
Wwwhhhooosshhh...
Aura hitam mulai mengelilingi Reinherz dan sosok Lyx, Baron Raven sudah tahu apa yang akan terjadi jika Lyx menyebutkan skill tersebut, Baron Raven langsung melepaskan tangannya dan mundur.
Tubuh Reinherz terbang, Aura hitam mulai membentuk menjadi sebuah bentuk fisik, Aura hitam tersebut perlahan-lahan membuat bentuk kotak yang besar yang mengelilingi Reinherz, Reinherz melihat ayahnya hanya terdiam, perlahan-lahan Aura tersebut mulai menutupi Reinherz, sampai ketika ada lubang yang hampir tertutup, Baron Raven mulai berbicara ke Reinherz.
“Jika kamu ingin bertahan hidup, jangan menyerah.., ketika auara menutupi dirimu sepenuhnya, mulai saat itu juga adalah cobaan terberat mu, tapi hanya satu pesan ayah, bertarunglah.., karena kita keluarga Itzbal” bilang Baron Raven sambil melihat Reinherz.
Reinherz mendengar kata-kata terakhir ayahnya, dan pada akhirnya aura tersebut menutupi Reinherz sepenuhnya.
Wwwhhhooosshh...
Sssrrraahhh....
Pada akhirnya Reinherz terkurung sendirian di aura kotak besar, Baron Raven kemudian duduk tak jauh dari kotak itu berada.
“*haa..*\, ini benar-benar sangat menyusahkan” bilang Baron Raven.
Baron Raven tidak menyangka akan ada Lyx yang akn merasuki tubuh anaknya, ini benar-benar skenario yang tidak terduga, kemudian Baron Raven pun mencoba untuk berkeliling sekitar, ketika melihat-lihat sekitar, bekas-bekas pertarungan Reinherz masih ada, Baron Raven melihat mayat Nuckelavee terkena Void Magic.
“Sial..., apakah ini penyebab Reinherz sekarat?, sepertinya Void Magic telah merusak sebagian monster di hutan ini” bilang Baron Raven sambil melihat mayat Nuckelavee.
Baron Raven mendengar suara langkah kaki dari kejauhan, langkah kaki tersebut mengarah ke Reinherz, Baron Raven pun segera bergegas menghampirinya.
Ketika sampai, Baron Raven melihat ada dua wanita yang melihat [The Trial Of The Void] atau aura kotak besar hitam didepan mereka, mereka berdua adalah Zerith dan Lady Lizbeth.
Zerith membawa panah miliknya di punggungnya, sedangkan Lady Lizbeth membawa katana di pinggangnya, mereka fikir akan ada bahaya yang mungkin tidak terhindarkan akan tetapi mereka hanya melihat aura kotak besar hitam di hadapan mereka.
Baron Raven mendekati Zerith dan Lady Lizbeth kemudian menegur mereka berdua.
“sepertinya kalian sudah datang” sapa Baron Raven.
Zerith menundukan badannya untuk menyambut tuannya, akan tetapi Lady Lizbeth tetapi melihat aura kotak hitam didepannya tanpa menyapa Baron Raven, Baron Raven melihat istrinya sepertinya marah, Baron Raven melihat Lady Lizbeth ekpresi Lady Lizbeth yang tidak enak.
“bisakah kau menjelaskan apa yang terjadi” bilang Lady Lizbeth tanpa melihat Baron Raven.
“*haa..*\, bisa kamu lihat sendiri\, ini yang se-“
Sebelum Baron Raven menyelesaikan kalimatnya, Lady Lizbeth mencabut katananya dari pinggang dan menyerang Baron Raven.
Whosh...
Clang...
Baron Raven menahannya dengan salah satu [Blood Twin Marry] miliknya, Baron Raven merasakan aura yang kuat yang keluar dari istrinya, sepertinya Lady Lizbeth marah yang melihat kondisi Reinherz yang seperti itu.
“Lizbeth..., tenanglah dulu...” bilang Baron Raven yang mencoba menenangkan istrinya.
“senandainya kamu tidak telat, Reinherz tidak akan seperti ini, dan kenapa kamu hanya diam saja?” bilang Lady Lizbeth yang marah dan khawatir.
“Istriku.., bisakah kamu meredam amarah mu dulu?, aku akan menjelaskan apa yang terjadi” bilang Baron Raven.
Akan tetapi kata-kata Baron Raven tidak didengar oleh Lady Lizbeth yang sudah mengangkat katana miliknya, aura milik Lady Lizbeth semakin kuat, Baron Raven menjadi kesusahan menahannya, jika tidak melepaskan belati miliknya, istrinya pasti akan menyerangnya habis-habisan.
Ketika Baron Raven kesusahan menahannya, tiba-tiba dua belati menyerang mereka.
Whosh...
