I'M A WOLF MAN

I'M A WOLF MAN
BAB 82 . MEMAHAMi



Sering kali kita mengerti tapi tidak paham sebenar nya sekilas dua kata itu bermakna sama namun penjabaran dan pelaksanaan nya sangat berbeda jauh, Bila orang hanya mengerti kita maka orang tersebut tidak benar - benar memahami kita seperti apa namun bila seseorang sudah memahami pasti orang tersebut juga mengerti kita itu lah perbedaan memahami dan mengerti yang sering salah arti pelaksanaan nya.


Kondisi seperti yang sedang di alami Robert tidak hanya di butuhkan hanya sekedar pengertian saja namun juga perlu sebuah pemahaman dalam kondisi yang tidak tepat seperti ini, Satu sisi diri nya mencintai wanita yang berada di alam lain namun di dunia nyata ada sosok kembaran dari wanita yang ia cintai.


Bila seperti itu mampukah melupakan sosok yang kita cintai secara utuh pasti nya hal itu sangat lah sulit bila sudah berbicara mengenai perasaan yang bisa di lakukan hanyalah berbagi dan hal tersulit adalah berbagi sesuatu yang kita suka atau cintai dengan siapa pun sama hal nya kita mencintai musuh kita.


Di posisi Ine dan Mikael saat ini mampu kah mereka berbagi Robert dengan Ina dan Scudetto yang kadar kasih sayang dan cinta Robert di tuntut untuk sama namun di muka ini tidak ada yang nama nya keadilan sepenuh nya sebab hanya Tuhan lah yang mampu bersikap adil kepada umat nya.


Lalu bagaimana sikap Ine dan Mikael setelah mendengar penjelasan dari Robert yang mengatakan bahwa mereka berdua selalu berada dalam hati Robert selama nya sedangkan fakta nya Robert masih sibuk dengan rutinitas nya di muka bumi dan yang menemani ada di samping Robert adalah Ina dan Scudetto.


" Maaf kan aku Ayah yang sudah salah menilai Ayah selama ini dan aku beranggapan bahwa Ayah sudah melupakan kami,"


Ucap Mikael dengan kepala menunduk.


" Hal wajar bila kalian beranggapan seperti itu kepada ku sebab selama ini aku sibuk dengan rutinitas ku dan lagi alam kita berbeda tidak memungkinkan ku untuk setiap hari bersama kalian meski aku sangat mengharapkan hal tersebut,"


Jawab Robert sambil merangkul Mikael.


" Tapi apakah kamu benar - benar tidak bisa menemui kami selama nya sayang dan apakah ini perjumpaan terakhir kita?"


Tanya Ine sambil memegang tangan Robert.


" Sayang sabar lah menanti nanti akan tiba saat nya kita bersama lagi sebab bagaimana pun juga saat ini kita sudah hidup di alam yang berbeda dan aku tidak mau menentang ketentuan alam,"


Jawab Robert mencoba memberi pemahaman Ine.


" Baik lah bila memang seperti itu dan aku akan mencoba untuk selalu sabar menunggu mu kembali seperti dulu kita bersama,"


Ucap Ine sambil mencoba tersenyum meski hati nya terasa perih mendengar keputusan Robert.


" Ayah harus ingat bahwa aku dan Ibu selalu setia menanti kedatangan Ayah,"


Ucap Mikael sambil memeluk tubuh Robert.


Setelah itu mereka pun berpisah sambil melambaikan tangan dan menahan air mata nya Robert mencoba tegar menghadapi semua nya yang sudah menimpa nya selama ini dan tidak lama kemudian datang lah Scudetto dan Ronald menghampiri Robert yang sedang berdiri mematung menatap ke arah sebuah semak - semak yang letak nya tidak begitu jauh dari tempat nya berdiri saat itu.


" Ayah di mana Ibu dan Kak Mikael?"


Tanya Scudetto setelah merubah wujud nya menjadi seorang anak kecil.


" Mereka sudah kembali ke alam mereka sayang, Sekarang kita kembali ke rumah sakit ya Nak?"


Jawab Robert sambil tersenyum kepada Scudetto.


