
Kelihatannya, David tidak terima dengan sikap otoriter yang diperlihatkan oleh Matthew kepada Chloe, sehingga dia kemudian berkata,
"Matthew! ... Walaupun dia adalah asistenmu, tapi aku rasa, dia juga butuh waktu untuk dirinya sendiri."
Aroma pertentangan seakan-akan sudah bisa terendus di situ, dan Chloe yang tidak mau situasi itu akan menjadi semakin keruh, kemudian melihat ke arah Matthew, lalu berkata,
"Maafkan saya, Sir ... Saya akan ikut dengan Anda sekarang."
Kemudian dengan cepat, Chloe melihat ke arah David, lalu berkata,
"Saya pergi dulu, Sir! ... Permisi!"
"Chloe!" seru David, dengan suara meninggi.
"Please, Sir...! Kita bisa bicara lagi di lain waktu," kata Chloe, agar David tidak menahannya lagi.
"David! ... Chloe bukan hanya asisten CEO. Dia juga asisten pribadiku. Tentu jika aku membutuhkannya, maka tidak ada urusannya denganmu, bukan?" kata Matthew, tegas.
"Sir! ... Mari kita pergi sekarang!" kata Chloe mengajak Matthew, pergi dari sana, sebelum David menanggapi perkataan dari Matthew itu.
Karena tergesa-gesa, tanpa Chloe menyadarinya lagi, dia telah memegang tangan Matthew, dan seolah-olah sedang menyeret bosnya itu untuk ikut dengannya, dan pergi menjauh dari David.
Setelah Chloe serta Matthew sudah berada di jarak yang cukup jauh dari David, dengan kasar, Matthew melepaskan tangan Chloe dari lengannya, kemudian bertanya,
"Apa hubunganmu dengan David?"
"Sir! ... Mister David McLean, adalah orang yang pertama saya kenal, saat saya mulai bekerja di perusahaan keluarga Anda....
... Dan sampai sekarang, saya masih menjaga hubungan baik itu dengannya," jawab Chloe, perlahan menjelaskannya kepada Matthew.
Chloe mengerti jika Matthew akan jadi sensitif, jika Chloe berhubungan dengan David, karena mengingat daddy dari David, yang adalah salah satu orang yang tidak menyukai Nathan.
Walaupun demikian, tetap terasa cukup mengesalkan bagi Chloe, yang seolah-olah dia tidak bisa dipercaya oleh Matthew.
Sementara selama ini, Nathan sangat mempercayai Chloe, yang memang tidak pernah berniat untuk mengkhianati kepercayaan dari Nathan.
"Apa Anda ingin saya ambilkan sesuatu?" tanya Chloe, berbasa-basi untuk mengalihkan pembicaraan mereka.
"Katamu, David adalah orang yang pertama kamu kenal. Bagaimana bisa? Sedangkan kamu bekerja dengan daddy-ku!"
Matthew tampaknya tetap mencurigai Chloe, sehingga dia bisa melontarkan pertanyaan seperti itu.
Sehingga mau tidak mau, Chloe kemudian menjelaskannya lagi kepada Matthew, dengan berkata,
"Pertama kali saya datang ke kantor McLean property untuk wawancara kerja, saya sempat tersesat. Di saat itulah saya bertemu dengan Mister David....
... Mister David lah, yang kemudian mengantarkan saya, ke ruangan di mana wawancara kerja sedang berlangsung."
Sembari Chloe berbicara, Matthew tampak menatap Chloe lekat-lekat, seolah-olah dia sedang menilai kebenaran, dari perkataan Chloe itu.
"Sebaiknya kita pulang saja sekarang," kata Matthew tiba-tiba, setelah dia hanya terdiam untuk beberapa saat.
"Ugh? ... Tapi pestanya belum berakhir, Sir!" sahut Chloe, bingung.
"Aku sudah bertemu dengan semua orang yang harus aku temui. Hubungi supir, agar bersiap-siap untuk mengantarkan kita pulang!" kata Matthew.
Matthew lalu berjalan mengarah ke luar dari ruangan tempat pesta berlangsung, dan Chloe dengan terburu-buru menyusulnya, sambil menelepon supir pribadi Matthew.
***
Setibanya di rumah Matthew, Chloe tidak segera pergi ke paviliun, karena Matthew menyuruhnya untuk ikut masuk ke dalam rumah utama.
"Kamu belum mengantuk, kan? ... Ikut denganku, ada yang masih ingin aku bicarakan denganmu," kata Matthew, yang tampaknya tidak akan mau, jika dijawab tidak oleh Chloe.
Ketika mereka sudah masuk ke dalam rumah, Chloe kemudian diarahkan oleh Matthew, untuk menemui asisten rumah tangga, agar menyiapkan makan malam, sementara Matthew pergi ke kamarnya.
Saat Chloe kembali dari bagian dapur, dan berjalan ke ruang makan, Matthew terlihat sudah berada di sana.
Namun menurut Chloe, bosnya itu tampak berbeda dari biasanya.
Karena Chloe tidak pernah melihat rambut Matthew tanpa gel penata rambut, di waktu-waktu sebelumnya.
Begitu pula dengan pakaian yang dikenakan oleh Matthew saat ini, yang terlihat terlalu santai.
Matthew hanya memakai celana panjang jeans, yang sobek di bagian paha dan lututnya, lalu dipadankan dengan kaus polos yang longgar, dan sepasang sandal slip-on.
