Between The Strongest and The Weakest Family

Between The Strongest and The Weakest Family
Chapter 41: Samurai Magician VS Assassins



Wwwwhhhooosshshh....


Clllaaannggg....


Ddduuuuaaarrr......


Baron Raven dan Lady Lizbeth beradu memulai pertarungan, benturan kekuatan mereka sangatlah kuat, angin kencang menerpa sekitar, beruntung dengan perlindungan Zerith, Reinherz dan yang lainnya tidak ada masalah, Reed dan yang lainnya melihat dengan seksama, sedangkan Reinherz melihat ayah dan ibunya bertarung tercengang melihat ayah dan ibunya bertarung.


Senjata Lady Lizbeth dan Baron Raven yang bergesekan membuat percikan-percikan api ketika senjata mereka bergesekan, mereka masing bertahan dan belum mundur.


“Sudah lama kita bertarung lagi Suami ku” bilang Lady Lizbeth.


“Ya..., bukankah skill milik mu sudah menjadi lemah” ejek Baron Raven.


“ahahah...., bukankah itu berlaku untuk mu juga” bilang Lady Lizbeth sambil tertawa mengejek.


Cllaannggg......


Baron Raven dan Lady Lizbeth saling mundur menjauh, Lady Lizbeth mengangkat tangannya ke atas sambil membukanya, kemudian menggunakan skill miliknya.


“[Black Homing Thunder]” bilang Lady Lizbeth.


Setelah mengucapkan skill miliknya, kemudian muncul lingkaran Magic yang besar di atas mereka, lingkaran Magic tersebut mengeluarkan percikan-percikan petir berwarna hitam yang kecil.


Bbbzzzttttt.....


Bbzzztttt....


“Kejarlah” perintah Lady Lizbeth.


Kemudian petir yang awalnya kecil, mulai menjadi petir yang besar berwarna hitam pekat sama seperti Aura Mana milik Lady Lizbeth.


Duuuuaaarrrr......


Petir tersebut kemudian membidik Baron Raven dengan ganasnya.


Wwwhhhooossshhhh....


Dduuuaaarrr.....


Baron Raven yang melihat petir membidik dia, Baron Raven menghindar, dia terus menghindari serangan petir yang terus menerus membidik dia.


Duaaarrr....


Wwwhhooosshhh...


Dduuuaarrrr.....


“seperti biasa petirnya sangat merepotkan” bilang Baron Raven sambil menghindar-hindar.


Petir tersebut tidak sama sekali mengenai Baron Raven, sebab Baron Raven sangat lincah karena dia adalah seorang Assasins, dia terus menghindari dengan sangat mulus, akan tetapi dia tidak bisa mendekati Lady Lizbeth.


Baron Raven melihat Lady Lizbeth belum bergerak sama sekali hanya mengamati dirinya, kemudian Baron Raven mengedipkan matanya sekali dan....


Whhhhooossshhhhh.....


Tiba-tiba Lady Lizbeth tepat didepan mata Baron Raven, Lady Lizbeth dalam posisi akan menyerang Baron Raven.


“Sialan...” bilang Baron Raven


Lady Lizbeth kemudian menyerang Baron Raven yang sedang lengah.


Wwwhhhooossshhh....


Cccllllaannggg....


Baron Raven reflex dengan cepat dan berhasil menahan serangan Lady Lizbeth, akan tetapi serangan Lady Lizbeth sangat kuat, Lady Lizbeth menghempaskan Baron Raven ke ujung Barier.


Clllaaannngggg....


Whhhooossshhhhh...


Bbbbrraaaakkkk...


“argh....” bilang Baron Raven yang terbentur Barier.


Lady Lizbeth yang melihat Baron Raven yang masih menyender di ujung Barier, Lady Lizbeth kemudian mengejek Baron Raven.


“Dasar...., apakah Cuma segi.....”


Belum Lady Lizbeth menyelesaikan perkataannya, Lady Lizbeth mendeteksi Mana dari samping dia, Lady Lizbeth pun reflex, kemudian melihat kesamping ternyata Baron Raven sudah dalam posisi menyerang dengan satu belati miliknya, Lady Lizbeth dengan cepat menangkis serangan Baron Raven.


Claannggg....


“ccciiihhh....” bilang Lady Lizbeth.


Ketika Lady Lizbeth menangkis serangan salah satu belati milik Baron Raven, Baron Raven menyerang dengan satu belati miliknya lagi, Lady Lizbeth yang melihatnya tak punya pilihan lain selain berhenti menahan belati Baron Raven dan mundur.


Clangg....


Whhhoossshhh....