Saat itu Ronald merasa kasihan dengan Robert yang harus menjaga perasaan dari Ina dan Ine juga kedua putra nya dan hal itu entah sampai kapan akan berakhir, Kemudian mereka bertiga pun merubah wujud nya menjadi srigala buas dan berlari menuju rumah sakit untuk mengetahui bagaimana kondisi Ina saat ini dan sepanjang perjalanan Robert selalu berdoa agar Ina bisa di selamat kan.


Setiba nya di rumah sakit mereka bertiga segera menemui Rebecca dan Felix yang sedang menangis sambil duduk di bangku saat itu dalam benak Robert dan Ronald berkecamuk melihat mereka berdua dan berfikir apa yang sebenar nya terjadi kepada Ina atau kah Ina tidak tertolong dan masih banyak lagi prediksi mereka berdua.


" Bagaimana keadaan Ina, Dia baik - baik saja kan Rebecca?"


Tanya Ronald sambil menyentuh pundak Rebecca.


" Dia belum melewati masa kritis dan dokter pun tidak bisa berkata banyak mengenai kondisi Ina saat ini,"


Jawab Rebecca sambil masih menangis.


" Ini semua salah ku andai kan aku tidak marah maka Ibu tidak akan terluka seperti ini, Aku pantas di hukum PLAK!"


Ucap Scudetto sambil memukuli kepala nya dengan tangan nya.


" Detto stop, Kamu tidak bersalah dan di sini tidak ada yang perlu dipersalahkan,"


Ucap Robert sambil memegang erat kedua lengan Scudetto.


Saat itu mereka semua terdiam dan hanya mampu meneteskan air mata melihat kondisi Ina yang sedang kritis lalu tiba - tiba Rowdi, Ine, Mikael bersama beberapa ketua suku datang di ruangan itu sedang kan Robert bersama yang lain berada di luar ruangan hanya mampu menyaksikan mereka semua yang mengelilingi tubuh Ina yang sedang kritis dari balik sebuah kaca.


Tanya Ronald dengan mata terbelalak menyaksikan hal itu.


Ternyata jiwa Ina di angkat naik oleh Tuhan dan Ine lah yang menempati raga Ina dan Scudetto saat menyaksikan hal itu berteriak sekuat mungkin memanggil Ina sambil menangis sebab Scudetto tahu bahwa Ina tidak akan kembali lagi selama nya seketika Scudetto membenturkan kepala nya ke sebuah tembok dengan keras dan terjatuh pingsan.


Seketika Robert dan Ronald di buat panik namun saat Robert hendak membawa tubuh Scudetto agar mendapatkan perawatan jiwa Scudetto keluar dari raga nya dan mengatakan bahwa diri nya akan menemani Ina selama nya dengan senyuman khas Scudetto berlari menuju jiwa Ina di ujung lorong rumah sakit kemudian mereka berdua melambaikan tangan kepada Robert, Ronald dan Rebecca diiringi senyuman yang ikhlas.


Sejak kejadian saat itu yang berada di dalam raga Ina adalah Ine dan yang di dalam raga Scudetto adalah Mikael anak kandung Robert dan semua dokter merasa heran melihat kondisi Ina dan Scudetto yang berubah drastis menjadi seperti orang yang tidak terluka sama sekali saat mereka memeriksa nya.


Ada rasa bahagia dan kesedihan yang berbaur menjadi satu dalam hati Robert saat itu sosok Ina yang dia kenal selama ini sungguh baik dan memahami nya bahkan dia rela berkorban melepaskan jiwa nya dari raga nya demi Ine bisa hidup bersama Robert begitu juga dengan Scudetto begitu sayang nya kepada Ina dan Robert diri nya memilih meninggal kan raga nya agar Mikael bisa mendapat kan kasih sayang utuh.


Pengorbanan tanpa syarat yang luar biasa telah Ina dan Scudetto lakukan demi melihat Robert bahagia bersama orang yang di cintai nya selama ini lalu bagaimana dengan Robin, Hendrik dan Clark yang telah melarikan diri apakah mereka masih mengharapkan mendapat kan kalung wasiat leluhur itu atau kah mereka akan bertaubat seperti yang di lakukan Felix.


