I Love You

I Love You
Bab 18



Di sisi lain


Jaehyun yang sedang memainkan HP tiba tiba mendapatkan notifikasi dari Jeno


Jeno


Jae


Lo sama Yeri ada masalah?


Bukannya waktu itu Lo bilang kalo Lo sama dia gaada masalah apapun ya?


Jaehyun


Gue ga ngerti sama dia, jen


Gue bingung, gue harus ngapain


Disini juga gue dicuekin sama dia


Jeno


Ya tapi Lo harus dengerin penjelasan dia dulu, Jae


Bener gak kalau dia lagi deket sama mark


Jaehyun


Gatau deh gue


Udah ya gue mau belajar lagi


Jeno


Jae


Lo kapan balik?


Read


Jaehyun hanya membaca chat dari Jeno. Ia sudah malas menanggapi temannya itu. Ia hanya menundukkan kepalanya dan tidak sabar menunggu malam ini karena ia akan kembali ke Korea bersama Taeyong yang ternyata juga selama ini ia pindah kesini karena orangtuanya. Setelah orang tuanya selesai bekerja disini, ia juga kembali ke negara asalnya


Skip~~~


"Jaehyun, kamu hati-hati di jalan ya. Jangan bikin repot Jessica. Eomma, Appa sama Hyung akan baik-baik aja disini. Kamu juga baik-baik ya disana. Jagain Yeri" Jelas abang jaehyun yang dijawab anggukkan oleh Jaehyun. Dari abangnya, kini eomma nya berbicara dengannya


"Jae, kamu hati-hati ya disana. Nurut sama jessica ya. Eomma ga bisa berkata banyak buat kamu. Eomma cuma mau kamu selamat sampai tujuan" Jelas sang bunda yang membuat jaehyun tidak bisa menahan tangisnya dan memeluk sang bunda


Setelah itu, jaehyun pamit dan langsung memasuki pintu masuk untuk bertemu dengan taeyong yang sudah menunggunya daritadi. Sehabis jaehyun masuk ke pintu masuk bandara, abang serta bundanya langsung pulang dan sang bund berharap putranya itu kembali dengan selamat


Sementara itu, jaehyun mencari-cari taeyong namun tetap saja hasilnya nihil. Ia sudah mencari taeyong kemana-mana cuma tidak ketemu. Selagi jaehyun mencari-cari taeyong yang daritadi tidak ketemu, akhirnya ia menemukan taeyong. Ia langsung menghampiri taeyong


"Tae, lo gue cariin ternyata disini. Sorry gue kelamaan, biasa bunda gue ceramahin gue banyak banget" Jelas jaehyun


"Nangis? Emang semerah itu mata gue?" Ucap jaehyun polos


"Nih, ngaca" Ujar taeyong sambil memberi jaehyun kaca. Dan jaehyun langsung melihat dirinya dan benar saja, mata ia merah karena nangis tadi. Ia pun langsung mengambil kacamata yang ada di saku jaketnya dan memakainya, taeyong yang lihat tingkah laku jaehyun hanya menggeleng geleng kan kepalanya


Skip~~


Incheon Airport


Disinilah mereka, setelah menempuh perjalanan 6 jam dari Jakarta-Korea akhirnya mereka sampai di Korea dengan selamat. Mereka pun menaiki taksi masing-masing untuk menuju rumah masing-masing. Sebelum menaiki taksi, ia sudah memberi kabar kepada sang bunda.


Jaehyun langsung menaiki taksi dan berjalan menuju rumah orang tuanya yang ditinggalkan oleh jessica. Ia pun mengabari sang kakak kalau dia sudah sampai dan sedang menuju kesana.


Tak lama kemudian, jaehyun sudah sampai di depan rumahnya. Ia pun membayar taksi dan turun dari taksi tersebut lalu langsung masuk ke dalam rumah sambil memanggil nama sang kakak dengan teriak


"NUNAAAA!!!! JAEHYUN PULANG!!!!" Teriaknya


"HEH! Lo tuh dirumah bukan di hutan! Ngapain sih pake teriak segala! Gue ga budeg kali!" Jaehyun hanya tersenyum ketika kakaknya mengomeli dirinya. Tanpa basa basi, jaehyun langsung memeluk sang kakak yang membuat sang kakak terkejut karena tiba tiba adiknya bersikap seperti ini


"Woy, lo kenapa? Lo ga kesambet kan tiba tiba meluk gue kayak gini? Ada masalah? Cerita dong sama gue" Ujar sang kakak ke jaehyun. Bukannya menjawab pertanyaan sang kakak, jaehyun malah menuju kamarnya dan berbaring di kasur hingga ketiduran.


Pagi pun tiba. Jessica yang menyadari bahwa adiknya belum bangun langsung menuju ke kamar adiknya.  Dilihatnya sang adiknya yang  sedang tertidur pulas. Dengan jahil, ia mengganti jam weker di kamar Jaehyun. Yang awalnya Jaehyun memasang alarm jam 6 lewat 5, kini Jessica ganti menjadi jam 6 lewat 30 yang berarti Jaehyun sudah telat karena jam sekolah, masuk jam segitu.