Baron Raven dan Lady Lizbeth menghindar serangan belati tersebut, kemudian mereka melihat ke arah dimana belati tersebut di lempar, ketika mereka melihat, ternyata yang melempar belati tersebut adalah Reed.
“Bisakah kalian berhenti bertarung?, kali ini bukan saatnya kalian bertarung” bilang Reed.
Lady Lizbeth yang mendengar Reed berkata seperti itu, Lady Lizbeth langsung memasukan katana miliknya ke sarungnya lagi.
“cih..” bilang Lady Lizbeth.
“huu.., untung kamu datang Reed” bilang Baron Raven.
“*haa...*\, untung saja aku datang tepat waktu\, jika tidak sesuatu yang buruk mungkin akan terjadi” bilang Reed sambil menghela nafasnya.
Disamping Reed ada Ragnar yang ikut datang juga, mereka berdua pergi berbarengan.
“apakah Cuma kalian berdua?, dimana Orlom?” tanya Baron Raven.
“Dia menjaga kota, jika semua yang kuat pergi, siapa yang akan menjaga kota jika terjadi apa-apa, dasar...” bilang Reed yang kesal sama ayahnya.
Reed melihat aura yang berbentuk kotak hitam besar didepannya, Reed berasumsi kalau Reinherz sepertinya ada didalam kota tersebut.
“apa ini?, sepertinya Reinherz ada didalam kotak ini, apakah aku benar?” tanya Reed yang berasumsi.
“ya.., adik mu ada didalam” bilang Lady Lizbeth.
“bisakah kalian jelaskan apa ini?” bilang Reed yang penasaran.
“baiklah ayah akan jelaskan..” bilang Baron Raven.
[The Trial Of The Void] adalah ujian untuk melakukan kontrak dengan Lyx, dan kontrak dengan Lyx sangat berbahaya, jika gagal dalam ujian [The Trial Of The Void], maka tubuh sepenuhnya diambil alih oleh Lyx, jika berhasil melewati ujian dan kontrak dengan Lyx, maka orang tersebut akan mendapatkan kekuatan Lyx.
Ujian [The Trial Of The Void] merupakan ujian berupa mental dan fisik, ketika masuk ke fase [The Trial Of The Void], ketika didalam [The Trial Of The Void], tubuh yang melakukan kontrak akan hibernasi, ketika hibernasi, Lyx akan melakukan ujian [The Trial Of The Void] di alam bawah sadar.
Ketika di alam bawah sadar, yang melakukan kontrak dan Lyx akan bertarung sampai mati, di alam bawah sadar ketika mati akan hidup kembali, tapi rasa sakit akan tetap bisa dirasakan, Lyx akan menguji kekuatan mental dan fisik, jika berhasil, maka Lyx akan memberikan kekuatan yang luar biasa untuk kontraktor, salah satunya adalah mendapatkan Artifact Void Magic, seperti belati milik Baron Raven [Blood Twin Marry].
“kalau begitu.., apakah sama dengan ayah?” tanya Reed yang penasaran.
“ya.., akan tetapi waktu ayah melakukan kontrak dengan Lyx, ayah masih remaja, tapi kasus ini berbeda, Reinherz masih terbilang masih kecil belum remaja, aku sedikit khawatir, dengan mentalnya bukan fisiknya, salah satu pertarungan dengan Lyx bukan masalah fisik, tapi mental” bilang Baron Raven.
“bagaimana ayah melakukan kontrak dengan Lyx?, apakah ayah melakukan sesuatu?” tanya Reed lagi.
“kalau kamu tanya bagaimana ayah melakukan kontrak dengan Lyx, ayah mendapatkan kekuatan Lyx, setelah ayah mati 250.00 kali melawan Lyx didalam [The Trial Of The Void]” bilang Baron Raven.
Disisi lain didalam [The Trial Of The Void] ......
“uuuggghhh...”
Reinherz membuka perlahan-lahan matanya, Reinherz merasakan tanah yang gersang di sekitarnya, Reinherz kemudian bangun dan langsung duduk.
“haa... haa..., dimana aku” bilang Reinherz yang sambil melihat sekitar.
Reinherz melihat sekitarnya, Reinherz terbangun di atas batu yang besar, di sekitar Reinherz terdapat tebing-tebing batu yang tinggi, kemudian Reinherz pun mendengar sesuatu.
“Akhirnya kamu bangun bocah” bilang suara misterius.
Reinherz mendengar suara tersebut dari depan dia, akan tetapi Reinherz tidak bisa melihat dengan jelas karena sosok tersebut masih buram-buram, lama-kelamaan sosok tersebut menampakkan dirinya dengan sangat jelas, Reinherz melihat sosok tersebut adalah dirinya sendiri, lebih tepatnya Lyx yang menirukan Reinherz.
“Selamat datang di [The Trial Of The Void], dimana kamu akan merasakan keputusasaan” bilang Lyx yang sambil tersenyum ke Reinherz.