
Dalam kehidupan ini begitu banyak jenis permainan bahkan terkadang dari sebuah permainan kita bisa menghasilkan pundi - pundi pendapatan, Lalu permainan apa yang akan di mainkan oleh Scudetto seorang anak berusia 5 tahun bersama Robert dan Felix yang kini sudah berganti wajah menjadi lebih mudah 20 tahun dan apa yang akan di hasilkan oleh kedua nya dari permainan itu?
Hari ini Robert sengaja mengambil cuti di kantor nya sebab diri nya merasa lelah dan penat dengan segala permasalah yang sudah berlalu 5 tahun yang lalu kini muncul kembali ke atas permukaan dan pasti nya semua itu membuat Robert teringat kembali tentang masa lalu nya yang telah di kubur dalam - dalam pasti nya hal itu tidak lah mudah bagi Robert untuk menghadapi nya.
Pagi ini di rumah Robert sudah terjadi sebuah kegaduhan karena muncul nya Felix di samping bak sampah belakang rumah camp Robert dan pasti nya hal tersebut mengundang perhatian seisi rumah dan saat itu hanya Rebecca yang mengenal nya dengan nama Firman, Pasti nya hal itu mengundang kecurigaan Ronald yang selama ini sudah menjalin hubungan dengan nya.
" Hai sedang apa kamu di sini dan siapa kamu juga apa tujuan mu tidur di dekat bak sampah?"
Tanya Ronald sambil menepuk bahu Felix yang sedang tertidur agar terbangun.
" Ada apa lagi Ronald itu, Pagi - pagi sudah berteriak di belakang rumah?"
Celoteh Ina sambil senyum melirik kepada Rebecca.
" Seperti tidak tahu saja kamu Ina, Semua lelaki di rumah ini kan memiliki kebiasaan aneh setiap pagi,"
Jawab Rebecca sambil senyum dan menuangkan nasi goreng seafood di sebuah piring.
" Aku tidak begitu ok,"
Ucap Robert sambil bangkit dari duduk nya dan berjalan menuju belakang rumah nya di ikuti Scudetto.
" Detto habis kan sarapan mu jangan ikuti Ayah mu."
Teriak Ina yang mencoba menghentikan langkah Scudetto namun tidak di hirau kan.
Saat itu Ina dan Rebecca melanjutkan aktivitas nya sebab diri mereka harus segera menuju ke toko kue nya dan mengerjakan pesanan kue yang akan di ambil oleh pemesan nya tepat jam 2 siang, Sedang kan Ronald, Robert dan Scudetto masih mengamati sosok manusia asing bagi mereka yang tiba - tiba muncul di belakang rumah nya dan sedang tidur di samping bak sampah.
" Siapa dia mengapa tiba - tiba ada manusia tidur di sini, Apakah kamu mengenal nya Robert?"
Tanya Ronald sambil berdiri memandangi sosok manusia asing yang sedang tertidur lelap di hadapan nya.
" Tidak, Bahkan aku baru melihat nya kali ini,"
Jawab Robert sambil merangkul tubuh Scudetto yang berdiri di hadapan nya.
" Apakah dia telah mati Paman?"
Tanya Scudetto dengan tatapan tajam ke arah Felix yang masih tertidur lelap.
" Tidak dia hanya sedang tidur, Coba bangun kan sekali lagi Ronald,"
Jawab Robert sambil memerintah Ronald untuk membangunkan Felix.
Saat itu berulang kali Ronald mencoba membangunkan Felix namun tidak berhasil dan hal itu membuat Ina dan Rebecca penasaran sebenar nya mereka sedang menemukan apa hingga berlama - lama di belakang rumah dan meninggal kan sarapan pagi nya lalu untuk menjawab rasa penasaran mereka berdua pun menghampiri Ronald, Robert dan Scudetto.
" Apa yang kalian lakukan mengapa berlama - lama di sini?"
