I Love You

I Love You
Bab 22



Setelah Jessica pergi, Jaehyun pun menggandeng tangan Yeri dan mengajaknya untuk ke parkiran mobil untuk mengantarnya kembali ke rumah. 


Di perjalanan, suasana mobil sangat hening. Hanya suara musik dari radio. Jaehyun maupun Yeri memilih untuk diam.


Namun tiba tiba Yeri membuka suara, untuk menanyakan hal yang ingin ia tanyakan ke Jaehyun.


"Jae, aku mau ngomong sama kamu" Tanya Yeri ke Jaehyun. Jaehyun yang fokus menyetir hanya menjawab singkat perkataan Yeri.


"Apa?" Jawab Jaehyun


"Talia siapa?" Lanjut Yeri


Pertanyaan Yeri membuat Jaehyun bergegas mengalihkan mobilnya ke pinggir jalan membuat Yeri terlonjak kaget. Jaehyun langsung menengok kearah Yeri, Yeri hanya bisa menundukkan kepalanya takut akan Jaehyun marah padanya


"Harus banget ya, kamu tau siapa itu  Talia?" Tanya Jaehyun tiba-tiba 


"Aku kamu anggap apa jae? Kita pacaran kan? Ohhh atau engga kamu ga pernah anggap aku kalo kamu pacar aku ya?" Jelas Yeri sambil menahan air matanya. Jaehyun yang melihat itu langsung menundukkan kepalanya, lalu ia ingin menjawab pernyataan Yeri


"Yer ga gitu, aku cum---" Omongan Jaehyun terpotong karena Yeri melanjutkan bicaranya


"Kalo kamu lebih pentingin Talia, cewek yang engga aku kenal itu, oke aku ga permasalahin. Cuma bisa ga si? Disaat kamu sama aku ga usah ngomongin Talia. Setiap aku tanya tentang Talia, kamu ga pernah kasih tau aku Talia itu siapa! Kamu cuma nyembunyiin semuanya dari aku! Hiks hiks. Aku cuma mau kita engga ada yang disembunyiin, hiks hiks hiks" Ujar Yeri hingga menangis, ia tak bisa menahan air matanya. Sekarang, ia hanya bisa menunduk dan terus menerus menangis


Jaehyun yang melihat itu, dengan perlahan mendekatkan dirinya dengan tubuh Yeri. Perlahan, Jaehyun memeluk tubuh Yeri dan mengusap kepalanya pelan. Yeri dengan senang hati membalas pelukan Jaehyun dan menangis di pundak Jaehyun.


'Mian, mian. Mianhae Yeri, aku belum bisa kasih tau  kamu. Mian' lirih Jaehyun dalam hati


Skip~~


Mereka telah sampai di depan rumah Yeri. Yeri langsung membuka pintu mobil dan turun. Jaehyun pun turun dari mobil tersebut dan mengikuti Yeri dari belakang.


"Makasih udah anterin aku pulang. Kamu pulangnya hati hati ya" Ujar Yeri sambil tersenyum


"Iya. Masuk sana, diluar dingin" Ucap Jaehyun membuat Yeri menganggukkan kepalanya dan melambaikan tangan ke Jaehyun, lalu masuk ke dalam rumah. Jaehyun membalas lambaian tangan Yeri dan langsung masuk ke mobil.


Jaehyun ga pulang kerumah, melainkan ke rumah Jeno. Ada yang mau ia bicarakan dengan Jeno dan Jaemin.


'Semoga aja dirumah Jeno ada Jaemin juga' batin Jaehyun


Setelah menempuh perjalanan 19 menit dari rumah Yeri ke rumah Jeno, akhirnya Jaehyun sampai di rumah Jeno. Jaehyun langsung turun dari mobil dan mengetuk pintu rumah Jeno.


Pintu rumah pun terbuka. Ibu Jeno yang membuka pintu tersebut. Jaehyun langsung menyapa bunda Jeno.


"Malam tante, Jeno nya ada?" Sapa Jaehyun dan bertanya keberadaan Jeno


"Malam Jaehyun, Jeno ada dikamarnya. Ayo masuk" Ajak bunda Jeno. Jaehyun pun masuk ke dalam rumah Jeno dan menuju kamar Jeno setelah mendapatkan izin dari bunda Jeno


Setelah sampai di depan ruang kamar Jeno, Jaehyun langsung mengetuk pintu kamar Jeno.


