Between The Strongest and The Weakest Family

Between The Strongest and The Weakest Family
Chapter 90: The High Level Meeting



Tap...


Tap...


Baron Raven berjalan di lorong sebuah gedung pada saat malam hari, suasana di sekitar lorong tidak terlalu terang, hanya di terangi oleh obor dengan jarak sekitar per 5 meter, Baron Raven berjalan dengan cepat dan pada akhirnya sampai di sebuah ruangan dengan dua pintu.


Cccrreeaakkk...


Baron Raven membuka pintu tersebut, ketika membuka pintu, Baron Raven melihat lima orang berdiri dari tempat dudukknya sambil membungkukkan badan mereka.


“Salam Lord Raven” bilang empat tersebut.


Empat orang tersebut tak lain adalah Reed, Zerith, Ragnar, Kapten Arnor dan Orlom, mereka berempat menyambut pemimpin mereka yaitu Baron Raven, mereka berempat duduk saling berhadapan, Reed, Ragnar dan Kapten Orlom disebelah kiri, sedangkan Orlom dan Zerith berada disebelah kanan.


“sudah cukup kalian boleh duduk” bilang Baron Raven ke mereka berempat.


Mereka berempat langsung duduk setelah Baron Raven memberikan perintah.


Akan tetapi Baron Raven melihat ada seseorang yang tidak berdiri menyalami dia, dia sedang duduk di bagian lini tengah meja yang berlawan arah dari tempat duduk Baron Raven, dia seorang wanita dan tak lain adalah Lady Lizbeth.


“Dasar..., dari mana saja kamu?, kita sudah menunggu lama” bilang Lady Lizbeth dengan nada sedikit kesal.


“maaf aku berkunjung ke rumah Zeke untuk melihat Reinherz” bilang Baron Raven.


Ssrreaakk...


Baron Raven menyeret bangku miliknya ke belakang sedikit, kemudian Baron Raven duduk, ketika Baron Raven duduk rapat pun dimulai.


“Mari kita mulai rapatnya...” bilang Baron Raven.


Rapat ini adalah rapat tingkat atas yang dimana semua elemen kepemimpinan hadir, mulai dari lembaga intel Night Hawk dan juga Militer, dan tentu pemimpinnya termasuk Baron dan Baroness.


Clak.....


Baron Raven menjentikan jarinya, tak lama seseorang membuka pintu ruangan...


Ccrreeaakkk....


Kemudian masuk dua orang berpakaian kemeja rapih dan celana panjang, satu orang wanita ras High Elf dan Human Beast membawa tumpukan dokumen di tangan mereka, mereka adalah Tyria dan Himiko Sekretaris Administrasi Baron Raven.


Tap..


Tap...


Tanpa berbicara Tyria dan Himiko membagikan dokumen – dokumen yang mereka pegang kepada semua orang yang duduk, ketika sudah membagikan dokumen – dokumen yang mereka bawa, Tyria dan Himiko langsng pergi keluar ruangan.


“silahkan kalian baca yang ada didokumen baru kita memulai diskusi” bilang Baron Raven.


Tanpa fikir panjang semua orang pun membaca dokumen yang Baron Raven berikan kecuali Baron Raven, mereka pun membaca perlahan – lahan dan seksama, dan mereka pun terkejut dengan dokumen yang mereka baca, di dokumen tersebut dijelaskan semua hal yang berkaitan dengan musuh besar yang akan mereka hadapi di masa depan, musuh tersebut tak lain adalah Azog.


Didalam dokumen dijelaskan kalau Azog mempunyai pengikut dari dunia manusia, mereka adalah orang – orang yang licik dan haus darah, mereka sudah membuat oraganisasi dunia bawah, mereka disebut sebagai The Eight Blood Pilar (Delapan Pilar Berdarah), disebut delapan karena mereka mempunyai delapan pemimpin, masing – masing pemimpin memiliki anak pengikut.


Markas The Eight Blood Pilar terpencar di setiap kerajaan atau kota – kota tertentu, mereka beroperasi secara individual berdasarkan perintah masing – masing pimpinan, akan tetapi para pemimpin akan berkumpul jika tuan mereka berkehendak, tuan mereka tak lain adalah Azog sendiri.


“Cih..., kenapa kamu baru beritahu kami sekarang?” bilang Lady Lizbeth dengan wajah yang kesal sambil melihat Baron Raven.


“*haa..*\, aku tahu kamu kesal\, tapi alasannya karena butuh waktu yang tepat” bilang Baron Raven sambil sambi menghela nafas.


“sial..., sepertinya ini akan jadi sesuatu yang merepotkan?” bilang Lady Lizbeth sambil mengepal kan tangannya di atas meja.


Akan tetapi tiba – tiba ada seorang yang mengangkat tangannya, dia adalah Kapten Arnor.


“uuummm..., sebelumnya aku ingin bertanya.., siapa sebenarnya Azog?” bilang Kapten Arnor.


“.........”


“uuummm..., apakah ada yang salah?” bilang Arnor yang merasa aneh ditatap oleh semua orang.


Semua orang pun menghela nafas mereka, mereka merasa wajar kalau Kapten Arnor tidak tahu siapa Azog, karena yang tahu siapa Azog hanyalah pemimpin Night Hawk, yang walaupun belum pernah melihat sosok Azog secara langsung hanya diberitahu sama Baron Raven, Lady Lizbeth, dan Baron Raven yang sudah melawan sosok Azog secara langsung.


