
Wwwhhhosshhh...
Ragnar, Orlom, dan Arnor menyerang secara bersamaan, Zerith menjaga jarak karena dia menggunakan panahnya, Eizarath pun hanya berdiri di tempat menunggu mereka berempat mulai menyerang.
“Sepertinya ini menyenangkan..” bilang Eizarath sambil tersenyum.
Ragnar menyerang duluan dengan sangat cepat, dia mengepalkan tangannya dengan kuat dan mengalirkan Aura Mana di tangannya, Aura Mana di belakang Ragnar membentuk sosok beruang, Ragnar pun mengeluarkan skill miliknya
“[Bear Stance, Heavy Blow]” bilang Ragnar.
Wwwhhoosshh....
Eizarath yang melihat Ragnar menyerang, dia masih berdiam diri tidak bergerak, Eizarath hanya tersenyum mengejek ke Ragnar.
Wwwhhhoosshh...
Eizarath menghindari serangan Ragnar, ketika Ragnar melewati Eizarath yang menghindar, Eizarath membisikan sesuatu ke Ragnar.
“hhoo..., Primal Martial Arts, tidak buruk.., tapi ini masih kurang” bilang Eizarath.
Eizarath mengepalkan tangan miliknya dan langsung membidik pukulan ke arah dada Ragnar.
Wwwhhhoosshh...
Ragnar tidak bisa menghindari serangan Eizarath karena posisinya terlalu dekat dan serangan Eizarath sangat cepat.
Bbrraaakkk...
Sssrraakkk....
Ragnar terkena pukulan Eizarath dan terpental jauh.
Wwhhosshh...
Orlom dan Arnor menghunuskan pedang mereka, akan tetapi Eizarath menyadarinya dan menahan keduanya menggunakan pedang miliknya.
Ccllaangg..
“ Tidak buruk juga..” bilang Eizarath.
Orlom dan Arnor terus menekan pedang Eizarath, dari kejauhan Zerith melihat celah di tengah – tengah Arnor dan Orlom, celah tersebut Zerith incar karena serangannya tepat di kepala Eizarath.
Zerith mengambil anak panah miliknya dengan cepat dan mengeluarkan Aura Mana miliknya, Zerith pun membidik kepala Eizarath, Zerith sangat percaya dengan serangannya, kalau masalah menyerang dengan panah, Zerith selalu tepat sasaran, Zerith pun menarik dan langsung melepaskan anak panah miliknya.
Wwwhhhhoosshhh....
Anak panah bergerak dengan sangat cepat, Eizarath menyadari sesuat datang dari jauh dengan cepat, akan tetapi Eizarath tidak menghindar karena Orlom dan Arnor menahan Eizarath, tapi itu bukan masalah bagi Eizarath.
Wwwhhhoosshh...
Anak Panah melesat dengan sangat cepat menuju ke arah kepala Eizarath, ketika anak panahnya sudah dekat, Eizarath membuka mulutnya.
Ttaaannggg....
Eizarath menahan serangan Zerith menggunakan gigi miliknya, Orlom dan Arnor pun kaget, karena anak panah Zerith di lapisi oleh [Weapon Enchant], jika orang biasa mau tak mau dia harus menghindar, jika tidak mereka akan mati.
“kalian memiliki koordinasi serangan yang cukup, tapi...” bilang Eizarath yang masih mengigit anak panah di mulutnya.
Clang....
Eizarath menangkis pedang Arnor dan katana Orlom, tangan Arnor dan Orlom terpental ke atas, Eizarath dengan cepat menyerang Orlom dengan menendang membidik perutnya.
Wwwhhosshh...
Bbrraaakk..
Sssrraakk..
Orlom terdorong ke belakang beberapa meter, ketika Orlom terdorong, Eizarath langsung menyerang Arnor menggunkan pedangnya
Wwwhhhosshh...
“ssiiaall...” bilang Arnor.
Arnor dengan cepat bereaksi menangkis serangan Eizarath.
Wwwhhosshh..
Clang..
Clang...
Eizarath menyerang Arnor duluan karena dia tahu kalau Arnor lebih lemah dari Orlom, tak lama mereka beradu pedang, Eizarath langsung mengakhiri pertarungan singkat mereka.
Wwwhhhoosshh..
Cccclllaannggg....
Pedang Arnor terpental jauh, ketika pedang miliknya terpental, Eizarath menaruh pedang miliknya di dekat leher Arnor, Arnor pun angkat tangan yang berarti dia kalah.
“ kamu memiliki potensi pedang yang bagus, tapi pengalaman mu masih cukup kurang” bilang Eizarath.