TOK TOK TOK


"Siapa, jen?" Tanya Jaemin dari dalam kamar


"Gatau. Gue bukain dulu" Jawab Jeno dan berdiri menuju pintu


Saat Jeno membuka pintu, Jaehyun langsung masuk ke dalam kamar Jeno tanpa izin dari sang pemilik kamar


"Jae? Lo ngapain kesini? Bukannya lo lagi jalan sama Yeri?" Tanya Jaemin yang terkejut. Jaehyun langsung tiduran di kasur Jeno. Yang punya, hanya menghela nafasnya kasar atas perilaku temannya itu


"Dia ada disini" Kata Jaehyun membuat Jaemin menengok kearahnya


"Siapa?" Tanya Jaemin kepo


"Talia" Lanjut Jaehyun


Perkataan Jaehyun membuat Jaemin dan Jeno menatap satu sama lain.


"Kok dia bisa ada disini?" Tanya Jeno dan dibalas gelengan kepala oleh Jaehyun, menandakan bahwa Jaehyun tidak tahu mengapa Talia ada disini.


"Terus?" Kini Jaemin yang bertanya "Bukannya lo lagi sama Yeri?" Lanjut Jaemin


"Tadinya sama Yeri mau makan, terus gue dapet kabar dari jessica eonni katanya Talia sakit. Jadi, gue abis makan sama Yeri langsung ke rumah sakit dan-- gue lupa kalo ada Yeri disana" Jelas Jaehyun membuat Jaemin dan Jeno menghela nafasnya secara bersamaan


"Kalo Yeri tau siapa itu Talia, lo bakal ngapain?" Tanya Jeno tiba-tiba


"Ya, gua bakal berusaha buat jelasin ke dia" Ujar Jaehyun


"Kalau dia minta buat putus dari lo, gimana?" Tanya Jaemin membuat Jaehyun dan Jeno melotot ke arahnya. Yang dipelototin hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal


SKIP KEESOKAN HARINYA


Kini Yeri sudah sampai di sekolahnya. Hari ini ia diantar oleh Taeil mengingat ia masih sedikit kesal dengan Jaehyun. Taeil yang melihat Yeri sedang tidak bersemangat hari ini, hanya diam tanpa berbicara satu kata pun. Namun...


"Yeri!" Panggil Taeil sambil berlari ke arah Yeri yang belum jauh dari mobilnya. Taeil pun menghampiri Yeri dan menanyakan sesuatu ke adiknya itu.


"Kenapa?" Tanya Yeri lesu


"Gapapa. Udah ya, Yeri mau ke kelas dulu" Jawab Yeri


Yeri pun meninggalkan sang kakak dan menuju ke kelas. Namun, ditengah perjalanan, ia bertemu dengan Jaehyun. Seketika Jaehyun dan Yeri diam ditempat masing-masing. Tiba-tiba...


Mata mereka bertemu, namun mereka berdua langsung membuang muka satu sama lain dan melanjutkan perjalanan untuk ke kelas masing-masing.


Mereka pun menaiki tangga secara bersamaan. Lalu Yeri keseleo dan segera ditangkap oleh Jaehyun yang berada di belakangnya. Seketika Yeri terdiam dan tak lama kemudian, ia langsung menaiki tangga dengan terburu buru dan memasuki kelasnya.


Sesudah sampai di dalam kelas, Yeri langsung duduk di bangkunya dan menenggelamkan wajahnya. Sejeong yang berada di sampingnya heran dengan sikap temannya itu. Ia ingin bertanya ke Yeri, namun niat itu ia urungkan dan melanjutkan membaca bukunya


Sementara itu, Jaehyun yang sedang melewati kelas Yeri tak sengaja berhenti di depan kelas Yeri. Ia pun melihat seisi kelas Yeri, siapa tahu ia menemukan Yeri. Namun hasilnya nihil! Ia tak dapat menemukan Yeri.


Jaehyun pun melangkahkan kakinya sambil mencari Yeri lewat jendela. Ia ingin memberikan surat kepada Yeri. Saat melewati jendela, ia mendapatkan Sejeong. Ia pun segera mengetuk kaca yang dekat dengan Sejeong.


Sejeong yang peka dengan keberadaan jaehyun di jendela tempat dimana ia dan Yeri duduk , langsung membuka kaca jendela dan berkata kepada Jaehyun.


"Lo berantem sama Yeri?" Tanya Sejeong membuat Jaehyun terdiam sesaat.