“ yang aku bisa katakan padamu bahwa Azog adalah orang dibalik serangan monster Basilisk tahun lalu” bilang Reed.


“aahhh..., begitu ya..” jawab Kapten Arnor.


“lagipula kami hanya mendengar sosok seperti apa Azog dari Baron Raven, kami juga belum sama sekali melihat sosok sebenarnya, hanya Baron Raven yang pernah melihat dan melawannya, dan yang bisa kami katakan Azog berasal dari Benua Iblis” bilang Orlom.


“kembali ke topik utama, setelah melihat pergerakan Azog di dokumen ini, apa sebenarnya motif dia?” tanya Zerith.


“dua hal yang aku tahu, pertama dia ingin balas dendam dengan ku, yang kedua dia ingin menguasai beberapa kerajaan” bilang Baron Raven.


“Sial..., sepertinya dia ingin melakukan perang” bilang Ragnar.


“ya bisa dikatakan juga seperti itu” bilang Baron Raven.


Kemudian semuanya pun terdiam sejenak, mereka saling berfikir langkah apa yang harus diambil menurut opsi masing – masing, masalah ini bukan masalah mudah, karena perang mungkin akan terjadi di masa depan.


“*haa...*\, terus apa yang harus kita lakukan?” tanya Lady Lizbeth sambi menghela nafas.


Semua orang pun menatap ke arah Baron Raven, dan Baron Raven pun tidak kaget dengan tatapan mereka, akan tetapi Baron Raven sudah mempunyai sedikit solusi.


“pertama – tama Azog tidak akan menyerang ku secara langsung, jadi kalian harus lindungi keluarga ku terutama kamu Reed dan adikmu Avianna, kalian berdua rentan dengan serangan dari The Eight Blood Pilar karena kalian berdua berada di luar Phantom Harlow, aku harap kamu memegang kata – kata ku Reed untuk selalu berhati – hati” bilang Baron Raven


“Baiklah ayah aku akan selalu berhati – hati dan aku akan menjaga adikku di ibu kota” bilang Reed


“Chealsea tidak perlu khawatir karena dia selalu berada di Phantom Harlow dan juga mempunyai penjaga yang kuat, untuk istri ku sendiri sepertinya tidak perlu di khawatirkan, asalkan tidak berhadapan langsung dengan Azog, kalau untuk menghadapi The Eight Blood Pilar sepertinya dia akan menang, tapi apakah kamu membutuhkan pertolongan tambahan istriku?” bilang Baron Raven.


“sepertinya tidak untuk saat ini, asisten ku yang saat ini sudah dari cukup” bilang Lady Lizbeth.


“baiklah jika itu kemauan mu.., terus aku tidak terlalu peduli dengan kota lain atau kerajaan, prioritas kita adalah rumah tempat dimana kita bisa kembali, yaitu Kota Phantom Harlow, jadi aku ingin kalian berlatih untuk menjadi kuat bukan untukku, melainkan untuk rumah dan keluarga yang kalian sayangi, aku harap semua anggota Night Hawk dan Militer berlatih untuk kejadian yang tidak terprediksi dimasa depan, apakah kalian mengerti?” bilang Baron Raven.


“Yes Lord...!” bilang Pemimpin Night Hawk dan Kapten Arnor.


“aku tidak tahu kapan mereka akan bergerak dengan agresif, aku hanya bisa menyarakan untuk selalu berhati – hati” bilang Baron Raven.


“Yes Lord....!” bilang Pemimpin Night Hawk dan Kapten Arnor.


“baiklah hanya itu saja yang bisa aku katakan” bilang Baron Raven.


Setelah Baron Raven memberikan pendapat, mereka semua merasa ada yang kurang dari ucapan Baron Raven, Reed yang menyadarinya langsung mengangkat tangan dan berbicara.


“ayah..., bagaimana dengan Reinherz?” tanya Reed.


“aahhh... Reinherz..., apakah kamu sudah punya rencana untuk Reinherz?” tanya Lady Lizbeth.


Baron Raven pun tersenyum mendengar pertanyaan Reed dan istrinya, Baron Raven sebenarnya punya rencana khusus untuk Reinherz yang masih terbilang sangat lemah untuk seorang Contractor Lyx.


“untuk Reinherz sendiri, aku sudah memikirkan rencana khusus untuknya, aku sudah menemukan tempat dan guru yang bisa aku percaya, dan mungkin ini adalah latihan yang sangat keras yang akan dia alami, setelah latihan yang dia alami, aku yakin kekuatan Lyx dan Reinherz akan meningkat drastis” bilang Baron Raven sambil tersenyum.


“*hhaa...*\, aku tidak tahu apa yang kamu fikirkan\, akan tetapi aku akan percaya rencana mu” bilang Lady Lizbeth.


Ssrraakkk...


Baron Raven berdiri dari tempat duduknya.


“Baiklah..., untuk saat ini rapat selesai, kuharap kalian bisa mengingat apa yang dengar dan bicarakan di rapat ini” bilang Baron Raven.


Kemudian para Pemimpin Night Hawk dan Kapten Arnor berdiri dari tempat duduk.


“Yes Lord..!” bilang para Pemimpin Night Hawk dan Kapten Arnor.