Lady Lizbet mundur menjauh dari Baron Raven, akan tetapi Baron Raven tidak memberikan waktu Lady Lizbeth untuk bersiap-siap, Baron Raven langsung menerjang Lady Lizbeth dengan sangat cepat, Lady Lizbeth tak punya pilihan selain beradu senjata dan kekuatan dengan Baron Raven.


Clanggg...


Clanggg...


Lady Lizbeth dan Baron Raven saling menyerang dan bertahan, ayunan pedang dan belati mereka sangat cepat, serangan mereka tidak bisa dilihat dengan mata orang biasa, hanya orang terlatih yang bisa melihat pergerakan mereka.


----------------------------------------------------------------------------------


Sementara di tempat penonton.....


Reinherz tidak bisa melihat serangan ayah dan ibunya, ayunan pedang dan belati mereka sangat cepat, Reinherz hanya bisa terdiam dan mengamati mereka bertarung, dan Reinherz bertanya ke dirinya sendiri.


“(Apakah ayah dan ibu sekuat ini?)” bilang Reinherz dalam hati


Reed dan yang lainnya tidak menunjukan ekpresi terkejut ataupun kagum, karena mereka juga pernah melihat Baron Raven dan Lady Lizbeth bertarung juga, yang mereka fikirkan adalah “siapa yang akan menghentika mereka berdua jika mereka bertarung”.


“seperti biasa mereka tidak menahan diri walaupun ada anak-anaknya” bilang Reed.


“ya.. itulah kebiasaan mereka berdua jika bertarung” bilang Avianna.


“beruntung kita tidak kenapa-napa, karena kita ada Shield milik Zerith” bilang Chealsea.


“*haaa...*” hembus Reed\, Avianna\, dan Chelsea.


“Dasar...., berhentilah mengeluh..., lihat dan perhantikanlah bagaimana orang tua Tuan dan Lady bertarung” bilang Orlom.


“ahahahaha....., benar kata Orlom, bagaiman pun juga, ini adalah pemandangan yang indah bukan...., Lord dan Lady bertarung dengan sangat elegan, jadi kalian harus belajar dari pertarungan ini, terutama anda tuan Reinherz” bilang Ragnar.


“hehehehe....., benar kata Ragnar tuan Reinherz, anda harus memperhatikan ayah dan ibu anda bertarung, karena dimasa depan, anda mungkin akan melawan lawan seperti mereka” bilang Zerith.


“uuummmm... Baiklah” jawab Reinherz sambil mengangguk.


---------------------------------------------------------------------------


Cclllaaannngggg....


Wwwhhhooossshhhh....


Claaannggg.....


Baron Raven dan Lady Lizbeth bertarung dengan sengit, kekuatan beradu senjata mereka imbang.


Clanngg...


Lady Lizbeth kemudian mundur menjauh dari Baron Raven untuk mengeluarkan Magic, Lady Lizbeth kemudian membentuk jarinya seperti ingin menembak.


“[Fire Bullet]”


Wwwhoooossshhhh....


Muncul banyak peluru-peluru api di sekitar Lady Lizbeth, Lady Lizbeth pun menembakan peluru tersebut ke Baron Raven.


Whhhoossshhhh....


Peluru-peluru api melesat dengan cepat ke Baron Raven, Baron Raven yang melihat peluru membidik dirinya, Baron Raven melapisi belati miliknya dengan Aura Mana yang sangat kuat.


Wwwwhhhooossshhh....


Cclllaannggg...


Clllaannggg...


Ddduuuaaarrrr.....


Baron Raven menangkis [Fire Bullet] dengan cepat dan tidak ada satu pun yang menyentuh dirinya, [Fire Bullet] meledak disekitar Baron Raven dan menghasilkan debu yang tebal disekitarnya.


Lady Lizbeth melihat ke arah debu yang tebal, Lady Lizbeth menunggu tanda-tanda Baron Raven menyerang, akan tetapi tidak ada tanda-tanda sama sekali.


“Ciihhh..., sialan dia menggunakan skill [Stealth] lagi, dan dimana dia?” bilang Lady Lizbeth.


Tak lama Lady Lizbeth berbicara sendiri, tiba-tiba Baron Raven melesat dengan cepat dari arah atas, Lady Lizbeth yang terkejut melihat Baron Raven kemudian reflex, dan membuat posisi bertahan.


Wwwhhoossshhhh...


Cccclllaaannggg.....


Lady Lizbeth menahan serangan Baron Raven, Baron Raven kemudian menambah kekuatannya, tanah-tanah disekitar mereka menjadi retak karena tekanan dari Baron Raven, akan tetapi Lady Lizbeth kuat menahan kekuatan Baron Raven.


“Apakah kamu sudah menyerah?” bilang Baron Raven sambil tersenyum mengejek.


“tidak untuk kali ini” bilang Lady Lizbeth.


Lady Lizbeth dengan kekuatan penuh menghempaskan Baron Raven.