"Engga kok. Eh iya, nitip ini buat Yeri" Ujar Jaehyun sekaligus pergi dan menuju ke kelasnya yang berada di sebelah kelas Yeri


'Surat? Surat apa ini? Nanti gue kasih deh' batin Sejeong


Jaehyun memasuki ruang kelasnya dengan lesu dan menuju ke bangkunya. Jeno dan Jaemin yang bingung dengan keadaan sahabatnya, langsung menghampiri Jaehyun untuk mengatakan sesuatu kepadanya.


"Lu kenapa? Berantem?" Tanya Jeno khawatir dan dijawab gelengan oleh Jaehyun


"Tau, tumben tumbenan lesu" Ujar Jaemin kemudian membuat Jaehyun menggelengkan kepalanya kembali


Jaemin dan Jeno pun bingung. Namun mereka menyembunyikan ini semua dengan bermain bersama. Mereka melanjutkan game yang tadi belum selesai hingga bel masuk berbunyi


Skip


Istirahat


Yeri terlihat mengantuk. Ia pun menenggelamkan kepalanya di sela sela tangannya.


Sejeong yang ingat akan surat dari Jaehyun, langsung menaruh surat tersebut di dalam tas Yeri lalu ia memainkan handphone nya.


"Sejeong, Yeri ke kantin kuyyy" Teriak Wendy dari luar kelas Yeri. Jeno yang mendengar suara pacarnya langsung melihat ke depan kelasnya lewat jendela dan melihat kelakuan pacarnya yang sedang teriak di dean kelas Yeri hanya tersenyum lalu menutup jendela kacanya dan mengobrol kembali dengan kedua sahabatnya


Wendy yang merasa diliatin oleh teman se-angkatannya, langsung tertunduk malu dan masuk ke dalam kelas Yeri lalu menuju ke tempat duduk Yeri. Wendy melihat Yeri sedanv tertidur pulas tapi tidak dengan Sejeong. Sejeong sedang membaca novel. Wendy pun mengusik Sejeong dengan mengganggunya


"Sejeong!!" Ujar Wendy sambil menyentuh bahu sejeong membuat Sejeong terkejut dan membangunkan Yeri yang sedang tertidur pulas.


"Kalian ngapain si?" Tanya Yeri setengah sadar


"Tuh kan, lo bikin Yeri bangun" bisik Sejeong ke Wendy


"Maaf" Maaf Wendy ke Sejeong maupun Yeri


Yeri pun sudah tidak bisa tidur kembali, alhasil ia membuka tasnya dan mengambil buku untuk pelajaran selanjutnya.


Buku itu ingin ia taruh diatas meja. Saat ingin menaruh buku tersebut, sehelai kertas keluar dari buku tersebut. Yeri pun menangkap kertas tersebut dan membuka isinya.


'Temui aku di atap sekolah. Pas pulang yaa❤️❤️'


'Siapa yang nulis ya?' batin Yeri dan memasukkan kertas tersebut ke dalam kantung roknya.


SKIP PULANG SEKOLAH!!!


Kini Yeri sedang menuju ke atap sekolah sesuai dengan apa yang dikatakan seseorang dalam kertas tersebut.


Ketika ia sudah sampai di atap sekolah, ia terkejut bahwa sang pacarlah yang menulis di kertas tersebut. Dengan rasa malas, ia berjalan menuju dimana sang pacar berada


"Ngapain ngajakin ketemuan disini?" Tanya Yeri malas membuat Jaehyun yang tadinya menatap langit, tiba tiba menatap sang pacar dan menggandeng tangan sang pacar.


"Aku mau ngomong sesuatu sama kamu" Ujar Jaehyun membuat Yeri membuang mukanya. Jaehyun yang melihat Yeri seperti itu, langsung mengajak Yeri untuk duduk.


Setelah mereka sudah duduk, Jaehyun menarik nafasnya kemudian menghembuskannya secara kasar dan melihat ke arah Yeri yang masih tidak mau menatap Jaehyun


"Aku mau ngomong sama Moon Yeri loh, bukan sama tembok" Ujar Jaehyun sedikit melawak yang ia kira Yeri akan tertawa namun tidak! Yeri tidak tertawa sama sekali. Dengan malas, Yeri menatap Jaehyun.


"Buruan mau ngomong apa?" Tanya Yeri


"Aku mau jelasin sama kamu tentang Talia" Jelas Jaehyun


TBC


Haiii this is my first work aku yang aku tulis disini. Semoga kalian suka sama ceritanya dan mohon maaf apabila ada kata, atau tokoh yang sama, karena cerita ini pure dari aku sendiri tanpa copy atau plagiat.


Maaf juga kalo misalkan alurnya kurang jelas menurut kalian atau gimana, so, happy reading :)