
Keesokan harinya
Hari ini, Yeri sudah berada di depan rumah Jaehyun dengan alasan ingin berangkat ke sekolah bersama, secara Yeri sekarang sudah satu sekolah dengan Jaehyun. Jadi, untuk mempercepat waktu, ia berangkat dengan Jaehyun
"Udah sampe aja lo" Heran Jaehyun
"Iyaaa kalo berangkatnya nanti, bisa bisa gue terlambat. Gue kan gamau terlambat ke sekolah baru gue" Jelas Yeri
"Ya udah. Kuy berangkat" Ajak Jaehyun sambil menaiki motornya. Yeri yang melihat itu hanya bisa berdiri dan diam melihat Jaehyun. Jaehyun yang merasa bahwa Yeri belum naik ke atas motornya, melihat ke arah Yeri yang masih saja berdiri dan diam seperti es batu.
"Woy, lo mau telat?" Ucap Jaehyun keras karena posisinya ia berada diluar sedangkan yeri masih di teras rumah Jaehyun. Lalu tiba tiba Yeri menghampiri Jaehyun dan berkata
"Ini.. Naik motor?" Tanyanya
"Iya, kenapa?" Tanya Jaehyun balik
"Bukannya naik mobil?"
"Enggalah, mobil cuma buat hari libur. Naik, nanti telat mau?"
"Serius lo?"
"Iya serius. Udah ayo... Lo kan udah biasa juga gue goncengin naik motor"
Mau ga mau akhirnya Yeri menuruti apa kata Jaehyun. Ia segera menaiki motor Jaehyun dan peluk Jaehyun supaya ia tidak jatuh.
Sesampainya di sekolah
Jaehyun segera mengantar Yeri untuk ke ruang Kepala Sekolah yang kebetulan Kepala Sekolahnya adalah ibunda Jaehyun
Kelas demi kelas mereka telusuri hingga akhirnya mereka sampai di depan ruang kepala sekolah
"Permisi, bun" Ujar Jaehyun sopan
"Iya, eh Jaehyun. Ada apa nak? Tumben kamu udah sampe jam segini?" Tanya sang bunda
"Hehe... Oh iya bun, ada anak baru lohhh... Katanya satu sekolah sama jae cuma beda kelas"
"Iya sayangg bunda sudah tau... Tapi sepertinya anaknya belum datang deh"
"Belum datang gimana bun? Udah dateng kok. Nih anaknya" Ujar Jaehyun seraya memanggil Yeri untuk bertemu sang bunda
"Permisi tante" Salam Yeri lembut
"Ohhh jadi anak barunya itu kamu yeri, kenapa ga bilang sama tante kalo kamu mau sekolah disini"
"Maaf tan, abisnya yang daftarin yeri di sekolah ini kan bibi yeri. Yeri juga gatau kalo jae sekolah disini"
"Ohh okayyy... Tante udah masukin kamu ke kelas yang paling sepi dari keberisikan. Jaehyun, kamu antar ya ke kelas 11 IPA 1"
"Okay bun. Yuk yer"
Akhirnya Jaehyun pun mengantarkan Yeri ke kelas yang berada disamping kelasnya. Di perjalanan mereka dilihat oleh para anak anak yang lain. Secara di sekolah ini, Jaehyun itu famous dan banyak teman yang mau mendekatinya. Sedangkan Yeri, ia hanya sebagai anak baru di sekolah ini. Namun, hal itu sudah biasa bagi Yeri karena saat ia masih berada di Korea pun, ia juga seperti ini. Jaehyun? Ia juga sama halnya seperti Yeri yang hanya bersikap biasa aja
Sesampainya di depan kelas Yeri
"Udah ada gurunya tuh. Masuk sana. Bilang aja lo anak baru" Ujar Jaehyun ke Yeri. Yeri hanya mengangguk dan menetralkan jantungnya karena takut gugup.
"Gue balik dulu ya. Nanti pas istirahat gue susul ke kelas" Ujar Jaehyun lagi dan Yeri hanya mengangguk dan kemudian ia memasuki kelas tersebut
Yeri pun mengetuk pintu kelas tersebut sampai guru yang menerangkan langsung menoleh ke arah sumber suara
"Iya nak, ada apa?" Tanya guru tersebut
"Permisi Bu. Saya Yeri anak murid baru pindahan dari luar negeri, saya habis dari ruang kepala sekolah dan saya disuruh masuk ke kelas ini Bu" jelas Yeri
"Ohhhh kamu anak baru itu. Silahkan masuk nak" Tawar guru tersebut dan Yeri segera masuk ke kelas tersebut.
Yang awalnya kelas tersebut hening berubah menjadi ricuh saat Yeri memasuki kelas tersebut.
"Anak anak.. Hari ini kita kedatangan murid baru dari luar negeri, mohon diperhatikan ya nak. Jangan berisik dahulu" Ujar guru tersebut dengan lembut
Yeri mengumpulkan keberaniannya untuk memperkenalkan dirinya kepada anak kelas yang akan jadi temannya dan teman sekelas dia juga.
