I Love You

I Love You
BAB 5



saat dimas masuk kekamar dia melihat istrinya sudah terbangun


"kamu mulai sekarang jangan pernah lagi tidur disofa,ini menjadi kamarmu sekarang dan kamu bisa tidur disini denganku" kata dimas tegas


"emang kenapa mas?kok tadi aku tiba-tiba semuanya menjadi gelap?" tanya riska bingung


"tadi kamu pingsan,dan itu karena kamu kedinginan karena tidur disofa tanpa selimut,kamu ini udah bikin khwatir,kamu kan istri ku kenapa harus tidur disofa sih" jawab dimas


"maaf mas akuu.."


kata riska sambil sedikit menangis


belum sempat melanjutkan bicaranya tiba tiba dimas memeluk riska dengan erat


"sudah jangan menangis,lain kali jangan diulangin aku ga mau liat kamu sakit,sekarang ni minum duli obat nya" kata dimas smabil menyodorkan sebuah obat ke riska


"makasih mas"


"setelah kamu minum obat ini kamu harus tidur biar cepet sembuh,dan aku ingin pergi dulu ke kantor sudah telat" ujar dimas


"iya mas,maaf aku sudah membuat mas khawatir dan telat pergi ke kantor" ucap Riska sambil menunduk


"sudahlah tidur saja aku pergi dulu" kata dimas sambil menyodorkan tangannya untuk istrinya bisa salim dengan nya


lalu pun riska sudah paham lalu mencium telapak tangan suaminya itu,seketika wajah riska berubah merah


"kenapa muka kamu jadi merah gini?" tanya dimas


riska hanya senyum karna dia sangat malu


lalu riska pun merebahkan tubuhnya dan dimas menyelimuti tubuhnya dengan penuh sabar


"aku pergi dulu ya,kalo ada apa² bilang bi lastri atau telpon aku" ujar dimas


setelah itu dimas pergi meninggalkan riska dikamar,betapa bahagianya riska saat itu karena menurut nya dimas sudah mulai mencintai nya


"beruntung nya punya suami yang perhatian ganteng pula hihi" ucap riska senang


*lalu riska tertidur hinga sore hari


16:00


Riska terbangun dari tidurnya*


"alhamdulillah udah agak enakan nih kayanya keluar sebentar ke taman ah bosen dirumah" ucap riska sambil ber siap siap


riska pun menuruni tangga dan melihat bibi sedang menyiapkan makanan


"mba makan dulu dari pagi belum makan loh manti dimarahin mas dimas" ucap bi lastri


"nanti sjaa bi riska ingin nunggu mas dimas saja" kata riska


"tapi mbaa.."


"ohya bi riska mau ke taman komplek dulu ya,assalamu'alaikum" ucap riska sambil keluar dari rumah


"hufh enak nya udara diluar daripada dikamar mulu" gumam riska


tiba-tiba saat dia di taman dia melihat sesosok yang mirip sekali dengan dimas sesabg berduaan dengan seorang wanita


"eh apa itu mas dimas?kok smaa wanita lain si?tadi pagi kan bilang nya mau ke kantor kok sma wanita ditaman,taman komplek pula?" tanya intan dengan diri nya sendiri


"ga mungkin itu mas dimas ngga!mas dimas itu suami aku lagi pula aku lihat dia sudah mulau mencintai ku mana mungkin jalan dengan wanita lain,apa mungkin aku slaah mengartikan sifat mas dimas dengan ku?iya memang mungkin aku tidak pantas dengan mas dimas,wanita itu lebih cantik dariku" kata riska sanbil marah dan menangis


akhirnya riska pulang lari dengan air mata sudah banyak dipipinya hati nya begitu hancur melihat suami nya jalan dengan wanita lain yang dia pikir hanya aku tak pantas untuk mas dimas