"Hai!" sapa Matthew, sambil tetap mempertahankan senyuman di wajahnya.
"Hai! ... Sir?" sahut Chloe, yang jadi semakin bingung, setelah mendengar cara Matthew menyapanya.
"Siapa namamu?" tanya Matthew.
Matthew mengulurkan sebelah tangannya ke arah Chloe, seolah-olah mereka memang baru pertama kali bertemu, dan dia ingin berkenalan dengan Chloe, sambil berjabat tangan.
"Ugh?" Chloe tidak tahu harus berkata apa.
Untuk keseluruhan, sikap Matthew itu terasa benar-benar aneh dan menakutkan, bagi Chloe.
Seakan-akan, Matthew adalah seseorang yang berkepribadian ganda, hingga Chloe ingin menghubungi Nathan dan Maddison, di saat itu juga.
Karena menurut Chloe, walaupun jumlah imbalan yang dia terima cukup besar, namun rasanya, nilai imbalan itu jadi tidak cukup besar lagi, jika Chloe diharuskan untuk mengawasi seseorang, yang memiliki gangguan mental.
"Matteo! ... Apa yang kamu lakukan di sini?"
Suara seseorang yang sedang bertanya dan sudah familiar di indra pendengarannya, menarik perhatian Chloe, sehingga segera melihat ke arah datangnya suara.
Chloe tersentak, karena orang yang bertanya tadi, memiliki wajah dan postur tubuh yang serupa, dengan orang yang sedang berdiri di depannya sekarang ini.
Namun, orang yang sedang berjalan menghampiri Chloe, terlihat berwajah kaku.
Dan begitu juga penampilan keseluruhannya, yang terlihat sangat berbeda, dari orang yang berdiri di depan Chloe.
Setelah memperhatikan baik-baik, dengan melihat ke arah kedua orang itu bergantian, Chloe akhirnya mengerti, bahwa yang sedari tadi berdiri di depannya, adalah saudara kembar dari Matthew.
"Hai, Sir! ... Nama saya, Chloe Fern," sapa Chloe kepada Matteo, sambil tersenyum.
Sembari memperkenalkan dirinya, Chloe lalu mengulurkan sebelah tangannya ke arah Matteo, agar bisa berjabatan tangan dengannya.
Kemudian, Chloe lanjut berkata,
"Anda pasti Mister Matteo McLean ... Maafkan saya, yang terlambat mengenali Anda. Saya sama sekali tidak menyangka, kalau Anda juga akan berada di tempat ini....
... Sehingga tadi, saya sempat kebingungan, dan mengira bahwa Anda adalah Mister Matthew McLean."
"Tidak jadi masalah! ... Chloe ... Nama yang indah, sesuai dengan parasmu yang cantik," kata Matteo, sambil tersenyum lebar.
"Matteo! ... Jangan mengganggu asistenku! ... Kapan kamu datang? Apa kamu sudah menemui mommy and daddy?" ujar Matthew, yang terlihat kesal, saat menegur adiknya itu.
"Penerbanganku ditunda, jadi aku baru tiba di sini tadi sore," sahut Matteo.
"Lalu kenapa kamu justru berada di sini? Apa mommy and daddy, sudah tahu kedatanganmu?" tanya Matthew, lagi.
"Iya ... Aku sudah pergi ke sana tadi. Tapi mereka sekarang sedang kedatangan tamu. Dan aku juga ingin bertemu denganmu," jawab Matteo.
Di saat itu juga, para asisten rumah tangga di rumah itu, terlihat menata sajian makan malam, di atas meja makan.
"Chloe! ... Makan malam di sini saja bersamaku!" kata Matthew, kemudian pergi duduk di salah satu kursi yang kosong.
Sedangkan Matteo, terlihat pergi menggeser salah satu kursi, dan seolah-olah sedang mempersilahkan agar Chloe duduk di kursi yang digesernya itu, dengan berkata,
"Kamu bisa duduk di sini. Dan jangan memanggilku dengan sebutan Mister ataupun Sir ... Cukup dengan nama Matteo saja."
"Terima kasih, Sir ... Tapi—" Chloe tidak sempat menyelesaikan kalimatnya, karena Matteo menyela perkataan Chloe, dengan berkata,
"Ayolah...! Bukankah sudah aku katakan, jangan memanggilku dengan sebutan Sir?!"
Chloe kemudian terdiam karena merasa ragu.
"Lalu, apa kamu tidak mau duduk?" lanjut Matteo.
"Baik, Matteo! ... Terima kasih!" kata Chloe, sambil menghampiri Matteo, kemudian duduk di kursi yang disiapkan oleh Matteo itu untuknya.
"Begitu yang bagus! ... Sama-sama!" ujar Matteo, tampak bersemangat, kemudian segera duduk di kursi, yang ada di samping Chloe.
Matthew yang sedari tadi tampak memperhatikan gerak-gerik dari Matteo dan Chloe, terlihat semakin kesal, kemudian berkata,
"Apa sebenarnya yang ingin kamu lakukan di sini? Kamu tidak mungkin berharap agar aku percaya, kalau kamu merindukanku, bukan?"
"Tsk! ... Aku berencana untuk menetap di negara ini. Dan untuk sementara waktu, aku akan menginap di rumah ini. Sampai rumah dan studioku, selesai dipersiapkan," kata Matteo.