I Love You

I Love You
BAB 4



Seketika dimas pu mengangkat tubuh riska sambil memandangi nya


Karena naik tangga jadi riska terbangun


"loh mas"riska kaget


" kenapa?"jawab dimas santai


"kenapa mas ngangkat aku?" tanya riska bingung


"tadi kamu tidur disofa jadi aku bawa kamu ke kamar" jelas dimas


"kalo nanti aku tidur dikamar mas dimas mau tidur dimana?" kata riska


"loh bukannya kita sudah menikah?dan kita kan bisa tidur seranjang" jawab dimas


seketika wajah riska memerah,karena seumur hidup ini dia baru akan tidur dengan laki-laki


"ayo tidur" ajak dimas


riska pun mengangguk dan menaruh guling diantara mereka berdua karena riska masih malu dengan suaminya itu


"kenapa kamu tarus guling disini" kata dimas sambil menyingkirkan guling itu ketempat lain


"tapi mas.."


"tapi apa,aku kan sudah bilang tadi kita ini suami istri yang sah" ujar dimas


"iya mas,maafin aku"


"sudah tidurlah" kata dimas sambil memejamkan matanya


*dan mereka berdua pun tertidur lelap hingga pagi sudah datang


07:00*


riska pun bangun dari tidurnya,namun saat dia ingin mandi tiba-tiba brakkk* riska terjatuh pingsan dipinggir ranjang,karena suara nya yang begitu keras dimas pun terbangun dari tidur nya dan melihat istri nya sudah tergeletak pingsan dilantai


"riss kamu kenapaa?!bangunn riss!" seru dimas


karena dia khawatir dia langsung menelpon rendi yakni dokter sekaligus temen deket dimas*


"halo rend lo dimana kesini sekarang,istri gue pingsan nih cepetannn!" kata dimas


"apa lo bilang apa tadi dim istrii?sejak kapan lo punya istri jangan ngehayal deh lo" kata rendi sambil tertawa


"iya deh iya" rendi sambil menutup pintunya


*sembari menunggu rendi datang dimas pun mengangkat tubuh riska ke ranjang dan menyelimuti nya,setelah itu dia turun kebawah untuk memberitahu bibi jika rendi akan datang,setelah itu ia kembali lagi ke kamar untuk menemani istrinya yang sedang sakit itu


sudah 30 menit dimas menunggu dengan penuh kecemasan


07:30


Tok..tok..tokk..


akhirnya rendi pun datang kerumah dimas,dan bi lastri yang buka pintunya


"silakan den masuk udah ditunggu mas dimas"


ujar bi lastri


"iya bik aku masuk duluan ya" ucap rendi sambil masuk kedalam kamar dimas


sedangkan bi lastri menutup pintu dan kembali ke dapur*


saat dimas menunggu riska tiba-tiba ada yang mengetok pintu kamar mereka tok..tok..tok


"masuk rend" jawab dimas karna dia tau yang mengetok itu pasti rendi


setelah itu rendi memeriksa riska


"gimanaa rend?" tanya dimas


"dia demam dim seperti nya dia habis kedinginan" jawab rendi


pasti riska sakit gara-gara tidur disofa tadi malam baru sehari jadi istri gua,dia udah sakit gini,apalagi seumur hidup sama gua pasti dia bakal kesiksa gumam dimas sambil memandang riska


"hey bro lo kenapa?emang bener dia ini istri lo?" tanya rendi


dimas pun menceritakan segalanya kepada rendi sahabat nya itu dengan ekspresi wajah datar karena dia masih memikirkan riska yang tersiksa dengan nya


"owh jadi gitu ceritanya paham gue sekarang,yaudah deh gue pamit dulu ya udah jam segini mau kerumah sakit" ucap rendi sambil keluar dari kamar


"iya makasih ya rend udah dateng" dimas


"ya gue pulang dulu"