Tanya Rebecca sambil melangkahkan kaki berjalan menuju mereka bertiga.
" Benar sekali, Apakah kalian menemukan Pupis liar dan akan memelihara nya?"
Tanya Ina sambil berjalan di samping Rebecca.
" Bukan Pupis tapi seorang manusia yang sedang tertidur di samping bak sampah,"
Jawab Robert sambil melihat ke arah Ina dan Rebecca yang sedang berjalan mendekat.
" Manusia? Siapa dia, Selama ini tidak pernah hal ini terjadi di rumah kita mau pun rumah warga sekitar,"
Ucap Ina dengan nada penasaran.
" Oh my Lord, Itu Firman mengapa dia tidur di situ apakah dia tidak memiliki tempat tinggal di kota ini hingga harus tidur di situ?"
Ucap Rebecca sambil menutup mulut nya dengan ekspresi terkejut dan penuh tanya.
" Siapa Firman, Apakah kamu mengenal nya Rebecca?"
Tanya Ronald sambil memegang slang air untuk menyiram Felix agar bangun.
" Iya aku mengenal nya, Apa yang akan kamu lakukan Ronald?"
Tanya Rebecca sambil melihat slang air yang di pegang oleh Ronald.
" Membangunkan nya, Sebab sedari tadi aku membangunkan nya dia tidak bangun - bangun dan terlihat semakin lelap tidur nya,"
Jawab Ronald dengan wajah tanpa rasa bersalah.
" Tidak sopan, Biar aku yang membangunkan."
Ucap Rebecca dengan sinis kepada Ronald.
Kemudian Rebecca pun mendekati tubuh Felix lalu jongkok di samping Felix dan menepuk wajah Felix beberapa kali dengan memanggil nama nya dan ternyata benar Felix membuka mata nya perlahan dan terlihat lah oleh nya wajah Rebecca yang sedang tersenyum ramah kepada nya kemudian Rebecca pun bangkit dari jongkok nya dan kembali berdiri di samping Ronald.
" Kakak cantik, Aku sedang bermimpi kah atau aku sudah berada di alam lain hingga bisa melihat Kakak cantik lagi?"
Tanya Felix dengan membuka mata nya lebar - lebar.
" Kamu sedang berada di belakang rumah kami, Siapa kamu dan apa yang kamu lakukan di rumah ku?"
Tanya Robert dengan nada tegas.
" Aduh dia lagi yang muncul apa yang harus aku lakukan?"
" Apakah dia tuli hingga tidak mendengar pertanyaan mu Robert?"
Tanya Ina dengan tatapan kesal.
Saat itu mereka berempat saling pandang dengan tatapan bingung namun tiba - tiba Scudetto mengambil slang air yang di pegang Ronald dan menyemprotkan air ke arah Felix sambil tersenyum bahagia dan hal itu membuat mereka semua tertawa melihat ulah Felix yang di semprot air oleh Scudetto sambil tertawa lepas.
" Ayah ijinkan dia tinggal bersama kita untuk menemani ku bermain saat Ayah dan Ibu sibuk bekerja,"
Pinta Scudetto sambil memegang tangan Robert dan Ina dengan tatapan polos.
Mendengar permintaan Scudetto Ina dan Robert saling memandang bingung sebab pasti nya mereka berdua mempertimbangkan banyak hal secara mereka berdua tidak mengenal betul siapa dia dan masih banyak pertimbangan bagi mereka berdua, Karena mendengar permintaan Scudetto maka hari ini Felix yang bernama Firman saat ini di beri kesempatan untuk tinggal disitu bersama mereka.
Kemudian Felix pun di perintahkan untuk mandi membersihkan diri nya dan di berikan baju oleh Ronald dan selama Felix mandi mereka memperbincangkan hal itu apa yang harus mereka laku kan namun dengan gigih Scudetto meyakinkan mereka berempat bahwa Firman tidak berbuat macam - macam dia hanya membutuhkan makan dan tempat tinggal, Dari situ lah Ronald, Rebecca dan Ina setuju tapi tidak bagi Robert yang tetap menaruh rasa curiga kepada Firman.