Eizarath tiba – tiba merasakan sesuatu di sampingnya, ternyata Orlom sudah dekat, Orlom yang sudah dekat langsung menghunuskan katana miliknya.
Wwwhhoosshhh...
Eizarath menghindar dengan cepat ke samping, ketika Eizarath menghindar ke samping, ternyata Ragnar sudah menunggu di samping Eizarath, Ragnar mengepalkan tangannya dan bersiap untuk menyerang, ketika Eizarath sudah dalam jarak serang Ragnar, Ragnar langsung menyerang.
Wwwwhhhoosshh...
“Kena kau..” bilang Ragnar yang percaya diri.
Eizarath tidak bisa menghindar karena kakinya sedang menyentuh lantai, akan tetapi Eizarath hanya tersenyum.
Ketika Ragnar memukul, tangan Eizarath menyentuh lengan Ragnar yang sedang memukul, Eizarath kemudian melompat ke atas dengan hanya tumpuan lengan Ragnar.
Wwwhhhosshhh...
Pada saat Eizarath melompat, Eizarath turun dan mendaratkan kakinya tepat di muka Ragnar dan kemudian melompat lagi ke belakang, ketika Eizarath melompat lagi, Zerith menembakan anak panahnya lagi ke Eizarath.
Wwwhhhoosshh...
Cccllaannggg...
Eizarath menangkis anak panah milik Zerith dengan sangat mudah di udara pada saat Eizarath sedang bermanuver, kemudian Eizarath pun mendarat di lantai.
“Dasar tidak berguna.., apa yang kau lakukan, begitu saja tidak kena” bilang Zerith yang kesal ke Ragnar.
“Berisik dasar kuping runcing.., terus kenapa tadi serangan mu yang kedua kalinya tidak kena, kamu juga tidak berguna”
“cih.., dasar sialan.., apa kau ingin berkelahi.. huh...?!” bilang Zerith yang kesal.
“jika itu mau mu.., dasar daun kuping...!!” bilang Ragnar yang kesal juga.
Orlom dan Arnor hanya bisa menghela nafas dan mengeleng – gelengkan kepala mereka melihat Zerith dan Ragnar berkelahi, Orlom bingung kenapa mereka berdua tidak pernah akrab.
Dari kejauhan Eizarath menghela nafas dan ikutan bingung dengan kelakuan mereka berdua, Eizarath pun melihat ke arah Baron Raven, Baron Raven menyadari tatapan Eizarath, dia hanya memberikan senyum dan seolah – olah kejadian seperti ini sudah biasa.
“(Dasar..., kenapa dia memiliki bawahan yang sangat aneh sekali)” bilang Eizarath sambil menghela nafas.
Orlom yang kesal pun langsung mengeluarkan Aura Mana yang sangat kuat di arahkan ke Zerith dan Ragnar, Orlom menatap mereka berdua dengan tatapan yang sangat seram.
“Bisakah kalian sedikit serius..!!, kalian membuat malu Lord Raven” bilang Orlom dengan ekspresi marah.
Ragnar dan Zerith yang merasakan Aura Mana Orlom pun langsung merinding, mereka berdua langsung terdiam.
“Ba.. baiklah..” bilang Zerith dan Ragnar yang tertekan.
“Fokus..!!, tunjukan kemampuan kalian kalau kita adalah bawah Lord Raven yang terbaik, jangan membuat malu tuan kalian...” bilang Orlom.
“Baiklah.. baiklah.., sepertinya kali ini aku akan berdamai” bilang Ragnar.
“kalau untuk Lord Raven kali ini aku akan serius” bilang Zerith.
“*haa..*\, akhirnya semuanya bisa berdamai” bilang Arnor yang lega.
Setelah masalah yang sepele sudah beres, mereka pun fokus lagi ke Eizarath yang ada didepan mereka.
“Dasar..., kalian orang – orang aneh, serangan kalian sangat mudah di tebak, apakah kalian adalah komandan yang dipilih Raven, kuharap kali ini kalian tidak mengecewakan ku” bilang Eizarath.
Eizarath melihat Orlom, Zerith, Arnor, dan Ragnar menyusun posisi lagi, mereka pun bersiap – siap untuk menyerang lagi, Eizarath merasakan semangat mereka kembali lagi, dia pun tersenyum dengan senang, dengan harap semoga tidak membuat kecewa dirinya.
“apa yang kalian lihat.., ayo majulah” bilang Eizarath sambil mengejek.
Wwwhhhoosshhh....
Orlom, Zerit, Arnor, dan Ragnar menyerang dengan bersama lagi, Eizarath dengan senang hati melawan mereka.
Sementara di sisi penonton....