
Keesokan harinya
Pagi ini di Korea tepatnya di Seoul, Yeri terlihat sedang bermalas-malasan di kamarnya. Ia tahu bahwa hari ini adalah hari dimana ia masuk kembali ke sekolah setelah beberapa hari ia izin untuk ke Jakarta. Taeil yang merasa bahwa Yeri belum turun juga langsung menghampiri kamar adiknya
"Dek, kamu ga sekolah hari ini?" Tanya taeil ke yeri
"Eh? Yeri sekolah bang, cuma agak telat deh" Ujar Yeri sambil duduk disamping kasur
Taeil pun menghampiri Yeri dan duduk disampingnya. Ia pun mengelus rambut adiknya itu dengan penuh kasih sayang
"Kok agak telat? Emang ada masalah?" Tanya Taeil ke Yeri namun dijawab anggukan oleh Yeri
"Ada masalah? Masalah apa? Mungkin kamu bisa cerita ke abang" Tawar Taeil dan Yeri pun langsung duduk berhadapan dengan sang kakak. Taeil yang merasa bahwa Yeri sudah mau menceritakan kejadian dengannya, ia pun menghadap ke sang adik.
Yeri pun membuang nafasnya dan mulai berbicara ke Taeil. Ia pun bercerita mengenai bahwa ia dan Jaehyun sudah tidak sedekat dahulu, hingga Jaehyun sudah punya pacar. Taeil pun mendengarkan ceritanya hingga Yeri selesai. Setelah selesai, Taeil langsung membuang nafasnya dan bangkit dari tempat tidur Yeri dan bilang ke Yeri bahwa ia harus bersiap siap ke sekolah yang akan diantar oleh Taeil.
Sesampainya Yeri di sekolah, walaupun ia telat 5 menit, namun ia tetap diizinkan masuk karena alasan yang diusul oleh Taeil. Kini, Yeri menuju ke kelasnya yang sepertinya sedang free, karena kedengaran suara keributan dari dalam kelas tersebut. Yeri pun memasuki kelasnya dan disambut hangat oleh para teman sekelasnya, termasuk Sejeong. Sejeong sangat senang karena Yeri sudah kembali ke sekolahnya walaupun sejeong tau kalau Yeri izin hanya karena rindu dengan Jaehyun, teman masa kecilnya Yeri.
Namun, sejeong bingung, kenapa hanya Yeri saja yang kembali? Bukannya ia bilang bahwa ia akan kembali bersama Jaehyun? Tapi, dimana Jaehyun?
"Yer, lo kesini gak bareng Jaehyun?" Tanya Sejeong bingung. Bukannya menjawab, Yeri malah menundukkan kepalanya dan menangis dalam diam. Sejeong yang heran dengan tingkah Yeri, bertanya lagi ke Yeri. Perlahan demi perlahan Yeri mau bercerita dengannya.
ISTIRAHAT
"YERIIIII!!!!!" Teriak wendy dari kejauhan. Beberapa anak ada yang menoleh karena Wendy teriak, ada beberapa yang masih menikmati pesanan mereka
"Lo kalo mau manggil Yeri, liat situasi dong wen! Jangan teriak disini!" Omel Sejeong ke Wendy. Yang diomeli hanya tersenyum dan langsung duduk di sebelah Yeri
"Hi, yer! Seneng deh gue, lo akhirnya balik lagi kesini. Gue kangen banget sama lo" Jelas Wendy ke Yeri. Yeri hanya tersenyum dan memeluk Wendy, Wendy dengan senang hati membalas pelukan sahabatnya itu. Namun Wendy merasa aneh karena Jaehyun tidak ikut bersama Yeri
"Yer, Jaehyun mana? Kok gak ikut bareng lo?" Tanya Wendy membuat Yeri terlonjak kaget, namun ia hanya bersikap biasa dan menjawab pertanyaan Wendy
"Besok? Bukannya kata lo dia bareng sama lo ya?" Kali ini Sejeong yang bertanya. Ketika Yeri hendak menjawab pertanyaan Sejeong, tiba tiba ada yang memanggil Yeri. Ya! Siapa lagi kalau bukan Mark yang tiap hari pergi dan pulang sama Yeri
"Kenapa Mark?" Tanya Yeri ke Mark yang sudah duduk disampingnya
"Nanti pulsek, pulang bareng gue kan?" Pertanyaan Mark membuat Wendy dan Sejeong kaget.
"Eh? Tumben lo kesini. Iya nanti gue pulang bareng lo kok" Jawab Yeri santai membuat Mark tersenyum dan pergi meninggalkan Yeri dan teman Yeri
Wendy yang melihat kelakuan Yeri yang aneh, langsung bertanya ke Yeri langsung.
"Kok lo bisa kenal sama mark, yer? Tau darimana?" Tanya wendy penasaran begitu juga dengan sejeong. Melihat kedua sahabatnya ingin tahu bagaimana ia kenal dengan mark, langsung bercerita kepada sahabatnya itu. Selesai Yeri bercerita, Wendy dan Sejeong hanya ber-oh ria menandakan mereka paham dengan situasi Yeri saat ini. Saat mereka sedang asyik bersantai karena mereka free hingga pulang, tiba-tiba Jeno dan Jaemin datang menghampiri mereka
"Wihhh kayaknya lagi seru nih... Ikutan dong! Boleh kan??" Tawar Jaemin ke Sejeong
"Seru apaan seru. Ga jelas lu jaem" Marah Sejeong ke Jaemin membuat Jaemin langsung merapatkan mulutnya untuk tidak berbicara. Namun, semua itu tidak terjadi saat Jaemin tahu bahwa ada Yeri disana, namun tidak ada Jaehyun. Jeno pun merasakan hal yang sama, namun ia hanya diam saja.
"Lah? Jaehyun mana, yer?" Tanya Jaemin ke Yeri. Yeri yang mendengar apa kata kata jaemin, langsung terdiam danĀ ia siap untuk menceritakan semuanya.
Selesai Yeri bercerita, Jaemin dan Jeno langsung kaget seakan akan ga percaya dengan apa yang diomongin oleh Yeri.
Setelah tau itu, Jeno langsung menghubungi Jaehyun. Setelah nunggu beberapa menit, ternyata tidak diangkat juga. Akhirnya ia berinisiatif untuk memberi pesan ke Jaehyun
TBC
Haiii this is my first work aku yang aku tulis disini. Semoga kalian suka sama ceritanya dan mohon maaf apabila ada kata, atau tokoh yang sama, karena cerita ini pure dari aku sendiri tanpa copy atau plagiat.
Maaf juga kalo misalkan alurnya kurang jelas menurut kalian atau gimana, so, happy reading :)