I'LL MARRY YOU, PRINCESS

I'LL MARRY YOU, PRINCESS
KEMENANGAN YANG DIPEROLEH



Hans dan para prajurit akhirnya kembali keistana membawa kabar gembira itu, yang membuat raja Charless dan ratu Elisa sangat bahagia hingga langsung mengabari kerajaan Ardarish. Rosemary yang mendengar hal itu sangat gembira dan tidak sabar untuk bertemu Hans. Malamnya keluarga kerajaan Ardarish pun segera mendatangi keluarga kerajaan Elevan. Sesampainya disana bertemulah Rosemary dan Hans.


"(tersenyum manis) Hai..". Ucap singkat Hans.


Rosemary yang melihat Hans masih sehat dan bugar itu sangat lega dan tersenyum lebar. Namun, senyum itu terpatah setelah melihat luka yang cukup besar berada di pergelangan tangan kiri Hans.


"Ada apa dengan tanganmu?". Tanya Rosemary khawatir.


"Sudah biasa, namanya juga perang, pasti ada salah satu bagian tubuh yang sedikit berkorban". Jelas Hans santai.


"Tapi, mengapa lukanya dibiarkan? tidak diobati? jika tidak diobati mau sampai kapan luka itu terbuka?". Ucap Rosemary semakin khawatir.


"Ya, siapa tahu kau mau mengobatinya". Balas Hans dengan senyum seringainya.


"Kau mau aku yang mengobatinya?". Tanya Rosemary.


"Tentu saja, tangan ini sudah siap untuk kau obati". jawab Hans.


Akhirnya Rosemary meminta pelayan untuk membawakan obat ke taman istana.


"Kemari-kan tangan itu". Ucap Rosemary sambil mengambil obat yang berada di meja taman.


"(memberikan tangannya) pelan pelan ya, sakit". Ujar Hans.


"Meski pelan, ini pasti sakit. Lihat saja obatnya, sepertinya ada ekstrak daun binahong". Jawab Rosemary menakuti.


"Tapi, kau kan ksatria mana mungkin merasa sakit". Tambah Rosemary sambil menumpahkan sedikit obat ke tangan Hans.


"(menyengir) ehmm...kau sudah mendengar kabar tentang festival kerajaan yang akan diadakan 1 minggu lagi di lapangan kerajaan Endornie?". Tanya Hans.


"Tidak..apa itu? siapa yang mengadakan festival itu? apakah tempatnya jauh dari kerajaan kita?". Segudang pertanyaan itu lolos begitu saja dari mulut Rosemary.


"Aku dengar, Festival Arrayan itu selalu dilaksanakan setiap 3 tahun sekali oleh salah satu kerajaan di negeri Fanlyland untuk membina hubungan baik antar kerajaan di negeri ini. Tapi biasanya memang hanya raja dan ratu yang diwajibkan hadir". Jelas Hans.


"Oh begitukah, aku tak pernah menghadiri festival itu..". Balas Rosemary.


"Bagaimana jika kita menghadiri festival itu nanti?". Tawar Hans.


"Jika dibolehkan, aku akan hadir pangeran". Balas Rosemary.


"Tidakkah mungkin raja Handry tidak mengizinkan putrinya untuk pergi bersama Hans?". Ujar Hans.


"(tersenyum) iya pangeran Hans yang tampan". Balas Rosemary.


...****************...


DISISI LAIN


Auraline dan Royland juga sedang menikmati waktu mereka bersama di sebuah perpustakaan istana.


"Aku rasa kita tidak pernah berbicara sedekat ini, putri". Ucap Royland.


"Hahaha iya benar sekali. Aku suka melihat tingkah mereka berdua, benar benar seperti anak kecil". Ucap Royland sembari tertawa kecil.


"Hans selalu usil pada Rose, hal itu membuatnya kesal (tertawa)". Ucap Auraline.


"(tertawa) oh iya, sudahkah kau mendengar tentang festival arrayan?". Tanya Royland.


"Tentu saja sudah. Kali ini aku ingin menghadiri festival itu". Jawab Auraline.


"Mari berangkat bersamaku, apa kau mau?". Tawar Royland.


"Suatu kehormatan bagiku pangeran Royland". Balas Auraline.


...****************...


Waktu terus berjalan. Karena hari sudah larut malam, akhirnya keluarga kerajaan Ardarish kembali ke istana mereka. Sesampainya di istana, datanglah raja Rolland dan Putra tunggalnya yang bernama James, untuk memberitahu bahwa akan diadakan festival Arrayan di lapangan kerajaannya. Seluruh anggota keluarga kerajaan diundang untuk hadir. Selain itu, raja Rolland juga memeperkenalkan anak laki-laki tunggalnya itu kepada anggota keluarga kerajaan Ardarish.


"Perkenalkan raja, ratu, dan putri-putri cantik.. ini James putra saya.." Ucap raja Rolland.


"Selamat malam semuanya, saya James". Ucap James memperkenalkan dirinya.


"Apa anda memiliki 3 anak perempuan ini raja?". Tanya raja Rolland.


Iya, ini putri pertama (menunjuk Bella) bernama Bella, putri kedua (menunjuk Auraline) bernama Auraline, dan yang terakhir (menunjuk Rosemary) bernama Rosemary". Jawab raja Handry.


"Putri Rosemary cantik sekali, rambutnya panjang dan berkilau". Puji James.


"(tersenyum kecil) terima kasih". Balas Rosemary.


"Saya rasa, saya cocok jika bersama putri Rosemary". Ucap James.


"Ah, dia sudah saya jodohkan dengan putra bungsu kerajaan Elevan. Saat ini mereka sedang saling mengenal satu sama lain". Balas raja Handry.


"Ah begitukah". Ucap James.


Karena pandangan dan tingkah James yang kurang nyaman baginya. Rosemary pun memilih untuk masuk ke dalam kamarnya. Ia bergegas untuk membersihkan dirinya. Selepas itu, ia mulai duduk di dekat jendela kamarnya sambil melihat bintang-bintang gemerlap kemudian berkata.


"Mengapa akhir akhir ini Hans berbeda, ia nampak memukau meski menyebalkan". Ucap Rosemary dengan senyum kecil.


"Astaga, Rose sadarlah.. tidakkah mungkin seorang Rosemary jatuh hati dengan si bedebah Hans". Tambahnya.


SEMENTARA ITU


Di istana Elevan, Hans di dalam kamarnya memandangi tangannya yang terbalut perban itu dan kemudian berkata.


"Kali ini semesta tidak lagi bercanda, semesta mengirimu untuk hidup bahagia bersamaku Rose". Ucap Hans.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...