I Love You

I Love You
BAB 2



"assalamu'alaikum ayah bund kaka pulang" ujar riska sambil masuk kedalam rumah


"sini sayang makan siang dulu" kata bunda sambil menunjuk kursi


"ayah sama bunda mau ngomong sama kaka" sahut ayah


"mau ngomong apa yah bund?" kata riska cemas karena raut wajah orang tua nya itu sedikit serius


"jadi gini ka,ayah sama bunda berniat mau menjodohkan mu dengan anak temen ayah,kalian akan menikah besok,ayah mohon kamu menyetujuinya,kamu gadis ayah satu²nya ka" kata ayah pelan-pelan


"Apaa!!!apa ayah ngga salah ngomong,kaka masih sekolah yah lagian kaka juga belum maj menikah apalagi dengan orang yang ngga kaka kenal besok pula nikah nya!!kaka ngga setuju yahh" kata riska sedikit menaikkan nada bicara nya


"kamu harus setuju ka ini yang terbaik untukmu bunda mohon jadilah anak yang menurut dengan kata orang tua mu" ucap bunda halus


"tapi bund" riska


"ngga ada tapi²an besok kmu menikah" ucap ayah tegas


Riska langsung kekamar nya dan langsung menangis seketika di samping bawah ranjang nya


"kenapa ayah dan bunda begitu dengan ku,apa aku tidak dipikirkan kalau aku menikah secepat ini,pasti masa depan ku hancurr(hiks hiks).Aku tidak mencintai nya mengenal pun saja tidak,apa aku terlihat bodoh jika menerima suami yang sama sekali tidak ku kenal sebelumnya.Ya tuhann kenapa takdir ku seperti ini" kata riska sedikit berteriak


Saking lamanya riska menangis dia pun tertidur dibawah ranjang nya itu sambil masih mengenakan seragam sekolah nya,ya karena riska belum sempat mengganti pakaiannya


*DI RUMAH PAK SURYA*


"besok kamu akan menikah kamu harus sudah siap" ujar pak surya yang waktu itu sudah dibawa pulang dari rumah sakit


"apa papa benar-benar akan menikah kan ku dengan wanita yang tak pernah ku kenal!?" dimas sedikit marah


"yaa,kenapa tidak,papa ingin segera kamu menikah dim jadi kamh harus menuruti kemauan papa ini,papa yakin wanita yang papa pilihkan tidak salah" ujar pak Surya


"sudahlah pa" kata dimas sembari melangkah menuju kamar nya


"apa papa sudah berfikir aku akuu dimass anaknya menikah dengan wanita yang tak pernah aku kenal,besok pula,bener² hal yang gila"ujar dimas sambil tiduran di ranjang nya sampai dimas terlelap di ranjang nya


Kring Kring Kring


(suara handphone dimas)


"Pak kami akan merias rumah bapak 2 jam lagi"


kata sebuah WO


"Apa nya yang mau dirias hah?" dimas dengan sedikit kesal


"bukankah bapa pesan untuk acara pernikahan?" tanya WO sedikit bingung


*jadi papa benar-benar ingin aku menikah hari ini,gila sungguh gilaa,aku akan menikah hari ini dengan wanita yang tak ku kenal sama sekali*


(gumam dimas)


"halo pak?" WO


"Eh iya terserah kalian saja" kata dimas


"baik pak" lalu telepon pun ditutup


"Argh hari ini akan menjadi hari yang paling gila " kata dimas sambil melanjutkan tidurnya


Tiba-tiba ada yang mengetok pintu,ternyata itu bu santi


"dim ayo bangunn ini udah jam berapa perias sudah datang cepat bangun mandi dan bersiap siaplah" kata bu santi sambil meninggal kan kamar dimas


*Argh sialan*


gumam rendi kesal dengan ortunya


 


**DIMAS**