Ccclllaaannnggg....


Baron Raven pun terpental ke udara dan mendarat di tanah dengan mulus, ketika Baron Raven baru mendarat di tanah, Baron Raven merasakan sesuatu dan melihat ke atas, ternyata di atas Baron Raven sudah ada es berbentuk tombak dengan jumlah banyak yang siap menyerang Baron Raven.


Cliinggg...


cliingggg


“[Ice Spear]”


Whoosshhh...


Duuuaarrrr.....


[Ice Spear] membidik dan menyerang Baron Raven, akan tetapi Baron Raven terus menerus menghindarinya, tapi Lady Lizbeth tidak diam, Lady Lizbeth ikut menyerang Baron Raven.


Cllaaannggg...


Ddduuuaarrr...


Baron Raven menangkis serangan Lady Lizbeth bersamaan tombak es yang menyerangnya juga, Baron Raven menunggu kesempatan untuk menyerang balik Lady Lizbeth sambil mencari celah.


Clllaaannggg...


Baron Raven mundur menjauh dari Lady Lizbeth, Baron Raven kewalahan dengan Lady Lizbeth karena tidak hanya bisa menjadi melee, Lady Lizbeth juga bisa menjadi tipe range dengan magicnya, kedua-duanya sangat kuat sampai susah mencari celah untuk menyerang balik.


“Sial..., tidak punya cara lain selain menambah kekuatan lagi, karena aku tidak mau terlihat kalah sama Reinherz” bilang Baron Raven.


Baron Raven berdiam diri mengumpulkan kekuatan untuk menyerang, Baron Raven menambah kekuatan Aura Mana miliknya.


“hhooo..., akhirnya dia mulai serius” bilang Lady Lizbeth.


Lady Lizbeth yang melihat Baron Raven mungkin akan menyerang, dia juga menambah kekuatan Aura Mana miliknya, karena mungkin Baron Raven akan menyerang dengan sangat kuat, tapi Lady Lizbeth terlihat agak santai.


“sekarang maj...”


Whhhooosssshhhhh.....


Belum Lady Lizbeth menyelesaikan kalimatnya Baron Raven dengan cepat sudah berada tepat didepan Lady Lizbeth.


Ketika Baron Raven menyerang Lady Lizbeth, Baron Raven melihat Lady Lizbeth hanya tersenyum dan tidak bergerak sedikit pun, Baron Raven tidak sadar kalau Lady Lizbeth sudah menyiapkan perangkap untuk.


“kena kau..., [Frost Prison]” bilang Lady Lizbeth sambil tersenyum.


“Sial.....” bilang Baron Raven.


Kemudian muncul Rune Magic dibawah Baron Raven dan....


Ccccllliiinnggggg......


Baron Raven terperangkat di dalam pilar es yang besar, akan tetapi [Frost Prison] bukan masalah bagi Baron Raven, Baron Raven kemudian mengeluarkan kan Aura Mana yang kuat untuk menghancurkan pilar es.


Kkkrrraaakkk...


Kkrraakkk....


Pilar es mulai retak-retak karena tekanan dari dalam es yang kuat.


Ccccllllaaaannggggg....


Pilar es langsung hancur berkeping-keping, Baron Raven bebas dari [Frost Prison] milik Lady Lizbeth.


Ketika Baron Raven baru bebas dari [Frost Prison], mata Baron Raven melihat Lady Lizbeth sudah dalam posisi kuda-kuda dengan tangan disarung samurai miliknya.


Lady Lizbeth mengeluarkan Aura Mana yang hitam pekat dan sangat kuat, Baron Raven sudah tau Lady Lizbeth akan mengeluarkan apa, dan Baron Raven tidak bisa menahan serangan yang akan dikeluarkan Lady Lizbeth tepat waktu.


“Sial..., jadi inilah rencana mu” bilang Baron Raven dalam hati.


Lady Lizbeth sangat fokus dengan teknik serangan yang dia akan keluarkan kali ini, dan ini adalah satu diantara teknik Lady Lizbeth terkuat.


“Wrath Of Asura, Rakshan”


Wwwwhhhhhhooossshhh..........


--------------------------------------------------------------------------------------------------------------


Skill Vocabulary


Name: Ice Spear


Type: Magic, Ice/Water Element


Requirement: Intermediate Magician


Description: Mengeluarkan Magic berbentuk tombak es untuk menyerang lawan.


Name: Black Homing Thunder


Type: Magic, Thunder Element, Dark Element


Requirement: Expert Magician, Rune Master


Description: Menyerang dengan Magic petir berwarna hitam dengan jumlah banyak, petir akan mengikuti orang yang akan dibidik, akan tetapi Black Homing Thunder masih bisa di hindiri jika musuh bergerak dengan kecepatan tinggi.