
“Ta.. Ke... O.. Ver.....”.
Whosh...
Aura berwarna hitam pekat disertai angin yang kencang keluar dari Reinherz, Aura tersebut sangat liar dan kuat, kemudian lama kelamaan tubuh Reinherz diselimuti Aura hitam yang pekat, seluruh tubuh Reinherz sekarang menjadi hitam diselimuti oleh aura, setelah semua tubuh Reinherz menjadi hitam pekat, kemudian Aura hitam tersebut mulai membentuk tubuh Reinherz menjadi sesuatu.
Sssrrrraaahhhhh....................
Aura hitam di tubuh Reinherz perlahan-lahan mulai membentuk, aura hitam tersebut membentuk tubuh Reinherz menjadi seperti seorang ksatria yang memakai Armor dan Helm, kemudian di Armor dan Helmnya terdapat aura warna biru yang menghiasinya, sekarang tubuh Reinherz sepenuhnya seperti seorang Ksatria yang memakai Armor dan Helm yang berwarna hitam yang dihiasi warna biru, kemudian di dalam Helm muncul dua cahaya berwarna biru, dua cahaya tersebut tak lain adalah mata Reinherz.
Nuckelavee yang sempat menunda untuk menghabisi Reinherz, Nuckelavee melihat Reinherz ternyata masih tidak berdaya akan tetapi masih bisa bernafas, Nuckelavee langsung menyerang Reinherz menggunakan tangan kirinya yang berbentuk pisau.
Whosh...
Duar...
Nuckelavee melihat ada mayat Reinherz di area serangan miliknya, yang berarti Reinherz berhasil menghindar.
GGGGRRRR.....
RRROOOOAARRR....
Nuckelavee kesal serangan miliknya berhasil dihindari, Nuckelavee kemudian melihat Reinherz yang berada di belakang dia, Nuckelavee melihat Andre berdiri tegak dan sedang memegang lengan kanan miliknya yang putus, kemudian Reinherz menempelkan lengan kanannya yang putus ke tubuh miliknya lagi.
Perlahan-lahan aura hitam merekatkan lagi tangan kanan Reinherz yang putus di tubuhnya, tangan kanan Reinherz pun berhasil menyatu kembali dengan tubuhnya, kemudian Reinherz mencoba menggerakan tangan kanannya, dan sekarang tangan kanannya kembali pulih seperti awal.
“tubuh manusia ini bagus juga” bilang suara yang berasal dari Reinherz.
Suara yang berasal dari tubuh Reinherz bukan suara Reinherz, bahkan perilakunya sudah berubah, suara yang Reinherz keluarkan bukan seperti anak seumuran dia, melainkan seperti pria yang berumur 20 tahun ke atas, suaranya agak ngebass.
Tubuh Reinherz sekarang bukan miliknya lagi, melainkan sosok lain yang mengendalikan Reinherz, sosok tersebut tercipta dari Void Magic, orang-orang menyebutnya adalah Artifact yang hidup, mereka akan sangat berguna bagi penggunanya akan tetapi disisi lain mereka sangat berbahaya bagi penggunanya, mereka adalah Lyx.
“AHAHAHAH....!!!!, aku beruntung mendapatkan inang yang bagus, walaupun kecil akan tetapi tubuhnya terbentuk dengan sangat bagus.” Bilang sosok Lyx yang berada di tubuh Reinherz sambil tertawa jahat.
Sosok Lyx yang berada di tubuh Reinherz senang, akhirnya dia bisa bebas dari ruang hampa yang selama ini dia tinggali, dan fikiran sosok Lyx saat ini hanya satu hal, membunuh semua yang menghalanginya.
Disaat sosok Lyx yang berada di tubuh Reinherz hanya berdiam diri, Nuckelavee dengan cepat menyerang Lyx di belakang, Nuckelavee menyerang dari atas menggunakan tangan kiri pisaunya.
Whosh...
Tap...
“Apa yang kau lakukan bajingan?!” bilang sosok Lyx.
Sosok Lyx menahan serangan Nuckelavee, dia menahan serangan tangan kiri Nuckelavee menggunakan tangan kanannya layaknya seperti memegang ujung pisau, akan tetapi Nuckelavee tidak berhenti di situ, Nuckelavee langsung menyerang sosok Lyx dengan tangan kanannya yang panjang.
Whosh...
Bbrraaakkk....
Sosok Lyx terkena pukulan tangan kanan Nuckelavee, dia terpental jauh akibat pukulan Nuckelavee yang sangat keras, akan tetapi sosok Lyx mendarat di tanah dengan sangat mulus.
