I Love You

I Love You
Bab 19



"Heh! Kalian kenapa sih? Kayak liat siapa aja sampe segitunya" Oceh Jaehyun membuat Jeno dan Jaemin menatap satu sama lain hingga Jeno menampar Jaehyun. Jaehyun yang ditampar oleh Jeno langsung menatap Jeno dengan nada marah.


Jeno yang ditatap oleh Jaehyun langsung mengumpat di belakang Jaemin. Tak lama, Jaemin langsung menanyakan ke Jaehyun.


"Ini beneran Jung Jaehyun? Seriusan ini? Eh, demi apa?" Tanya Jaemin ke Jaehyun dengan sedikit takut. Jaehyun yang merasa teman temannya bersikap aneh, langsung bersiap untuk berbicara ke Jaemin serta Jeno.


"Guys, kalian semua harus tau! Temen sekelas gue pun juga harus tau! Gue Jung Jaehyun selaku adik dari Jung Jessica hari ini, tepatnya tanggal 23 September udah kembali ke Korea! Jangan ada yang tanya tanya lagi! Termasuk Ketua kelas, Jeno dan Jaemin awas kalo sampe nanya lagi!" Oceh Jaehyun panjang lebar. Selesai Jaehyun berbicara seperti itu, Jaehyun langsung duduk ditempatnya. Jaemin dan Jeno yang awalnya berdiri, langsung duduk ditempat masing-masing.


Keadaan kelas hening semenjak Jaehyun memberikan pengumuman hingga guru mata pelajaran pertama masuk ke dalam kelas.


Skip~~~


Istirahat pun tiba, kini Jaehyun menuju ke kantin ditemani oleh Jeno dan Jaemin pastinya. Saat Jaehyun melewati kelas Yeri, tepat saat di depan pintu, Jaehyun tertabrak oleh Yeri, namun Yeri tak tahu bahwa yang ia tabrak adalah Jaehyun.


"Eh, sori sori. Gue ga sengaja. Sumpah gue ga sengaja" Maaf Yeri. Saat Yeri mendongakkan kepalanya, ia langsung memasangkan wajah yang malas karena ia tahu bahwa itu Jaehyun. Sementara itu, Jaehyun sendiri langsung menatap Yeri dengan muka datar tapi dingin.


"Eh, elo, sorry ga sengaja" Ucap Yeri singkat. Jaehyun yang mendengar itu, langsung pergi meninggalkan Yeri dan Sejeong, begitu juga dengan Jeno dan Jaemin langsung pergi menyusul Jaehyun.


Sesampainya di kantin, Jaehyun langsung memesan makanan untuk dirinya dan kedua temannya. Jeno dan Jaemin senang karena hari ini mereka dibayarin oleh Jaehyun. Karena tak biasanya Jaehyun mentraktir mereka berdua.


Selesai memesan, Jaehyun menuju ke tempat dimana kedua temannya sudah menunggu dirinya. Saat Jaehyun ingin menghampiri Jeno sekaligus Jaemin, terlihat Yeri sedang kebingungan untuk mencari tempat duduk. Jaehyun yang melihat itu langsung menghampiri Yeri dan bertanya kepadanya.


"Nyari apa lo?" Ucap Jaehyun dingin. "Tempat duduk" Jawab Yeri tak kalah dingin. "Oh" Itulah jawaban Jaehyun. Yeri yang merasa kesal dengan jawaban Jaehyun, hanya bisa bernafas kasar. Namun, Jaehyun tak menuju ke tempat duduknya melainkan kembali ke arah dimana ada Yeri.


"Duduk sama gue" Oceh Jaehyun dingin


"Ga mau. Mending disana aja" Tolak Yeri


"Udah penuh semua, mending gabung aja sama gue" Ajak Jaehyun


"Bener tuh, yer. Gabung aja kuy sama jeje, Jeno sama Jaemin. Daripada susah lagi nyari tempat duduknya" Kini giliran Sejeong yang berbicara.


Yeri mau tak mau, duduk dengan Jaehyun. Jaehyun yang sadar bahwa Yeri sudah duduk, kini Jaehyun duduk di hadapan Yeri. Jeno dan Jaemin hanya menatap mereka berdua


Skip~~


Bel Pulang Sekolah


Jaehyun sendirian di kelas. Ini akibat ia terlambat mencatat yang ada di papan tulis karena tertidur di dalam kelas.


Setelah selesai mencatat, ia langsung keluar kelas dan menuju ke parkiran motor. Tapi, ia melihat ada keributan yang ada di Koridor sekolah dekat lapangan basket.