"Halo, perkenalkan nama saya Yeri, saya pindahan dari SOPA SCHOOL yang berada di Korea. Tujuan saya pindah kesini adalah karena saya ingin mencoba hal baru di negara yang baru juga. Mohon bimbingannya" Jelas Yeri dengan senyum yang membuat para lelaki yang berada di kelas tersebut semakin ricuh
"Cakep bener loo... Keturunan bidadari ya"
"Alamat rumahnya dimana?"
"Boleh minta nomor teleponnya?"
Ya kira kira begitulah pertanyaan dari anak kelas IPA 1. Yeri hanya bisa berdiam dan berusaha untuk tersenyum. Sang guru pun langsung mensunyikan suara lalu menyuruh Yeri untuk duduk di samping anak perempuan yang kelihatannya pendiam.
"Hai, nama gue Tiara. Salken ya Yeri" ucap anak tersebut dengan lembut. Yeri hanya membalasnya dengan senyuman karena ia masih canggung dengan kelas tersebut.
Skip
Bel istirahat
Kini terlihat jaehyun yang sedang berjalan untuk menuju ke kelas Yeri. Hingga ia sudah sampai di kelas Yeri, Jaehyun pun langsung di kelilingi oleh para anak perempuan di sekolah tersebut. (Mimin juga mau kali dikelilingin)
Namun, walaupun ia di kelilingi oleh para siswi di sekolah tersebut, Jaehyun hanya bersikap biasa saja dan matanya melihat ke dalam kelas Yeri dan ia menemukan Yeri yang sedang duduk sendirian. Namun, Jaehyun berusaha untuk melepaskan dirinya dari kelilingan para siswi dan menghampiri Yeri. Para siswi tersebut langsung pergi karena merasa kesal dengan Jaehyun yang tidak memperhatikan mereka dan malah memperhatikan anak baru itu.
"Woy yer, sendirian aja lo. Ga makan?" Tawar Jaehyun
"Hey jae, gue ga ke kantin yah, pasti kantinnya rame dan lo pasti di kelilingi sama anak anak cewek kayak tadi" ujar yeri
"Maksudnya? Gue bakal dikelilingi sama anak anak cewek tadi dan ga jadi makan?"
"Ya kayak gitu deh maksudnya"
"Udahhh ke kantin aja yuk. Laper gue. Kalo masalah itu, gue yang bakal maju. Lo tenang aja"
Akhirnya Yeri pun mau untuk menuju ke kantin. Sesampainya ia dan Jaehyun di kantin, langsung ada tatapan tajam dari para siswi karena melihat Jaehyun bersama anak baru itu. Ada juga yang senang karena mereka merasa kalo Jaehyun dan anak baru itu cocok.
"Udah lo tenang aja. Lo duduk di sana nanti gue yang pesenin makanannya dan gue bakal ngusulin lo" Ujar Jaehyun dan Yeri langsung turuti apa kata Jaehyun
Saat Yeri hendak duduk ditempat yang mana tadi Jaehyun nyuruh ia untuk duduk, ada satu geng yang menghampiri Yeri.
"Heh! Lo anak baru ya di sekolah ini?" Tanya siswi yang diketahui bernama Gina
"Iya, ada apa ya?" Jawab Yeri
"Ohhh jadi ini anak yang lagi Deket sama gebetan gue"
"Gebetan? Maksudnya siapa?"
"Lo ga usah sok polos deh! Lo yang udah deketin gebetan gue!" Marah sang siswi membuat Yeri menjadi takut
Anak anak yang sedang berada di kantin pun jadi melihat ke arah dimana Yeri sedang dimarahi oleh geng Gina
Jaehyun yang sadar bahwa ada yang sedang marah marah, ia jadi teringat Yeri. Jadi, ia menghampiri geng Gina
"Lo marah marah sama si---" Ujar Jaehyun namun tidak ia lanjutkan saat ia tahu seseorang yang sedang dimarahi oleh Gina
"Hai beb, kamu udah makan belum? Makan bareng yuk" ajak Gina namun tak direspon oleh Jaehyun. Jaehyun hanya fokus pada Yeri dan langsung membawa Yeri pergi dari kantin
"Lo gapapa yer?" Tanya Jaehyun khawatir
"Gue gapapa kok. Eh iya, sorry yaa gara gara gue, lo jadi ga makan kan" Ucap Yeri sedih
"Ehh Lo kenapa sedih? Pasti gara gara Gina ya lo jadi kayak gini"
"Ehh engga kok jae, gue balik ke kelas dulu ya"
"Tapi Lo belom makan yer"
"Gue ga laper"
Akhirnya Yeri meninggalkan Jaehyun sendirian di taman sekolah. Tiba tiba ada seseorang yang menghampiri Jaehyun
TBC
Haiii this is my first work aku yang aku tulis disini. Semoga kalian suka sama ceritanya dan mohon maaf apabila ada kata, atau tokoh yang sama, karena cerita ini pure dari aku sendiri tanpa copy atau plagiat.
Maaf juga kalo misalkan alurnya kurang jelas menurut kalian atau gimana, so, happy reading :)