“aarrrgghh... Sial..., pukulan tadi cukup menyakitkan, akan tetapi ini sangat menyenangkan” bilang sosok Lyx sambil tersenyum senang.
Tap..
Duar..
Duar..
Nuckelavee berlari menuju ke lokasi Lyx, suara dentuman kaki kuda Nuckelavee yang keras sangat terdengar jelas, akan tetapi sosok Lyx tidak bergerak sama sekali, ketika Nuckelavee sudah dekat dengan sosok Lyx, Nuckelavee langsung menyerang sosok Lyx yang ada di depannya dengan tangan kirinya.
Whosh...
Ketika Nuckelavee menyerang, sosok Lyx langsung menghindar dan menyerang dengan meloncat.
Whosh...
Sosok langsung melompat menyerang dengan membidik sosok manusia yang berada di tengah badan kuda, dia mengepalkan tangannya dan langsung menyerang dengan memukul membidik kepala manusia.
“Enyahlah banjingan”.
Whosh..
Brak...
Pukulan sosok Lyx tepat mengenaik muka sosok manusia Nuckelavee, dengan sangat kuat Lyx mendorong Nuckelavee dengan kekuatannya.
Whosh..
Brak..
Brak...
Nuckelavee terpental sangat jauh dan menghancurkan banyak pohon, karena pukulan dari Lyx sangat kuat.
“Ini masih kurang!!!, aku butuh kekuatan lagi, kuda sialan apa dia ma-..”
Sebelum sosok Lyx menyelesaikan kata-katanya, tiba-tiba tebasan aura berwarna hitam pekat menyerangnya.
Whosh...
Slash.....
Sosok Lyx berhasil menghindari serangan dari Nuckelavee.
“Sial.., dia bisa menggunakan Aura juga” bilang sosok Lyx yang kaget.
GGGGRRRRR.....
RRRROOOAARRRR......
Nuckelavee menjadi sangat marah, Nuckelavee kemudian langsung menggunakan tebasan Aura miliknya dan menyerang Lyx dengan betubi-tubi.
Whosh..
Slash..
Slash...
Sosok Lyx menghindari tebasan milik Nuckelavee terus menerus, dia tidak bisa menahannya kecuali dia menahannya menggunakan senjata, kemudian menggunakan Aura Mana untuk menahan serangan tersebut.
“*hhaa...*\, sepertinya aku tidak punya pilihan lain”.
Sosos Lyx kemudian berdiri tegap, dia mengangkat tangan kanan sampai ke dada miliknya, kemudian membuka telapak tangan, dia saat yang bersamaan tebasan Aura Nuckelavee terus berdatangan, akan tetapi sosok Lyx tidak memperdulikannya, dan sampai salah satu tebasan mengarah tepat ke arah dia, jika tidak menghindar sudah pasti dia akan mati.
Whosh....
“datanglah pada ku, Varmound”
Bbbzzztttt....
Wwwhhhooossshhhh.....
Aliran listrik muncul di sekeliling tangan Reinherz, kemudian perlahan-lahan muncul batang berwarna hitam yang pendek, akan tetapi lama-kelamaan, batang tersebut bertambak panjang, sampai akhirnya menjadi sebuah senjata, dan ternyata senjata yang dikeluarkan Lyx adalah tombak.
Tombak sangat elegan dan indah, tombak tersebut memiliki perpaduan warna hitam dan silver, di gagang tombaknya memiliki ukiran yang berwarna merah darah.
Clang.....
Sosok Lyx menangkis serangan tebasan aura Nuckelavee, akan tetapi dia menangkisnya hanya dengan berdiam diri saja dengan tombak yang dia miliki didepannya.
“akhirnya aku bisa memakai Varmound...” bilang sosok Lyx yang senang melihat tombaknya yang bernama Varmound.
Whosh...
Tebasan aura milik Nuckelavee menyerang lagi, sosok Lyx langsung menangkisnya dengan mengayunkan tombak miliknya.
Whosh...
Clang..
Clang...
Tebasan Aura milik Nuckelavee ditangkis dengan sangat mudah, sosok Lyx tidak mau lama-lama lagi, di langsung menghampiri Nuckelavee.
Whosh...
Ketika sosok Lyx sudah dekat dengan Nuckelavee, dia melihat Nuckelavee ternyata sudah berdiri, akan tetapi sebelah muka manusianya sudah rusak akibat pukulan miliknya.