" Robin kita tidak bisa seperti ini terus, Bahkan saat ini Felix juga sudah bergabung dengan mereka,"


Ucap Hendrik dengan nafas terengah - engah.


" Aku tahu tapi bagaimana cara nya agar kita bisa masuk dan mendekati mereka?"


Ucap Robin sambil mengatur nafas nya.


" Bila ingin mendapat kan anak srigala maka kita harus menjadi srigala juga agar lebih mudah,"


Ucap Clark sambil menyandarkan tubuh nya ke sebuah tembok.


" Apa maksud mu, Apa kamu akan merubah diri kita menjadi srigala kali ini Clark?"


Tanya Hendrik dengan tatapan sinis.


" Dengar dulu penjelasan dia bodoh, PLAK!"


Jawab Robin sambil memukul kepala Hendrik.


Kemudian Clark pun membuat rencana agar Robin bersikap baik kepada Robert, Berpura - pura taubat seperti yang di lakukan Felix saat ini bersikap baik dengan mereka dan terbukti Felix bisa tinggal bersama mereka lalu mengapa Robin tidak bisa sedangkan Robin adalah Adik kandung Robert apakah hal itu tidak lebih mudah untuk masuk kedalam keluarga Robert.


Mendengar hal tersebut Robin diam sejenak sebab bagaimana pun juga di dalam hati Robin masih menyimpan dendam kepada Robert, Dengan dukungan dari Clark dan Hendrik akhir nya Robin menyetujui apa yang di ucapkan oleh Clark demi mendapatkan kalung wasiat leluhur Robin akan mendatangi Robert dan berpura - pura bertaubat dan meminta satu kesempatan lagi untuk menebus semua kesalahan nya.


Di rumah sakit ada Ine, Mikael, Robert dan Scudetto juga Rowdy serta beberapa ketua suku, Mereka semua berada di ruangan inap merasa bahagia sebab semua masalah hari ini sudah terlampaui dan akhir nya Robert bisa bersatu lagi dengan Ine meski saat ini menggunakan tubuh Ina adik kembaran Ine yang bertahun - tahun menanti Robert untuk membuka hati nya untuk diri nya namun ternyata sia - sia sebab bagaimana pun juga Robert tidak akan mengganti Ine dalam hati nya.


" Robert kapan kamu akan melangsungkan pernikahan?"


Tanya Ronald sambil merangkul Rebecca.


" Harus nya aku yang bertanya seperti itu kepada mu Ronald, Kapan kamu menikahi Rebecca?"


Jawab Robert yang berbalik bertanya kepada Ronald.


" Benar yang di kata kan Robert, Kapan kamu menikahi ku Ronald apakah menunggu para monster bertobat semua seperti Felix?"


Tanya Rebecca sambil senyum simpul merangkul pundak Felix.


" Mengapa aku di bawa - bawa dengan urusan kalian?"


Jawab Felix sambil menunjuk wajah nya sendiri.


Akhir nya mereka semua yang berada di ruangan itu tertawa bahagia melihat ulah Felix yang selalu menjadi lelucon sedangkan Robert dan Ine hanya tersenyum sambil saling berpegangan tangan dengan erat, Saat itu wajah Robert sangat berseri - seri berbeda dengan beberapa tahun yang lalu yang selalu terlihat serius dan tegang setiap hari dan Robert selama ini tidak pernah memegang tangan Ina seperti diri nya memegang tangan Ine dan itu membuktikan bahwa memang cinta mereka kekal selama nya.


Lalu bisa kah Robin mendekati Robert dan berpura - pura menjadi baik sedangkan saat ini yang menguasai tubuh Ina sepenuh nya adalah Ine musuh nya yang sudah sejak lama Ine ingin membalas dendam kepada Robin dan juga ada Mikael yang berada di tubuh Scudetto yang sudah mengetahui rencana mereka semua, Lalu apa keputusan Robert saat Robin datang menemui nya dan mengatakan bahwa diri nya ingin bertobat apakah Robert menerima nya?


Jangan pernah beranjak dari kisah mereka semua yang hanya ada di I'M A WOLF MAN dan jangan pernah bosan untuk selalu dukung author agar semangat nulis.