I Love You

I Love You
part 6



Kesetiaan bagi ku utama tapi saat aku bisa memilih tetap sendiri namun tak adil dalam hati anak ku menginginkan kasih seorang ibu mejadikan ku bimbang. Helaan nafas ku berkali kali keluar.


Oh aku harus gimana mana mungkin aku menikah lagi sedangkan aku masih mencintai nya, oh tuhan haruskah aku berkhianat.


Tok tok tok


" masuk " kata Defan


" permisi pak jam 2 nanti bapak ada meeting kerjasama dengan investor. " kata sekertaris Defan


" ok " kata Defan


" hallo bagaimana leon " kata Defan


"fandi sedang main di taman pak dia begitu ceria pak. "kata mata mata defan


Mobil hitam itu melaju ke pemakaman tempat mendiang istrinya terlelap untuk selamanya dan ngan buket mawar ia berjalan menyusuri tepian pemakaman.


Hai semua ini rumit kau tahu fandi sudah SD, dia menjadi anak yang hebat kau tahu di depan ku dia tak pernah merengek meminta seorang ibu. Tapi di hatinya dia rindu pada sosok ibu, kau tahu dia menjadi sasaran bully temanya karna tidak memiliki ibu, tapi aku binggung haruskah aku mengingkari kesetiaan mu sulit bagiku kau tau di sisi lain ada kau dan di sisi lain ada fandi putra kita. Aku pulang dulu terimakasih kau mau melahirkan putra kita.


ayah.....fandi berteriak berlari menuju ayahnya.


"Fandi sayang ayah " kata fandi sambil mengecup pipi ayah nya.


" ayah lebih sayang fandi " kata Defan


" Fandi sekarang turun ok ayah mau mandi " kata Defan


" Ayah fandi senang sekarang bukan tk lagi tapi udah SD, fandi janji bakal banggain ayah makasih y ayah udah mau ngerawat fandi dari kecil dan fandi juga makasih sama nenek ya fandi sayang kalian berdua. I love you. " kata fandi


Mata bu Raini mengalir karna haru mendengar kata kata fandi, sedangkan Defan hanya bisa terdiam menahan tangis haru sekaligus sakit ketika seorang ayah tidak bisa memberikan seorang ibu pada anaknya.


Malam ini defan sengaja bangun untuk sholat tahajud, merenung setelah itu angin seakan sengaja datang defan yang sudah siap tidur terperanjat karna foto pernikahannya dan mendiang istrinya jatuh berserakan.segera ia mendekati ya tuhan ada apa ini? Amplop siapa ini?


Dear suami ku


**Entah akhir akhir ini aku risau. Dan sepertinya usia ku tidak lama lagi aku bimbang bisa merawat putra kita. Dan saat kau membaca surat ini berarti waktunya kau berhenti berfikir dengan status duda mu aku iklas bila kau menikah lagi karna putra kita juga butuh ibu dan maaf aku sudah menutupi bahwa kandungan ku bermasalah percayalah saat kamu tau aku hamil melihatmu tidak tega rasanya bila aku harus mengangkat janin dalam kandungan ku padahal kita 5 tahun sudah berumah tangga namun belum di karuniai anak dan sekarang janin tumbuh dalam rahimku walau setelah dia lahir aku mungkin tidak bisa mengasuhnya. Carilah pendamping yang sanggup mencintai mu dan putra kita.


Tertanda risa


hai kawan kawan apa kabar kalian? terimakasih sudah mau membaca cerita ini yah aku benar benar berterimakasih dan jangan lupa untuk dukung cerita aku biar tambah semangat tolong vote dan comment yah aku yakin sekali kalian akan selalu mendukung ku i love you sayang. ya aku sayang kalian**.