Setelah melakukan aksinya, Jessica langsung keluar dari kamar sang adik yang tak kunjung bangun menuju garasi untuk berangkat ke sekolah yang sama dengan Jaehyun. Sementara itu, Jaehyun masih tertidur pulas sesekali merapikan posisi tidurnya. Namun, ia merasakan sesuatu tak enak. Ia pun akhirnya bangkit dan melirik ke arah jam wekernya. Dilihatnya sudah pukul 6 lewat 15, Jaehyun pun bangkit dari kasurnya dan menuju ke kamar mandi untuk segera mandi


Selesai mandi, ia bersiap-siap lalu keluar dari kamar dan keluar rumah. Tak lupa, ia mengunci pintu rumah dan mengambil kunci motornya. Ia tahu bahwa sang kakak sudah berangkat karena mobilnya tidak ada di garasi. 'Sial, gara-gara Jessica nuna, nih' batin Jaehyun


Setelah menempuh perjalanan hanya dengan 5 menit, Jaehyun sudah sampai di sekolah. Jessica yang kebetulan baru sampai langsung menatap kaget dengan kehadiran Jaehyun. 'Kok bisa sih tuh anak tiba tiba bangun' batin Jessica. Jaehyun yang sedang melepaskan helmnya, tak sengaja melihat Jessica di parkiran mobil. Selesai itu, ia segera menghampiri Jessica.


"Nuna, nuna tega banget tau gak? Masa Jae ditinggal sendirian dirumah? Untung aja dirumah ada motor. Tega banget sih, nuna!!" Rengek Jaehyun ke Jessica. Terdengar seperti seseorang sedang tertawa namun bukan dari Jessica maupun Jaehyun melainkan dari Yeri yang tiba-tiba datang dan menertawakan kelakuan kakak-beradik di pagi hari. 


"Ngapain Lo? Kurang kerjaan banget ngetawain orang di pagi hari" Omel Jaehyun ke Yeri. Sebenarnya Jaehyun tidak ingin Marah ke Yeri, cuma mengingat kejadian saat di Jakarta, ia jadi benci dengan Yeri, sahabat kecilnya itu. Yeri yang merasa ia dimarahi oleh Jaehyun hanya tertawa kecil sambil meninggalkan Jaehyun juga Jessica.


"Kamu sama Yeri ada masalah?" Tanya Jessica dengan lembut secara tiba-tiba. Bukannya menjawab, Jaehyun malah pergi meninggalkan Jessica yang sedang mematung. "Awas aja lo anak bandel!" Omel Jessica ke Jaehyun


"Jaehyun!" Panggil seseorang. Jaehyun pun menoleh dengan malas. Ia tahu siapa yang memanggil dirinya. Ya! Siapa lagi kalau bukan Hanna? Salah satu orang yang suka dengan Jaehyun. "Kamu udah pulang? Kok gak kabarin aku?" Tanya Hanna dengan semangat. Dengan malas, Jaehyun hanya membalasnya dengan singkat. "Apa urusannya sama lo kalo gue udah pulang?" Jawaban singkat serta dingin dari seorang Jung Jaehyun. Hanna yang mendengar jawaban singkat dari Jaehyun, tak akan menyerah untuk mendekati Jaehyun.


Jaehyun menuju ke kelasnya yang tepatnya di sebelah kelas Yeri. Jadi, mau gak mau, Jaehyun pasti bertemu dengan Yeri. Seperti pagi ini, ia melihat Yeri sedang bersama Sejeong duduk didepan kelas. Yeri yang merasakan kehadiran Jaehyun langsung fokus ke arah HP dengan pura pura sibuk.


"Yer, nanti pulang sekolah temenin gue ke cafe" Ajak Jaehyun ke Yeri. Yeri pun hanya menganggukkan kepalanya dan tiba tiba sebuah senyuman terukir di bibirnya


Jaehyun langsung memasuki kelasnya. Dan saat di depan kelas, ia mendapat penglihatan yang sangat tidak dipercaya, termasuk sang Ketua kelas.


"Jaehyun, ini beneran lo?! Sumpah demi apa?!" Kata sang Ketua kelas. Kelas 11 IPA 3 pun menjadi ribut hanya karna seorang Jeong Jaehyun. Jeno dan Jaemin yang awalnya fokus pada bukunya, kini hanya menatap ke arah papan tulis dimana Jaehyun disana.


Jaehyun pun langsung menuju ke arah tempat duduknya yang lebih tepatnya disebelah Jaemin. Sementara Jeno, ia duduk di depan para temannya itu. Jaehyun yang merasa dilihat oleh kedua temannya langsung menepuk pundak Jeno maupun Jaemin


TBC


Haiii this is my first work aku yang aku tulis disini. Semoga kalian suka sama ceritanya dan mohon maaf apabila ada kata, atau tokoh yang sama, karena cerita ini pure dari aku sendiri tanpa copy atau plagiat.


Maaf juga kalo misalkan alurnya kurang jelas menurut kalian atau gimana, so, happy reading :)