakan Ibu selama ini dan bahagia bersama dia!"


Ucap Mikael dengan nada gusar dan sorot mata penuh amarah.


" Mikael kamu salah sangka Nak, Tidak seperti itu Ayah mu tetap menyayangi dan mencintai Ibu mu selama nya,"


Ucap Ina yang mencoba menenangkan Mikael yang sedang marah.


Namun belum sempat Mikael menjawab perkataan Ina tiba - tiba tubuh Mikael di tendang oleh Scudetto yang sudah berwujud srigala buas bertubuh besar dan saat itu Scudetto menghajar Mikael tanpa ampun dan tanpa di beri kesempatan Mikael untuk membalas nya, Mereka berempat sempat terkejut melihat hal tersebut perkelahian antara Mikael dan Scudetto sangat lah brutal dan seperti nya Scudetto pun sedang marah.


" Jangan diam saja pisah kan mereka berdua apakah kalian menunggu ada korban baru akan memisahkan nya!"


Ucap Ina dengan nada panik melihat mereka bertarung.


" Iya benar juga mengapa kita malah diam saja, Ayo Robert,"


Jawab Ronald sambil berlari lalu berubah menjadi srigala juga dan di susul oleh Robert.


Saat itu Rebecca dan Ina lumayan panik dan bingung apa yang harus di lakukan agar mereka menghentikan perkelahian dan saat itu Rebecca menanyakan apa yang terjadi mengapa Mikael tiba - tiba menyerang mereka berdua lalu Ina pun menjawab tidak tahu menahu sebab diri nya sedang berbicara dengan Robert dan tiba - tiba Mikael datang menyerang.


Namun seperti nya hal itu adalah hal yang tepat bagi Robin, Hendrik, Clark dan Felix yang saat itu sudah tiba di taman tersebut menyaksikan kejadian itu dari kejauhan sambil melipat tangan nya depan dada dan senyum sinis melihat apa yang di lakukan Mikael menyerang Robert Ayah nya sendiri.


Saat ini kamu juga merasakan apa yang aku rasakan dahulu Mikael, Dulu Ayah ku lebih menyayangi Robert banding kepada ku yang tidak pernah di anggap keberadaan nya dan kini Robert lebih menyayangi Scudetto di banding Mikael, Bagus sekali hal ini bisa aku manfaat kan.


" Robin apa lagi yang kamu tunggu ayo kita bertindak,"


Ucap Clark sambil menyenggol pundak Robin.


" Tolong jangan kalian ambil Scudetto dari pada kalian menyesal nanti,"


Ucap Felix sambil menyatukan telapak tangan nya di depan dada dan pandangan memelas bergantian memandang Robin dan Clark.


" Hai bodoh, Jangan ikut campur dengan urusan ku lebih baik pergi sana kamu!"


Jawab Clark sambil mendorong Felix terjatuh ke tanah.


" Ingat kata - kata ku kalian pasti menyesal nanti,"


Ucap Felix sambil membalikkan badan nya dan merangkak menuju Ina dan Rebecca berdiri.


Saat itu Ina mencoba memanggil Ine agar datang dan menghentikan Mikael yang sedang marah namun sepertinya sia - sia hingga Ina merasa putus asa dan saat itu Ina memutuskan untuk mendatangi mereka berempat yang sedang berkelahi dan pasti nya saat ini Mikael di serang oleh tiga srigala buas dan Ina tidak ingin terjadi sesuatu kepada Mikael sebab bagaimana pun juga Mikael adalah keponakan nya.


" Ina apa yang akan kamu laku kan?"


Tanya Rebecca sambil menahan lengan Ina.


" Aku akan melerai mereka sebab aku tidak ingin melihat Mikael terluka,"


Jawab Ina sambil melepaskan pegangan tangan Rebecca di lengan nya.


" Tapi Ina ...."


Ucap Rebecca yang belum selesai namun Ina sudah berlari menuju mereka berempat.


Saat itu Scudetto sudah benar - benar hilang kesabaran sebab melihat Robert dan Ronald terkena pukulan oleh Mikael sehingga terluka cukup serius bagian dada seketika Scudetto pun ingin membalas Mikael namun saat Scudetto melayangkan pukulan ke arah Mikael dihalangi oleh Ina berdiri tepat di hadapan Mikael sambil berteriak ke arah Scudetto yang sedang marah besar saat itu kepada Mikael.


" SCUDETTO HENTIKAN!"


Teriak Ina di hadapan Mikael sambil merentangkan kedua tangan nya menghadang pukulan Scudetto.


Otomatis tubuh Ina terpental sangat kuat menghantam tubuh Mikael yang berada tepat di belang Ina dan mereka berdua pun jatuh tepat di hadapan Hendrik, Robin dan Clark pasti mereka bertiga tidak ingin melewatkan momen yang sangat tepat ini, Kemudian mereka bertiga pun segera menarik tubuh Mikael yang pingsan karena kepala nya terbentur batu dengan keras sedangkan Ina saat ini sedang luka parah terkena pukulan Scudetto.