Dan akhir nya mereka bertiga pun harus pergi menuju toko kue dan Ronald pun harus membuka cafe nya sedang kan Robert harus membawa Scudetto ke sekolah nya bersama Firman sambil menyelidiki siapa dan apa maksud Firman sebenarnya, Apakah benar yang di kata kan Scudetto bahwa Firman hanya membutuhkan makan dan tempat tinggal saja saat ini atau ada maksud tertentu yang membuat nya mendekati rumah nya.
Di sisi lain ada Hendrik, Robin dan Clark yang ternyata mengawasi gerak gerik Felix sejak semalam dan mengikuti kemana lari nya Felix sambil mereka mencari waktu yang tepat untuk bisa mendekati Scudetto dan membawa nya pergi agar mereka bisa melakukan barter dengan Robert namun mereka seperti nya lupa siapa Scudetto sebenar nya.
" Bagus sekali sekarang Felix sudah berada di rumah Robert berarti kita bisa dengan mudah mengambil anak kecil itu,"
Ucap Clark dengan senyum sinis melihat ke arah Felix.
" Benar sekali tinggal selangkah lagi kita akan menguasai dunia dan pasti nya dunia dalam genggaman kita dengan mudah nya,"
Timpal Robin sambil tertawa lepas.
" Semoga saja otak dia waras, Kalian tahu kan bagaimana pola kerja otak Felix yang suka aneh pola pikir nya,"
Ucap Hendrik sambil melirik ke arah mereka berdua.
" Iya benar juga dengan yang di katakan Hendrik, Kita harus bisa doktrin Felix agar tidak berbuat macam - macam dan tetap mau menuruti apa ucapan kita,"
Sambil membalikkan tubuh nya dan menyandarkan nya di sebuah tembok pembatas sekolah.
" Iya benar kata mu Robin, Bagaimana cara kita mendekati Felix sedangkan sedari tadi Robert bersama nya dan Felix sudah makan apa saja sedari tadi sedangkan kita hanya makan roti saja sejak semalam,"
Imbuh Clark yang ikut membalikkan badan nya dan menyandarkan tubuh nya di samping Robin.
" Kita harus berpura - pura menjual suatu makanan agar bisa mendekati nya sebab dalam otak Felix hanya makanan dan anak - anak pasti suka mainan maka kita harus berpura - pura menjadi pedagang kedua nya,"
Ucap Hendrik sambil tetap memperhatikan gerak gerik Felix yang sedang di interogasi oleh Robert di sebuah ayunan.
Kemudian mereka bertiga pun mencari cara bagaimana cara mendekati Felix dan Scudetto agar rencana mereka tercapai namun beda hal nya dengan apa yang ada dalam benak Felix yang mulai gemetar dan kacau hati juga pikiran nya sebab dalam hati kecil Felix saat yakin Scudetto mengenali nya dan akan berbuat seperti dahulu bahkan akan berbuat yang lebih fatal lagi dari yang dahulu sebab saat ini Scudetto sudah besar pasti nya bila berubah menjadi srigala pasti lebih buas dan kejam.
Sial seperti nya semalam aku salah berlari dan bersembunyi, Padahal maksud ku agar aku tidak di manfaat kan oleh Robin tapi mengapa aku malah menyerahkan diri kepada kawanan srigala buas ini aku harus bisa lepas dari mereka semua sebelum anak kecil itu mengoyak tubuh ku seperti waktu itu, Tapi aku harus pergi kemana lagi dan kalau aku pergi dari mereka pasti aku kelaparan lagi?