RRROOOAARRRR....
Nuckelavee yang melihat sosok Lyx didepannya mengaum keras, Nuckelavee langsung menyerang sosok Lyx menggunakan tangan kiri pisau miliknya.
Whosh...
Dduuuaarrr....
Sosok Lyx menghindar dengan sangat cepat.
“Tangan kirinya sangat menyebalkan..” bilang sosok Lyx yang kesal.
Whosh...
Sosok Lyx langsung menyerang dengan cepat, dia membidik tangan kiri Nuckelavee yang menurutnya dia sangat menyebalkan.
Whosh...
Slash....
Splash...
Tangan kiri Nuckelavee putus hanya dengan satu kali tebasan, Nuckelavee yang merasakan tangan kiri sudah putus, Nuckelavee berteriak kesakian.
RRROOOOAARRRR.....
Nuckelavee langsung menyerang sosok Lyx menggunakan tangan kanannya yang panjang.
Whosh...
Duar..
Sosok Lyx menghindar dengan cepat, sosok Lyx pun mundur sedikit menjauh dari Nuckelavee.
Tap..
Tap..
Sosok Lyx kemudian melakukan kuda-kuda dan bersiap untuk menyerang dengan melemparkan tombak miliknya, dia membidik bahu kanan Nuckelavee.
Whosh..
Sosok Lyx melempar tombak miliknya dengan sangat cepat, Nuckelavee tidak bisa menghindar karena kecepatan lemparan Lyx sangat cepat, dan tombak milik sosok Lyx mengenai bahu kanan Nuckelavee
Splash...
Bahu kanan Nuckelavee menjadi bolong, tangan kanan milik Nuckelavee pun sekarang sudah tidak berfungsi karena, tombak milik sosos Lyx mengenai saraf milik Nuckelavee, sehingga lengan kanannya lumpuh.
Zzzeeeppp....
Tombak milik sosok Lyx setelah menebus bahu kanan Nuckelavee langsung menghilang, kemudian muncul tepat ditangan milik Lyx.
“Saatnya untuk mengakhiri ini” bilang sosok Lyx.
Nuckelavee sekarang sudah tidak berdaya, sosok Lyx juga ingin mengakhirinya dengan cepat, sosok Lyx dengan cepat menuju ke Nuckelavee.
Whosh....
Sosok Lyx sekarang berada di bawah kepala kuda Nuckelavee, dia langsung menyerang dengan membidik menebas kepala kuda Nuckelavee.
Whosh...
Slash...
Splash...
Kepala kuda Nuckelavee langsung putus dan terbang kemudian jatuh ke tanah.
RRROOOOAAARRRR....
Nuckelavee berteriak kesakitan, akan tetapi Nuckelavee sekarang sudah tidak berdaya, sosok langsung mengalirkan Aura Mana ke tombak miliknya, dan mengeluarkan skill miliknya.
“mati kau bajingan, Slash Crescent”
Whosh...
Slash....
Sosok Lyx mengeluarkan tebasan Aura horizontal, tebasan tersebut menebas Nuckelavee di tengah-tengah, tebasan tersebut sangat kuat, sampai jauh dibelakang Nuckelavee masih terkena serangan tebasan Slash Crescent.
Splash..
Splash...
Tubuh Nuckelavee terbelah menjadi dua di tengah-tengah, dan perlahan-lahan potongan tubuh milik Nuckelavee jatuh ke tanah, dan langsung mengucur darah seperti air mancur yang deras.
“AHAHAHAHA...!!!, sensasi ini sudah lama aku tunggu-tunggu, sungguh sangat menyenangkan” bilang sosok Lyx dengan puas.
Akan tetapi ketika dia baru saja merayakan kemenangannya, tiba-tiba dia merasakan aura yang sangat kuat menghampirinya, aura tersebut bukan datang dari monster ataupun manusia biasa, dan lama-kelamann aura tersebut semakin tajam.
“Aku merasakan aura yang sangat kuat ke sini, akan tetapi aura ini..., jangan-jangan..”
Sosok Lyx langsung melakukan posisi bertahan, dan muncul sosok manusia yang menyerang dia, sosok Lyx dengan cepat menahan.
Clang...
“Sial...!!!!, siapa kau...?!” bilang sosok Lyx sambil menahan serangan.
Mereka berdua beradu senjata saling menahan serangan, kemudian manusia tersebut berbicara sama sosok Lyx.
“Lepaskan anakku bajingan...”