Seketika Scudetto tersadar bahwa yang terkena pukulan adalah Ina bukan lah Mikael yang telah melukai Ayah dan Paman nya lalu Scudetto pun berubah wujud kembali menjadi anak berusia 5 tahun lebih berlari menghampiri Ina sambil menangis sejadi - jadi nya, Begitu pun Robert dan Ronald yang segera merubah wujud menjadi manusia dan menghampiri tubuh Ina yang tergeletak di tanah.


" Ibu maaf kan aku,"


Ucap Scudetto memegang telapak tangan Ina sambil menangis.


" INA ...."


Ucap Robert dengan nada panik.


" Dia hanya pingsan, Ayo kita segera membawa nya ke rumah sakit,"


Ucap Ronald dengan sigap setelah melihat denyut nadi Ina.


Kemudian Robert segera menggendong tubuh Ina yang telah pingsan menuju ke mobil di ikuti oleh Ronald, Scudetto dan Rebecca, Sedangkan Felix hanya melihat dari kejauhan sambil meneteskan air mata sebab hati nya merasa sedih melihat Ina yang terluka parah, Sejak saat itu dalam hati Felix berikrar untuk membantu mereka mengalah Robin dan kawan - kawan nya.


Aku harus membantu mereka, Bodoh nya aku selama ini di buta kan dengan indah nya gemerlap ambisi ku menguasai dunia sedangkan semua ini bukan lah milik ku dan yang ku terima hanya lah duka dan hinaan dari mereka, Aku harus memberi tahu mereka tentang rencana licik nya Robin, Hendrik dan Clark yang berniat untuk mengambil Scudetto agar Robert menyerahkan kalung wasiat nya kepada mereka.


Bergumam lah dalam hati Felix sambil menyeka air mata yang tidak mampu terbendung lagi mengenang semua kesalahan yang sudah di perbuat selama ini kepada seluruh masyarakat hingga menimbulkan banyak masalah, Kemudian Felix bergegas mengejar mereka menuju rumah sakit dengan semua konsekuensi bila dia mengatakan hal itu kepada Robert.


Waktu terus berjalan dan Ine pun merasa ada yang kurang sebab sejak acara penyembah an berlangsung ia tidak melihat Mikael putra nya di acara itu dan di saat acara berlangsung Ine mendengar Ina memanggil nya dengan teriakan yang sangat keras namun Ine berfikir apa yang terjadi dengan Robert sehingga Ina memanggil nya sampai seperti itu.


" Ayah apakah melihat Mikael?"


Tanya Ine sambil meletakkan segelas susu di hadapan Rowdi.


" Tidak bukan kah dia tadi sedang tidur saat kita pergi ke acara leluhur?"


Jawab Rowdi yang berbalik bertanya kepada Ine.


" Iya benar tadi dia sedang tidur tapi ini tadi ku lihat ia sudah tidak ada di tempat tidur nya dan aku khawatir terjadi sesuatu kepada nya Ayah,"


Ucap Ine dengan nada gelisah.


" Baik lah biar Ayah mencari nya bersama beberapa tetua suku dan kamu tenang lah jangan khawatir berlebihan ya Anak ku."


Jawab Rowdi sambil bangkit dari duduk nya lalu melangkah pergi bersama beberapa tetua suku.


Saat itu Ine hanya menjawab dengan mengangguk namun tetap saja hati nya tidak merasa tenang namun ia juga merasa bingung apa yang harus ia lakukan mengapa saat Ine memanggil Ina tidak ada jawaban sama sekali begitu pun kepada Mikael dan Ine pun tidak dapat melihat keberadaan kedua nya di mana.


Akhir nya Ine pun melangkah kan kaki nya untuk mendatangi rumah dan toko di mana biasa nya Ina berada namun di kedua tempat itu pun tidak di temukan Ina atau siapa pun yang Ine temukan hanyalah jejak dari Robin, Hendrik dan Clark maka semakin khawatir lah hati Ine dan teringat kembali masa lalu yang menyedihkan itu.


Kemudian Ine terus mencari keberadaan mereka sedangkan Robin, Hendrik dan Clark sedang mencoba menyadarkan Mikael yang sedang pingsan dan mengobati luka nya dengan harapan Mikael bisa membantu niat mereka untuk mengambil Scudetto untuk nya bahkan bila perlu Mikael lah yang di perintahkan untuk mengambil kalung wasiat itu dari Robert dan menyerahkan kepada mereka.


Namun apakah akan semudah itu Robin mencuci otak Mikael seorang bayi yang belum sempat di lahirkan dan telah di bunuh nya waktu itu di dalam kandungan Ibu nya akan kah mau membantu Robin untuk menghabisi Ayah nya sendiri bukan lain adalah Robert, Lalu apakah Scudetto akan diam saja melihat hal itu terjadi kepada Ayah dan Ibu nya yang sangat menyayangi nya selama ini dan bagaimana dengan kondisi Ina saat ini apakah masih bisa tertolong atau kah Ina meregang nyawa nya di tangan putra kesayangan nya?


Jangan pernah beranjak dari kisah mereka semua yang ada hanya di I'M A WOLF MAN dan jangan pernah bosan untuk selalu dukung author agar semangat nulis.