Bergumam lah dalam hati Felix sambil menikmati es cream di tangan nya sambil duduk di sebuah ayunan sedangkan Robert sedang menerima telepon dari kantor nya sekitar dua jam berlalu Scudetto pun keluar dari sekolah nya dan berlari menghampiri Robert yang sedang bertemu dengan asisten dari kantor di taman tempat bermain depan sekolah Scudetto.
" Ayah aku mendapat bintang,"
Ucap Scudetto sambil berlari menghampiri Robert.
" Pintar nya anak Ayah yang tampan, Beri salam kepada Paman Sandi nak,"
Jawab Robert sambil mencium dan mengelus kepala Scudetto sambil tersenyum.
" Hai Paman, Ayah aku akan bermain dengan Firman di sana boleh kan Ayah?"
Tanya Scudetto setelah menyapa Sandi asisten Robert di kantor.
Saat itu Robert hanya menjawab dengan mengangguk menandakan Robert mengijinkan Scudetto bermain dengan kawan baru nya sedangkan Robert melanjutkan perbincangan nya bersama Sandi mengenai rumor yang sedang ramai di bicarakan masyarakat mengenai sosok mahkluk yang menyerupai monster dan pasti nya hal itu membuat masyarakat merasa cemas dan khawatir, Di sisi lain Scudetto berlari menghampiri Felix yang kini berubah nama menjadi Firman yang sedang duduk di ayunan sambil menikmati kue.
" Hai kamu, Aku tahu siapa kamu jadi berani - berani kamu menipu ku mahkluk bebal!"
Ucap Scudetto dengan tatapan sinis berdiri di hadapan Felix.
" Aduh, Bagaimana mungkin kamu tahu siapa aku kan aku sekarang lebih mudah dan tampan tidak seperti dulu lagi anak tampan,"
Jawab Felix yang mencoba tenang meski sebenar nya takut juga dengan Scudetto.
" Seperti apa pun wujud mu aku bisa mengenali mu dan aku ingin kamu menemani ku bermain seperti dulu lagi sebab waktu itu aku belum puas bermain dengan mu!"
Ucap Scudetto dengan tatapan sinis dan nada geram.
" Sudah lah kita berdamai saja ya bermain yang lain saja ok, Aku benar - benar sudah berubah saat ini tidak seperti dulu lagi,"
Jawab Felix yang mencoba merayu Scudetto.
" Aku tahu kamu sekarang sudah berubah menjadi monster dan aku akan memukul kepala mu dan mengoyak tubuh mu MONSTER JELEK HABIS KAU!"
Teriak Scudetto sambil mengejar Felix yang lari tunggang langgang di kejar Scudetto.
Saat mendengar Scudetto berteriak mengatakan monster refleks pandangan Robert dan Sandi tertuju kepada Scudetto yang berlari mengejar Felix yang berlari tunggang langgang mengitari taman bermain hingga membuat orang yang melihat nya tertawa melihat ulah Felix yang ketakutan di kejar oleh anak kecil yang baru berusia 5 tahun lebih.
Dan hal itu di anggap Robert hanyalah permainan anak - anak yang menjadi kan Firman monster dan di kejar oleh Scudetto dan beberapa teman sekolah nya namun tidak bagi Firman yang benar - benar merasa ketakutan tubuh nya di koyak seperti dahulu lagi dan hal itu menjadikan trauma tersendiri bagi Felix yang kini di kenal menjadi Firman teman bermain Scudetto.
Lalu apakah Scudetto akan mengatakan kepada Ina dan Robert siapa sebenar nya Firman tersebut dan apakah yang akan di lakukan oleh Robin, Hendrik dan Clark agar bisa menindas Felix demi tercapai nya keinginan mereka semua lalu apakah Felix akan melakukan apa yang mereka perintahkan atau Felix akan membantu Robert dan menjadi pembelot dari kawan - kawan nya demi makanan dan tempat tinggal?
Ikuti terus kisah mereka semua hanya di I'M A WOLF MAN dan jangan pernah bosan untuk selalu dukung author agar semangat nulis nya.