
DIRUMAH RISKA
(dikamar)
"apakah aku benar-benar akan menikah bund" kata riska yang duduk di kursi meja rias sambil menatap wajah nya ke cermin yang sudah bersiap
"sudah lah ka ikuti saja apa yang terjadi pasti kamu bisa" ucap bunda sambil memeluk anak gadis nya itu
"ayo bund ka kita berangkat " kata ayah yang muncul tiba tiba didepan pintu kamar riska
"ayo kak" ajak bunda menarik tangan riska
Riska hanya tertunduk meratapi nasib nya saat ini
*kenapa harus aku yang mengalami ini ya tuhan*gumam riska dalam hati
Sesampainya dirumah pak surya
"assalamu'alaikum" ucap salam pak arus
"Walaikumsalam,ayo masuk ris" kata pak surya yang sudah mengenakan setelan jas
Tiba-tiba bu santi menghampiri mereka
"wah wah calon menantu mama cantik bangett ini" ucap bu santi kagum
"Terimakasih bu" ucap riska lirih sambil tersenyum
"Oiya mana dimas ma?" kata pak surya
"sebentar lagi dia turun pa" bu santi
Dimas pun turun dari kamarnya yang berada diatas mengenakan setalan jas warna hitam dasi kupu-kupu melingkar dikerah bajunya serta jam tangan hitam mengkilap mahalnya ia kenakan di tangan nya,dimas pun tampak sangat gagah dan tampan
*kenapa calon suamiku sudah berumur gini*
gumam riska dalam hati
Akad nikah pun dimulai
"Saya terima nikah dan kawinnya Ariska Putri binti Aris dengan mas kawin tersebut tunai" ucap dimas lantang
"bagaimana saksi sah?!" ucap penghulu
Kata sah pun terdengar,mereka sudah resmi menikah
*kini aku sudah benar-benar sah menjadi istri nya,sungguh gila*gumam riska dalam hati
Acara pernikahannya pun berjalan lancar,dan akhirnya sudah selesai
"pak saya pamit dulu ya" ucap ayah
"ayuk yah" ucap riska
"loh kamu kok ikut kita ka" bunda
"kamu sekarang kan udah jadi menantu papa kamu harus tinggal disini" kata pak surya
"jadi kaka tinggal disini yah bund om?kan kaka harus sekolah"ujar riska
" tenang saja nak sopir sudah mengangkut barang² mu untuk dibawa sini"kata bu santi
"ya sudah lah" riska
"kami pamit dulu ya pak bu" kata ayah
"iya" ucap pak surya dan bu santi
disusul riska mencium tangan orang tua nya yang akan pergi itu
"ya sudah nak papa sama mama mau pulang juga" ucap bu santi
"loh om sama tante ngga tinggal disini?" kata riska bingung
"ya ngga dong sayang ini kan rumah dimas rumah papa sama mama beda lagi,ohya panggil nya sekarang mama sama Papa ya" ucap bu santi menjelaskan
"baiklah pa ma" ucap Riska senyum
riska pun mencium telapak tangan kedua mertua nya itu dan mengantarkan nya kedepan sampai mobil mertuanya sudah tidak nampak lagi
*hufh capek banget hari ini*gumam riska
Dimas sudah tertidur dikamar nya sedari tadi karena dia sangat lelah
"aku harus kemana ini aku saja tidak tau kamar ku dimana" gumam riska sambil menengok seisi rumah yang megah itu
"sudah lah aku tidur disofa saja tak apa tak kalah empuk juga kayanya nih" kata riska sambil merebahkan tubuhnya ke sofa itu
Pukul 02.00
dimas turun dari kamarnya karena ia sangat haus dan menuju ke dapur,betapa terkejut nya dia wanita yang sekarang sudah menjadi istri nya tertidur disofa tanpa selimut bantal dan guling yang nampak tertidur lelap
"bagaimana bisa aku suaminya tidur nyaman diranjang dia hanya tidur sofa yang dingin seperti ini?" ucap dimas heran dengan dirinya sendiri