
James datang kemudian memotong pembicaraan sepasang kekasih itu.
"Putri, sebelum kau meninggalkan tempat aku mau mengatakan sesuatu". Ucap James.
"Mau mengatakan apa? jika tak penting, tak perlu dikatakan". Saut Hans kesal.
"Mengatakan apa? cepat katakan karena aku akan segera melaksanakan kegiatan harianku". Jawab Rosemary.
"Aku hanya akan mengatakan, jangan lupa untuk datang ke Festival Arrayan ya, di istana saya. Jika putri berkenan saya bisa menjemputmu kemari". Ujar James.
"Putri Rosemary sudah berencana berangkat bersamaku!. Kau tak perlu repot repot!". Saut Hans lagil.
"Iya.. aku sudah berencana pergi bersama pangeran Hans". Balas Rosemary dingin.
"Ah begitukah? baiklah. Terima kasih atas waktunya putri. Ucap James kemudian keluar istana.
"Iya..sama-sama..". Balas Rosemary dengan senyuman tipis.
Saat setelah James keluar dari istana, Hans pun akhirnya juga berpamitan untuk kembali pulang.
"Kalau begitu, aku juga pulang dulu ya. Jangan lupa besok ku jemput".. Ucap Hans.
"Iya, aku ingat. Terima kasih juga sudah mengajariku cara berkuda. Lain kali ajari aku lagi ya". Balas Rosemary.
"(tersenyum) baik, baik. Semua akan ku lakukan untukmu". Ucap Hans dengan rayuannya.
"(tersenyum serigai) akan ku pegang ucapanmu, Hans". Kata Rosemary.
"Peganglah yang erat. Aku pamit dulu ya. Pamit Hans halus.
"Iyaa.. hati-hatii.." Jawab Rosemary.
Setelah Hans kembali ke istananya, Rosemary pun memasuki kamarnya dan mulai mandi serta berganti baju, untuk segera menjalankan kegiatan hariannya.
...****************...
Di Ruang Makan,
Pukul 07.30 pagi Rosemary diminta untuk sarapan, sebelum ia menjalani kegiatan harianya. Selama kegiatan makan pagi, terjadilah interaksi antar anggota keluarga kerajaan itu.
"Apa kau sudah mendengar tentang festival arrayan Rose?. Tanya raja Handry.
"Sudah ayah, aku mendengarnya dari pangeran Hans. Bolehkah Rose menghadiri festival itu?". Balas Rosemary.
"Tentu saja boleh. Dengan siapa kau akan datang kesana?". Ucap raja Handry.
"Dengan pangeran Hans, ayah. Bolehkah?". Tanya Rosemary.
"(tersenyum) iya anakku, boleh". Balas raja Handry.
"(tersenyum gembira) terima kasih banyak ayah". Ucap Rosemary gembira.
"Sama sama anakku. Oh iya, bagaimana denganmu Bella? apa kau akan datang?". Ujar raja Handry.
"Apa ayah lupa dengan keadaan Clark saat ini?!, bagaimana aku bisa datang?". Balas Bella ketus.
"Bukan begitu Bella, kau juga bisa datang bersama ayah dan ibu". Tawar raja Handry.
"Ayahmu benar Bella, kau bisa datang bersama kami". Saut Ratu Mia.
"Aku tak akan datang ayah, ibu. Izinkan aku untuk menjaga Clark". Balas Bella pelan.
"Jika itu yang kau mau, baiklah ayah izinkan". Ucap raja Handry.
"Yang sabar ya kak. Akan ku bawakan buah tangan nanti". Saut Auraline.
"Iya kak. Aku juga akan membawa cindera mata untukmu". Saut Rosemary juga.
"Tak perlu Rose. Aku tak menginginkannya!". Balas bella dingin.
Rosemary hany terdiam mendengar jawaban singkat dari sang kakak itu. Kemudiaan melanjutkan kegiatan makannya.
...****************...
"Haii putri Rosemaryy yang cantiik..". Sapa James.
"(terkejut) bukankah kau sudah kembali ke istanamu?". Balals Rosemary heran.
"Tidak, mana mungkin aku kembali begitu saja". Ucap James.
"Kembalilah, aku akan masuk kelas. Jangan menggangguku". Balas Rosemary dingin.
"Apa kau mengusirku? tidak bolehkah aku datang ke istana Ardarish?". Tanya James mengolor waktu.
"Bukan begitu maksudku, tetapi aku ada kelas. Tolong jangan ganggu aku dulu". Balas Rosemary.
"Apa kau merasa tergangu dengan kehadiranku putri?". Tanya James.
"Tentu saja, kau selalu datang diwaktu yang tak tepat".
"Baik, baik. Jika kau merasa terganggu, aku minta maaf. Tetapi izinkan aku untuk mencintaimu". Ucap James.
"Sudahlah, terserah kau pangeran. Aku harus segera masuk kelas sekarang (tersenyum tipis)". Jawab Rosemary kemudian meninggalkan James.
Sesaat setelah Rosemary pergi, James pun bergumam.
"Kau kira aku akan menyerah begitu saja?! tentu saja tidak!". Gumam James tak mau menyerah.
...****************...
Sampailah Rosemary pada kegiatan berkuda.
"Aduh, mengapa kali ini aku ragu ya". Keluh Rosemary pada dirinya sendiri.
"Mau saya ajarkan putri?.. ". Tawar James yang belum saja kembali pulang ke istananya.
Rosemary yang kaget bingung mengapa James belum saja pulang.
"Tak perlu repot repot pangeran, mungkin sebaiknya saya mandi. Dan kau sudah seharusnya pulang". Balas Rosemary.
"Mengapa begitu? bukankah aku baik, sudah menawarkanmu untuk diajarkan tata cara berkuda?". Ucap James.
"Kan sudah saya katakan tidak perlu ..nanti malah merepotkan..".Balas Rosemary.
"Tidak apa-apa putrii..(sambil menarik tangan Rosemary)". Ucap James
Karena tarikan tangan yang cukup kencang, Rosemary jatuh ke pelukan James.
Rosemary tertegun sejenak. Sesaat setelah ia tersadar, segera ia melepaskan pelukan itu.
"Tak perlu, ini sudah sore aku akan segera membershkan diriku. Dan kau kembalilah pulang sebelum hari semakin menggelap". Balas Rosemary.
Pelukan itu membuat keduanya canggung. sehingga James hanya meng-iya kan ucapan Rosemary.
"B-baik putri, aku pamit dulu ya". Ucap James.
Rosemary hanya membalasnya dengan senyuman kemudian beranjak masuk kedalam istana sambil bergumam.
"Aku rasa hari ini adalah hari yang cukup rumit". Gumam Rosemary.
"Mengapa rumit? ada cerita apa hari ini?". Saut Hans tiba-tiba datang.
Rosemary sontak kaget kemudian langsung menghampiri Hans dan memeluknya.
"Pangeraan Hans (tersenyum lebar) mengapa kau tiba-tiba kemari? (sambil berlari kemudian spontan memeluk Hans)". Ungkap Rosemary.
Hans terkejut dengan tingkah Rosemary kala itu, tapi karena melihat rupa Rosemary yang nampak lelah Hans memeluk balik tubuh Rosemary.
"Aku rasa hari ini cukup rumit, aku punya banyak cerita untukmu". Ucap Rosemary.
"Begitukah? Cerita apa itu?" Balas Hans.
"(melepaskan pelukannya sambil tersenyum tipis) akan ku ceritakan nanti". Ucap Rosemary.
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ**...