Ia melihat ada 3 anak perempuan sedang mem-bully salah seorang anak perempuan juga. Saat Jaehyun mendekat, ia kaget karena anak yang di bully itu Yeri, Kim Yeri sahabatnya


Ia tak segan segan menghampiri mereka. Seketika diam dan kaget bahwa ada Jaehyun. Yeri yang melihat itu, langsung berlari kearah belakang tubuh Jaehyun


Jaehyun tak tinggal diam. Ia langsung bertanya ke mereka bertiga dengan marah dan kesal


"MAKSUD KALIAN APA NGE-BULLY CEWEK GUE? KALO ADA MASALAH SAMA SAHABAT GUE, SINI MARAHNYA SAMA GUE, JANGAN SAMA SAHABAT GUE" Omel Jaehyun ke ketiya perempuan yang membully Yeri. Saat mendengar ucapan Jaehyun, Yeri dan ketiga perempuan teman sekelas Jaehyun kaget dengan apa


"JAE! DIA TUH GA PANTES SAMA LO! PAHAM?" Omel perempuan yang diketahui bernama Talitha


"MAKSUD LO APA? DIA CEWEK GUE! PAHAM GAK LO!" Omel Jaehyun ke Talitha namun Talitha tetep aja marah sama Jaehyun


"HEH! DIA GA PANTES! DIA MURAHAN JAE BUAT LO! " Marah Talitha ke Jaehyun balik.


Yeri yang mendengar perkataan Talitha yang memanggilnya 'cewek murahan' disambung dengan perkataan Jaehyun yang menyebutnya , langsung pergi meninggalkan tempat itu


Jaehyun yang sadar akan kepergian Yeri, langsung berlari mengejar Yeri. Talitha yang tau Jaehyun mengejar Yeri, langsung berdecik kesal


Yeri berlari hingga ia duduk di bangku taman. Ia menangis sekeras-kerasnya. Ia bingung sekarang ia harus apa. Apakah ia akan bilang ke kakaknya? Atau ia pendam?


Hingga tiba tiba ia mendengar suara kaki melangkah ke arahnya. Ia pun mendongakkan kepalanya dan terkejut akan keberadaan Jaehyun


Ia langsung menghapus air matanya agar tidak kelihatan bahwa ia menangis. Namun, ia tidak kuat, ia menangis sekencang-kencangnya


Jaehyun yang sadar akan itu, langsung duduk di samping Yeri dan mengucapkan kata didalam hati


'Maafin gue yang udah jutekin lo selama ini. Karena gue gamau lo jadian sama Mark karena gue suka sama lo' batin Jaehyun


Yeri terus menangis dan Jaehyun langsung berbicara ke Yeri


"Senderan di pundak gue. Sekarang" Tanya Jaehyun


Bukannya Yeri menuruti apa kata Jaehyun, ia malah berdiri dan ingin meninggalkan Jaehyun. Namun, ketika ingin pergi, tangan Yeri ditahan oleh Jaehyun yang mengakibatkan Yeri kehilangan keseimbangannya dan tak sengaja memeluk Jaehyun


Jaehyun hanya menahan senyumannya. Sementara Yeri, jantungnya sudah berdegup dengan kencang


Mereka melepaskan pelukannya satu sama lain dan Jaehyun bersiap untuk menembak Yeri. Bukan menembak dengan pistol ya, tapi menembak untuk membuat Yeri menjadi pacarnya


"Yer, gue mau ngomong sama lo" Tanya Jaehyun ke Yeri dengan serius, namun Yeri masih mengalihkan wajahnya ke arah lain. Jaehyun pun menghembuskan nafasnya dan bersiap-siap mengeluarkan bunga yang selama ini ia simpan di dalam tasnya


Selesai mengeluarkan bunga dan menaruh di belakang, ia jongkok tepat di depan Yeri yang mematung


Yeri terkejut dengan tingkah Jaehyun. Ia hanya mematung dan tidak bisa mengeluarkan kata kata


"Yer, gue serius. Gue udah lama pendem perasaan ini sama lo ketika kita masih SMP. Cuma gue gabisa ngungkapin ini karena gue takut kalo lo nolak. Cuma, setelah gue pikir-pikir lagi, gue harus berani ungkapin ini sama lo. Dan.. Hari ini, gue ingin ungkapin perasaan gue ke lo. Dan gue berharap lo gaakan nyesel" Jelas Jaehyun panjang lebar


"Would you be mine?" Lanjut Jaehyun membuat Yeri terdiam sesaat dan kembali lagi ke semula.


Tanpa ragu, ia menganggukkan kepalanya menandakan ia setuju dengan perkataan Jaehyun.


Jaehyun yang melihat itu, langsung memeluk Yeri dan Yeri membalas pelukan Jaehyun. Jaehyun langsung mencium kening Yeri tanda ia sayang ke Yeri


Jaehyun pun langsung menggandeng tangan Yeri untuk menuju ke parkiran motor untuk segera pulang


SKIP


Didepan rumah Yeri


Taeil yang sedang menunggu Yeri tiba tiba melihat Yeri sedang di bonceng dengan lelaki yang tidak ia kenal karena pemuda itu memakai helm full face.


Tapi ketika mendekatinya, ia hanya terpatung hingga Yeri turun dari motor Jaehyun. Saat Jaehyun membuka helmnya...


TBC


Haiii this is my first work aku yang aku tulis disini. Semoga kalian suka sama ceritanya dan mohon maaf apabila ada kata, atau tokoh yang sama, karena cerita ini pure dari aku sendiri tanpa copy atau plagiat.


Maaf juga kalo misalkan alurnya kurang jelas menurut kalian atau gimana, so, happy reading :)